WARTA LOMBOK – Musisi muda Indonesia, Brigita Meliala atau yang lebih dikenal dengan nama panggung Idgitaf, kembali menyapa pendengar lewat single terbarunya berjudul Sedia Aku Sebelum Hujan. Lagu ini menjadi penanda awal perjalanan musikal terbarunya yang diberi tajuk “Di Bawah Hujan”.
Single Sedia Aku Sebelum Hujan digarap bersama Enrico Octaviano, musisi sekaligus produser yang dikenal dengan sentuhan musik emosional dan jujur.
Lagu ini pertama kali dirilis melalui kanal YouTube resmi @Idgitaf pada 8 Oktober 2025. Sejak dirilis, lagu tersebut langsung mendapat sambutan hangat dari pendengar.
Dalam waktu kurang dari satu bulan, Sedia Aku Sebelum Hujan telah ditonton lebih dari 1,5 juta kali dan berhasil menembus peringkat 12 Music Trending YouTube, menandakan kuatnya resonansi lagu ini di kalangan penikmat musik Tanah Air.
”
Momentum perilisan lagu ini juga dibagikan Idgitaf melalui akun Instagram pribadinya, @idgitaf. Dalam unggahannya, Gita menjelaskan bahwa Sedia Aku Sebelum Hujan merupakan bagian pertama dari rangkaian karya bertema cinta dan ketahanan emosi dalam sebuah hubungan.
“Selamat datang di perjalanan baru bernama ‘Di Bawah Hujan’. Perjalanan tak sempurna tentang cinta dan kebertahanannya.
Bagian pertama dibuka dengan lagu berjudul ‘Sedia Aku Sebelum Hujan’. Di depan akan banyak petualangan yang melelahkan tapi juga menyenangkan. Kita tempuh sampai sebisa kita ya,” tulis Idgitaf, dikutip Rabu (22/10/2025).
Unggahan tersebut semakin menguatkan bahwa lagu ini bukan sekadar single lepas, melainkan pembuka dari cerita panjang yang ingin disampaikan Idgitaf melalui karya-karyanya ke depan.
Lirik Lagu Sedia Aku Sebelum Hujan – Idgitaf
Jadi waktu itu dingin Kuberi kau hangat Walaupun ku juga beku Tapi ku aman saat kau nyaman
Jadi waktu itu panas Kuberi kau angin Walaupun ku juga gerah Tapi ku penuh saat kau teduh
Sudah paham kan sejauh ini? Ku yang lama di sini Menjagamu tak patah hati
Sedia aku sebelum hujan Apa yang kau butuh kuberikan Ke mana pun tak akan kau temukan Yang siapkan bekalmu di peperangan
Jika tak setara, kumaafkan Memang sebegitunya aku
Ku tak punya pilihan Yang dikendali pikiranAda namamu disebutkanKe situlah arahku berjalan
Sudah paham kan sejauh ini? Ku yang lama di sini Menjagamu tak patah hati
Sedia aku sebelum hujan Apa yang kau butuh kuberikan Ke mana pun tak akan kau temukan Yang siapkan bekalmu di peperangan
Jika tak setara, kumaafkan Memang sebegitunya aku
Soal cinta aku jatuh Ini janjiku Untuk hadir Dan mencintaimuDi hari baikmu Dan di hari burukmu
Sedia aku sebelum hujanApa yang kau butuh kuberikan
Ku yang lama di sini Menjagamu tak patah hatiSedia aku sebelum hujan
Sedia aku sebelum hujan Apa yang kau butuh kuberikanKe mana pun tak akan kau temukanYang siapkan bekalmu di peperangan
Kumaafkan Memang sebegitunya aku Soal cinta aku jatuh
Ku yang lama di sini Menjagamu tak patah hati Sedia aku sebelum hujan Sedia aku sebelum hujan
Apa yang kau butuh kuberikan Ke mana pun tak akan kau temukan Sedia aku sebelum hujan Yang siapkan bekalmu di peperangan
Sedia aku sebelum hujan
Makna Lagu Sedia Aku Sebelum Hujan
Melalui Sedia Aku Sebelum Hujan, Idgitaf menyampaikan gambaran cinta yang tulus, penuh pengorbanan, dan tanpa syarat.
Lagu ini menggambarkan sosok yang selalu berusaha hadir dan memberi, bahkan ketika dirinya sendiri sedang berada dalam kondisi sulit.
Makna tersebut tergambar jelas dalam lirik seperti “Kuberi kau hangat, walaupun ku juga beku”, yang menunjukkan pengorbanan demi kenyamanan orang yang dicintai.
Bagi sang penyanyi, kebahagiaan pasangan menjadi prioritas utama, meskipun harus mengesampingkan perasaan pribadi.
Lagu ini juga menegaskan komitmen cinta yang tidak hanya hadir di masa bahagia, tetapi juga saat keadaan memburuk. Janji untuk tetap bertahan, memaafkan, dan mendampingi digambarkan sebagai bentuk kesetiaan yang mendalam.
Menariknya, Idgitaf juga menyiratkan bahwa cinta seperti ini bukanlah hal yang mudah ditemukan. Sosok yang rela “menyiapkan bekal di peperangan” menjadi metafora seseorang yang selalu bersiap melindungi dan menguatkan pasangannya sebelum badai datang.
Secara keseluruhan, Sedia Aku Sebelum Hujan menjadi lagu yang merefleksikan cinta dewasa—tentang memberi, memaafkan, dan tetap bertahan, meski tidak selalu seimbang.
Itulah lirik lagu Sedia Aku Sebelum Hujan dari Idgitaf beserta maknanya. Semoga artikel ini bermanfaat dan membantu kamu memahami pesan emosional yang ingin disampaikan Idgitaf melalui karya terbarunya.***







