Kronologi Kapolsek Pura-pura Jadi Pak Haji Tangkap Perampok di Cileungsi

Ringkasan Berita:

  • Pengungkapan Kasus:Pelarian tersangka pencurian lansia terhenti setelah rekan pelaku (Kumis) ditangkap di Jawa Timur karena kasus pencurian kambing, yang menjadi awal mula polisi mendapatkan informasi.
  • Totalitas Penyamaran:Kompol Edison berpura-pura menjadi “Pak Haji” pemilik kambing berhasil menipu Emed yang dikenal dengan panggilan Aki tanpa menimbulkan kecurigaan.
  • Keadilan Bagi Korban:Berkat penangkapan Emed, polisi kini berfokus pada pencarian pelaku pencurian lainnya serta pemulihan aset milik korban.

Peristiwa perampokan dan penganiayaan kejam terhadap seorang wanita tua di Desa Kubang, Cileungsi akhirnya mengarah pada penyelesaian.

Kemenangan ini tidak terlepas dari strategi cemerlang Kapolsek Cileungsi, Kompol Edison, yang melakukan penyamaran khusus guna menangkap para pelaku pencurian tersebut.

Kompol Edison secara langsung memimpin operasi penyamaran yang berhasil menangkap Emed atau Aki, seorang DPO yang kabur sejak bulan September.

Untuk memperlancar proses penangkapan pelaku, Kompol Edison berpura-pura menjadi Pak Haji yang merupakan pemilik kambing.

Kompol Edison bersama tim berhasil menangkap tersangka bernama Emed di rumahnya di Cianjur pada Selasa (16/12/2025) tanpa perlawanan, berkat penyamaran sebagai penjual kambing.

“Metode penyamaran ini efisien dalam mendekati korban di lingkungannya tanpa menimbulkan kecurigaan. Alhamdulillah, kami berhasil menangkapnya secara lancar,” kata Kompol Edison di Cibinong, Jumat (19/12/2025).

Berikut adalah rangkaian kejadian lengkap penangkapan tersangka pencurian yang dilakukan oleh Kapolsek Cileungsi dan bawahannya.

1. Kekejaman Teror Pagi Hari

Diketahui bahwa kasus perampokan dan penganiayaan ini menimpa seorang wanita tua di Desa Jatisari, Cileungsi, Kabupaten Bogor.

Peristiwa yang terjadi pada 7 September 2025, kelompok tersebut melakukan pencurian di rumah seorang wanita lansia dan melakukan penganiayaan.

Korban dipegang lehernya, dibungkus dengan lakban, hingga kehilangan gigi depan akibat dipukul.

Setelah korban tidak mampu bergerak, pelaku membawa lari mobil Toyota Avanza, sepeda motor, serta mengambil uang korban sebesar Rp79 juta.

2. Jejak yang Tercium dari Jawa Timur

Setelah berbulan-bulan bersembunyi, salah satu tersangka bernama Kumis ditangkap di Batang, Jawa Timur, pada 7 Desember 2025 terkait kasus pencurian 60 ekor kambing.

Berdasarkan keterangan Kumis, pihak kepolisian berhasil menemukan koordinat tempat persembunyian buron utama, Emed atau Aki, yang berada di wilayah Cianjur.

3. Strategi Penyamaran “Pemilik Kambing”

Menggunakan latar belakang tersangka yang juga ahli dalam pencurian ternak, Kompol Edison merancang skenario penyamaran sebagai “Pak Haji” yang ingin membeli domba dalam jumlah besar. Pendekatan ini dilakukan guna melewati kewaspadaan pelaku.

“Metode penyamaran ini efisien dalam mendekati korban di lingkungannya tanpa menimbulkan kecurigaan. Alhamdulillah, kami berhasil menangkapnya secara lancar,” kata Kompol Edison di Cibinong, Jumat (19/12/2025).

4. Penyergapan Tanpa Perlawanan

Pada Selasa (16/12/2025), Kompol Edison yang menyamar sebagai pembeli domba berhasil menangkap Emed di rumahnya.

Penyamaran yang sangat alami membuat tersangka benar-benar terkecoh hingga tidak bisa bergerak saat polisi melakukan penangkapan.

“Dengan persiapan yang matang, kami tidak memerlukan waktu lama untuk menangkap tersangka. Ia segera dibawa ke kantor polisi untuk proses hukum selanjutnya,” ujar Edison.

Saat ini, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan lebih lanjut guna menangkap anggota komplotan lainnya yang belum tertangkap.

“Kami masih terus meneliti kemungkinan keterlibatan jaringan lain serta upaya pemulihan aset korban,” tegas Kompol Edison.

Tokoh Kompol Edison, Kapolsek Cileungsi Berpura-pura Menjadi Pak Haji

Diketahui bahwa Kompol Edison adalah seorang perwira menengah dari Polri.

Ia menjabat sebagai Kapolsek Cilengungsi, Bogor, Jawa Barat.

Merespons laporan mengenai kasus perampokan yang dialami seorang wanita lanjut usia di Cileungsi, Kompol Edison langsung turun tangan untuk menangkap pelaku-pelaku tersebut.

Berkamuflase sebagai Pak Haji, ternyata Kompol Edison terkenal sebagai ahli di bidang penyamaran dalam jajaran kepolisian.

Kemenangan dalam penangkapan menggunakan strategi rahasia bukanlah yang pertama bagi Kompol Edison.

Sejak menjabat sebagai Kapolsek Cileungsi sejak Januari 2025 menggantikan Kompol Wahyu Maduransyah Putra, ia sering kali melakukan penyamaran.

Pada April 2025, ia sempat menjadi perbincangan setelah memutuskan berpura-pura menjadi kurir paket selama empat hari berurutan guna mengungkap aktivitas penyalahgunaan LPG ilegal.

Pada masa itu, Edison melakukan pengawasan di wilayah Kirab Garuda hingga akhirnya berhasil menangkap mobil pick-up yang membawa gas ilegal di flyover Cileungsi.

Selain kepastian hukum yang diterapkan dengan pendekatan inovatif, lulusan sarjana hukum ini juga terkenal memiliki sifat kemanusiaan.

Ia aktif memimpin kegiatan keagamaan seperti Majelis Tahajud Subuh dan Zikir (MTSZ) bersama masyarakat setempat, yang semakin memperkuat hubungan antara Polri dan warga di wilayah hukumnya.

Artikel ini diambil dari Tribundepok.com dengan judul Berpura-pura Jadi Pemilik Kambing, Kompol Edison Menangkap Pelaku Perampokan Brutal Terhadap Lansia di Cileungsi Bogor

Pos terkait