The Kardashians, serial reality TV yang telah menjadi ikon populer sejak 2007, kembali hadir dengan musim keempat yang penuh drama. Salah satu topik utama yang mengundang perhatian adalah perselisihan antara Kim dan Kourtney Kardashian. Sejak musim pertama, hubungan mereka sering dikaitkan dengan konflik yang terkadang berujung pada perkelahian fisik.
Perselisihan terbaru bermula dari kerja sama Kim dengan merek mode ternama, Dolce & Gabbana. Kourtney merasa tidak nyaman karena Kim memilih busana yang mirip dengan pakaian yang ia gunakan saat menikahi Travis Scott di Portofino tahun 2022. Kourtney menilai ini sebagai tindakan yang tidak sopan dan mencoba memanfaatkan momen pernikahannya untuk kepentingan bisnis.
Dalam sebuah wawancara eksklusif di musim keempat, Kourtney menyampaikan bahwa perselisihan ini bukan hanya tentang pakaian. Ia menegaskan bahwa masalahnya lebih dalam, yaitu tentang cara Kim menghadapi keluarga dan bagaimana ia memperlakukan orang-orang terdekatnya. “Ini bukan soal pakaian! Kamu melewatkan intinya,” ujarnya kepada Kim.
Kim juga merespons dengan menanyakan apakah Kourtney benar-benar bahagia. Kourtney menjawab bahwa meskipun ia memiliki kehidupan yang bahagia, kebahagiaan itu dirasakan ketika ia jauh dari keluarganya, terutama dari Kim. Ia juga menyebutkan bahwa ia bekerja keras di terapi untuk mengubah sifat-sifat negatif yang sering muncul dalam keluarga mereka.
Meski begitu, kedua saudara perempuan ini akhirnya kembali bersatu dalam sebuah konfensional bersama. Kourtney mengungkapkan bahwa ia merasa Kim menggunakan segala cara untuk melukai dirinya, seperti memanfaatkan orang lain. “Saya rasa kita semua sampai pada titik yang tidak membuat kita bangga,” katanya.
Kourtney juga mengakui bahwa percakapan telepon tersebut sangat menyakitkan. Ia merasa diingatkan akan sifat keluarganya yang sering menyatakan hal-hal kasar untuk melukai sesama anggota keluarga. Ia ingin menjaga energi positif dan berada di Palm Springs bersama suaminya.
Sebelumnya, Kim dan Kourtney juga pernah terlibat dalam perkelahian fisik pada tahun 2020. Kim merasa bahwa saudara-saudaranya, termasuk Kourtney, tidak cukup aktif dalam pekerjaan keluarga. Perselisihan ini berakhir dengan Kim memukul Kourtney, yang kemudian dihentikan oleh Khloe.
Pada tahun 2018, Kourtney dan Kim juga sempat bertengkar karena Kourtney menolak untuk ikut dalam pemotretan kartu natal keluarga. Perdebatan ini semakin memanas hingga Kim menyatakan bahwa Kourtney adalah yang paling membosankan untuk dilihat.
Meski sempat berselisih, Kim dan Kourtney kini tampak lebih harmonis. Dalam wawancara untuk musim kelima, Kourtney bercanda bahwa salah satu argumen mereka, termasuk penggunaan grup chat keluarga yang dinamai “Not Kourtney”, terlalu bagus untuk tidak digunakan dalam serial The Kardashians.
“Kami adalah saudara,” kata Kourtney. “Orang-orang lupa bahwa kami saudara. Mereka selalu memilih pihak dan memperbesar masalah.”
Kim juga tidak memiliki dendam terhadap Kourtney. Meskipun pernah menyebutnya sebagai “diva dari semua diva”, ia tetap menjaga hubungan baik dengan saudara perempuannya.
Selain perselisihan dengan keluarga, Kim juga sering menghadapi kritik dari netizen dan selebritas lain. Namun, ia tidak mudah terpengaruh. Menurutnya, kritik tidak lagi bisa mengganggunya. “Aku sudah belajar untuk tidak peduli dengan apa yang orang lain katakan,” ujarnya.
Kim juga pernah memberi hadiah Valentine’s Day kepada para haternya, termasuk Taylor Swift dan Chloë Grace Moretz. Ia percaya bahwa setiap orang layak mendapatkan cinta, bahkan jika mereka tidak menyukainya.
Meski begitu, ia mengakui bahwa beberapa komentar negatif masih bisa menyakitinya. “Aku manusia biasa, dan hal-hal buruk tetap bisa menggangguku,” katanya.
Dengan segala konflik dan perbedaan, Kim dan Kourtney tetap menjadi ikon dalam dunia hiburan. Mereka terus menunjukkan bahwa perselisihan tidak selalu berarti akhir dari hubungan. Dengan kembali bersatu, mereka menunjukkan bahwa keluarga tetap menjadi prioritas utama.










