MAGETAN, – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo, Lisdyarita menyampaikan perihal kedekatan historis dan emosional antara Kabupaten Ponorogo dengan Keraton Surakarta saat menerima kunjungan Sri Susuhunan Pakubuwono XIV Purboyo.
Dia mengatakan, peran penting Keraton Surakarta pada masa pandemi Covid-19 tahun 2020, yang juga membantu Ponorogo dalam menyediakan vaksin.
Menurut dia, hal tersebut menjadi bukti nyata kedekatan dan kepedulian Keraton Solo terhadap Ponorogo.
“Waktu covid kita dibantu ketersediaan vaksin yang sangat membantu Kabupaten Ponorogo menangani pandemi,” kata Lisdyarita di Pringitan mendampingi PB XIV Purboyo Kamis (25/12/2025).
Kunjungan Sri Susuhunan Pakubuwono XIV Purboyo tersebut menjadi momentum penguatan silaturahmi dan kerja sama yang telah terjalin lama antara kedua daerah.
Lisdyarita mengatakan, selama ini Ponorogo dan Keraton Surakarta terus menjaga hubungan baik melalui silaturahmi dan kolaborasi di berbagai bidang.
Dia pun berharap kunjungan PB XIV Purboyo dapat membawa dampak positif dan membuka peluang kerja sama lanjutan.
Menurut dia, rencana kerja sama tersebut mencakup sektor peternakan, pengembangan investasi, hingga pariwisata.
“Kami berharap ke depan terjalin kembali kerja sama sehingga Ponorogo yang hari ini bangkit bisa menjadi Ponorogo yang lebih baik,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo juga berencana mengajak PB XIV Purboyo melihat langsung potensi Telaga Ngebel serta peluang pengembangan fasilitas pendukung, termasuk perhotelan.
“Rencana ada tindak lanjut, namun kali ini karena padatnya agenda kegiatan yang kita rencanakan lain waktu,” kata Lisyarita.
PB XIV Purboyo Bicara Peran Ponorogo
Sementara itu, PB XIV Purboyo menjelaskan bahwa kunjungannya ke Ponorogo merupakan bagian dari silaturahmi dan persaudaraan yang telah terjalin lama antara Keraton Surakarta, Ratu Pengasumanan, dan Ponorogo.
Dia menekankan pentingnya menjaga hubungan tersebut agar tidak terputus dan terus melahirkan hal-hal positif bagi kedua pihak.
“Silaturahmi ini kan bagian dari persaudaraan antara Solo Keraton Kasunan dengan Ponorogo. Silaturahmi ini jangan sampai, ujarnya.
PB XIV Purboyo juga menekankan bahwa Ponorogo memiliki keterkaitan sejarah yang kuat dengan Keraton Surakarta.
Dia menyebut, hubungan keraton dan pusat kekuasaan di masa lalu tidak terlepas dari peran para pujangga yang berasal dari Ponorogo.
Oleh karena itu, dia menilai hukum silaturahmi ke Ponorogo merupakan langkah yang tepat dan bermakna secara historis.
“Secara sejarah Ponorogo ini tidak lepas dari dukungan Keraton kasunan saat itu dengan pujangganay yang berasal dari POnorogo waktu itu,” kata PB XIV Purboyo.







