Ketakutan terbesar Marshanda terkait Sienna Kasyafani terungkap, sentil kekecewaan dan kemarahan

– Artis Marshanda mengungkap satu ketakutan terbesarnya terkait keputusan masa lalu soal hak asuh putrinya, Sienna Ameerah Kasyafani.

Ketika itu, Marshanda memilih tidak memperjuangkan hak asuh anak yang dimenangkan oleh Ben Kasyafani. 

Bacaan Lainnya

Keputusan Marshanda itu pun sempat ditentang oleh pengacaranya.

“‘Ca, kalau kamu sekarang nggak naik banding, suatu hari nanti Sienna akan datang ke kamu dan dia akan marah. Dia akan bilang dia kecewa sama kamu karena nggak berjuang lebih keras untuk memenangkan hak asuh’,” ujar Marshanda mengenang perkataan pengacaranya, dikutip dari Instagram @marshanda99, Jumat (26/12/2025).

Meski dihantui rasa takut, perempuan yang akrab disapa Caca ini tetap memilih jalan damai dengan Ben demi kesehatan mental anaknya.

“Gue tetap memutuskan untuk continue with my blind faith to God. Yaitu tidak berantem, berperang lebih jauh dan menciptakan memori bahwa ayah dan ibu tuh berantem waktu aku kecil di kepalanya Sienna. I don’t want that. That’s why I didn’t fight for the custody,” jelasnya.

Baru-baru ini, Marshanda memberanikan diri menanyakan langsung perasaan Sienna. Jawaban sang putri justru membuatnya terharu.

“‘Ibu, aku nggak butuh ibu yang sempurna. Aku butuh ibu yang ada untuk aku’,” ucap Marshanda yang menirukan perkataan Sheina.

Mendengar hal itu, aktris 36 tahun itu merasa seluruh kegelisahannya selama sepuluh tahun terakhir ini akhirnya terbayar.

“Dan itu adalah bukti bahwa keyakinan gue, my blind unshakable faith to God, itu nggak sia-sia,” pungkasnya.

Kini, Sienna pun telah memilih tinggal bersama Marshanda, mempertegas bahwa keputusan masa lalu tersebut membawa hasil terbaik bagi keduanya.

Diketahui, Marshanda dan Ben Kasyafani menikah pada 2 April 2011 dan dikaruniai seorang anak, Sienna, pada Januari 2013. Pernikahan mereka kandas pada 25 November 2014.

Kenang Sosok Sang Ayah

Di sisi lain, Marshanda membagikan pesan haru dan menyentuh setelah Irwan Yusuf, ayahnya, meninggal dunia pada Sabtu (29/11/2025).

Melalui akun Instagram, Marshanda menuliskan refleksi tentang perjalanan hubungannya dengan mendiang ayahnya, mulai masa perpisahan yang sulit hingga ungkapan cinta tanpa syarat di akhir hayatnya.

Setelah mengumumkan kabar duka, Marshanda menulis beberapa pesan panjang yang menggambarkan hubungannya dengan mendiang ayahnya yang penuh dinamika.

Marshanda mengakui, perjalanannya dengan mendiang ayahnya tidak selalu mudah karena harus berpisah ketika ia masih kecil.

“Papa, jalan kita memang tidak selalu indah, kita harus berpisah saat aku masih terlalu muda untuk mengerti,” tulis Marshanda.

Meski berjarak selama bertahun-tahun, Marshanda mengaku selalu merasakan kehadiran dan cinta ayahnya dalam berbagai bentuk.

“Hari ini aku mengucap syukur pada Tuhan atas memori-memori abadi yang telah kusimpan di dalam hati,” tulis Marshanda.

“Untuk puisi-puisi yang aku tulis untukmu, untuk lagu-lagu yang aku nyanyikan untukmu, yang aku anggap sebagai tanda yang dikirim oleh jiwamu, bahwa kau akan mencintaiku selamanya,” tulis Marshanda.

Marshanda juga bersyukur ayahnya meninggal dalam keadaan tenang.

“Aku harap kau pergi dengan perasaan bahagia, kau telah kehilangan begitu banyak, tapi kau pergi dengan damai, kau pergi dalam tidurmu, terima kasih, pa, beristirahatlah dengan damai, pa,” tulisnya.

Selama prosesi pemakaman, Marshanda kembali mengungkapkan pesan haru.

“Mencintaimu, menerimamu dan menjadi cahaya yang kamu butuhkan, hingga hari ketika kamu menemukan cahayamu sendiri di dalam dirimu, untuk menerangi jiwa indahmu,” tulis Marshanda.

Marshanda pertama kali mengabarkan kabar duka tersebut melalui akun Instagram pribadinya pada Sabtu sore.

Pemakaman ayah Marshanda dilakukan di Malang, Jawa Timur, pada Minggu (30/11/2025).

Marshanda hadir bersama putri semata-wayangnya di pemakaman jenazah Irwan Yusuf.

Irwan Yusuf adalah ayah kandung Marshanda. Marshanda merupakan putri hasil pernikahan Irwan dengan Riyanti Sofyan.

Keduanya bercerai ketika Marshanda masih kecil.

Pada tahun 2016, Irwan Yusuf menjadi sorotan media setelah ditemukan mengemis oleh petugas sosial di Jakarta Selatan karena kondisi ekonomi yang sulit.

Dalam beberapa tahun terakhir, Irwan Yusuf diketahui memilih untuk mendalami ilmu agama di sebuah pondok pesantren di Malang.

(/Grid.id)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *