– Laga Semen Padang melawan Persija Jakarta dalam rangkaian Liga Super 2025 akan digelar pada Senin, 22 Desember 2025, pukul 19.00 WIB. Pertandingan ini akan berlangsung di Stadion H. Agus Salim, Padang, dan bisa disaksikan secara langsung melalui Indosiar serta layanan streaming Vidio.
Jika melihat situasi terkini kedua tim, Persija Jakarta dianggap memiliki kesempatan lebih besar untuk meraih poin penuh. Macan Kemayoran sedang dalam kondisi terbaiknya, dengan berada di posisi kedua klasemen sementara Super League berkat perolehan 29 poin dan enam kemenangan berturut-turut. Di sisi lain, Semen Padang masih berada di bagian bawah, tepatnya di peringkat ke-17 dengan tujuh poin, serta datang ke pertandingan ini setelah menderita kekalahan dari Persik Kediri.
Laga away ke Padang juga merupakan bagian dari target Persija untuk terus mengancam Borneo FC di puncak klasemen. Tiga poin tambahan akan membuat jarak antara Persija dan Borneo menjadi hanya dua poin.
Sebelumnya, Borneo FC tidak berhasil meraih kemenangan sempurna saat berkunjung ke markas Persebaya Surabaya dan harus puas dengan skor imbang 2-2. Gol Malik Risaldi di menit akhir menyebabkan Borneo kehilangan dua poin penting, sekaligus memberi kesempatan bagi Persija dan Persib Bandung untuk terus mendekati posisi teratas.
Persija datang dengan rasa percaya diri yang tinggi setelah meraih enam kemenangan beruntun melawan Persebaya, Madura United, PSBS Biak, Arema FC, Persik Kediri, dan PSIM Yogyakarta. Kemenangan ini menjadi bekal utama bagi anak asuh Mauricio Souza dalam upaya meraih kemenangan di markas Kabau Sirah.
Namun, Persija menyadari pertandingan ini tidak akan berjalan mudah. Bermain di hadapan pendukung sendiri, Semen Padang dipastikan tampil gigih guna menjaga poin penting agar bisa keluar dari zona degradasi.
“Saya selalu menyatakan bahwa liga ini sangat kompetitif, tidak ada pertandingan yang mudah. Oleh karena itu, saya yakin meskipun Semen Padang berada di zona degradasi, mereka akan berusaha sekuat tenaga untuk meninggalkan zona tersebut,” ujar Mauricio dilansir dari situs Persija.
Dari segi tuan rumah, Semen Padang menghadapi persiapan yang kurang optimal. Kota Padang pernah terkena dampak banjir bandang beberapa waktu lalu, situasi yang juga memengaruhi kegiatan klub. Manajemen Semen Padang bahkan mengajukan permohonan kepada PT LIB dan Persija untuk mengganti status pertandingan kandang, tetapi usulan tersebut tidak diterima.
Permintaan tersebut tidak dapat dipenuhi karena Persija masih menghadapi kendala dalam menyelenggarakan pertandingan kandang di Jakarta, termasuk dalam beberapa pertandingan terakhir.
Selain faktor non-teknis, kedua kubu juga harus kehilangan pemain utama. Semen Padang dipastikan tampil tanpa kapten mereka Leo Guntara, sedangkan Persija tidak bisa memainkan Van Basty Sousa. Kedua pemain ini absen karena menumpuk kartu kuning.
Semen Padang juga kehilangan beberapa pemain asing seperti Bruno Gomes dan Hamdi Sula, setelah Felioe Chaby meninggalkan klub. Klub telah mengumumkan tiga pemain asing baru, yaitu Kianz Froese, Ravy Tsouka, dan Boubakary Diarra, tetapi ketiganya baru dapat bermain pada putaran kedua liga.
Berdasarkan situasi tersebut, pertandingan diperkirakan berjalan sengit. Persija berusaha meraih kemenangan guna mempertahankan posisi di papan atas, sedangkan Semen Padang berjuang keras agar terhindar dari ancaman turun kasta.







