Kisah pilu ibu tinggal bersama jasad anaknya, terungkap usai warga cium bau

Ringkasan Berita:

  • Kisah pilu seorang ibu berinsial SK (83) tinggal bersama jasad putrinya, S (47) di rumah mereka di Perumahan Pesona Kahuripan.
  • Jasad anaknya ditemukan sudah dalam kondisi membusuk dan mengeluarkan aroma tak sedap.
  • Kapolsek Klapanunggal, Iptu Gayuh Agrisukma mengatakan, korban ditemukan warga tergeletak di rumahnya pada Kamis (25/12/2025) malam.

, Bogor –Kisah pilu seorang ibu berinsial SK (83) tinggal bersama jasad putrinya, S (47) di rumah mereka di Perumahan Pesona Kahuripan, Desa Bojong, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor.

Bacaan Lainnya

Kapolsek Klapanunggal, Iptu Gayuh Agrisukma mengatakan, korban ditemukan warga tergeletak di rumahnya pada Kamis (25/12/2025) malam. S ditemukan setelah warga mencium aroma tak sedap.

“Ditemukan dalam kondisi tergeletak dengan kondisi tubuh sudah membengkak dan mengeluarkan cairan serta bau tidak sedap,” ujarnya dikutip dari TribunBogor, Minggu (28/12/2025).

Ketika ditemukan sekitar pukul 21.30 WIB, korban bersama sang ibu bernisial SK. Iptu Gayuh Agrisukma mengungkapkan, keduanya ditemukan di dalam sebuah kamar yang sama di dalam rumah.

“Yang satu posisi di atas kasur usia lansia masih dalam keadaan hidup namun kondisinya tergeletak lemas, sedangkan yang satu perempuan diduga anaknya yang berinisial S berada di bawah lantai,” ungkapnya.

Sementara itu, ia mengatakan tewasnya korban yang tidak diketahui oleh siapapun karena sang ibunda sedang sakit. 

Di samping itu, kata dia, kondisi ibu korban juga sudah sepuh sehingga tidak bisa berbuat apa-apa dalam kondisi tersebut.

“Kondisinya sudah uzur dan sakit,” katanya.

Sementara itu, penyebab tewasnya korban belum diketahui secara pasti. Namun, Iptu Gayuh Agrisukma menyebut tewasnya korban diduga karena sakit.

“Keterangan dari warga memang diketahui sakit,” katanya

Untuk memastikan penyebab tewasnya korban, jenazah pun dibawa ke RS Polri Keramatjati untuk dilakukan autopsi.

“Secara resminya masih menunggu surat keterangan dari rumah sakit,” ujar Iptu Gayuh. 

Jasad Wanita Muda Dimakan Biawak

Jasad wanita muda ditemukan sedang dimakan biawak di bawah jembatan Permandian Kogawun, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara ( Sultra).

Diduga wanita muda tersebut korban pembunuhan mengingat kondisi jasadnya yang mengenaskan.

Terdapat beberapa luka pada jasad tersebut termasuk dengan luka bakar.

Dekat jenazah tersebut ditemukan botol bekas berisi sisa Bahan Bakar Minyak (BBM).

Sontak temuan jenazah tersebut membuat geger warga di Baubau, Sulawesi Tenggara, Minggu (21/12/2025).

Tepatnya di Jalan Lingkar Bungi-Sorawolio, Kelurahan Lakologou, Kecamatan Kokalukuna, Kota Baubau, Provinsi Sulawesi Tenggara. 

Jasad wanita tersebut ditemukan pada pukul 12.30 Wita oleh warga yang melintas hendak beristirahat.

Ia melihat hewan mengerumuni sesuatu, yang setelah diperhatikan adalah sosok mayat wanita tanpa busana.

Kasi Humas Polres Baubau, IPTU Rino Asnan membenarkan penemuan mayat wanita tanpa identitas tersebut.

“Awalnya, saksi yang melihat biawak di sekitar itu ternyata memakan korban ini,” ujarnya saat diwawancarai, Minggu (21/12/2025) dikutip dari TribunnewsSultra.com.

Kata IPTU Rino, korban ditemukan dalam keadaan membusuk dengan sejumlah luka di tubuhnya.

“Menurut hasil visum sementara ditemukan ada luka robek di leher diakibatkan benda tajam, luka di kepala diduga karena benda tumpul, serta di seluruh tubuh terdapat luka bakar,” jelasnya.

Setelah menerima laporan, Tim Inafis Polres Baubau tiba di lokasi sekitar pukul 14.00 Wita untuk melakukan pemeriksaan intensif. 

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) awal, polisi menemukan sejumlah benda mencurigakan.

Seperti botol bekas berisi sisa Bahan Bakar Minyak (BBM) serta pakaian dalam wanita (BH) yang sudah dalam kondisi terbakar di sekitar lokasi kejadian.

Hingga berita ini terbit masih belum dipastikan identitas korban.

Jarak Kelurahan Lakologou ke Markas Polres Baubau sekira 8,3 kilometer (km), waktu tempuh 15 menit berkendara motor atau mobil.

Markas polisi ini berada di Jalan Diponegoro, Kelurahan Wangkanapi, Kecamatan Wolio.

Berita selanjutnya Bripda Seili Sempat Berniat Buang Jasad Mahasiswi ULM ke Sungai

Pos terkait