Kesaktian Uston Nawawi kembali! Persebaya Surabaya unggul 2-0 atas Persijap Jepara di babak pertama

Kesaktian Uston Nawawi kembali terasa di Stadion Gelora Bung Tomo saat Persebaya Surabaya unggul 2-0 atas Persijap Jepara di babak pertama laga tunda pekan ke-8 Super League 2025/2026, Minggu (28/12/2025). Sentuhan pelatih interim itu membuat permainan Green Force hidup, agresif, dan efektif sejak menit awal hingga turun minum.

Bermain di hadapan pendukung sendiri, Persebaya Surabaya langsung menunjukkan intensitas tinggi dan tidak memberi ruang bernapas bagi Persijap.

Bacaan Lainnya

Atmosfer GBT yang bergemuruh seolah menjadi bahan bakar tambahan bagi para pemain untuk tampil menekan sejak kick-off.

Meski begitu, Persijap sempat memberi ancaman cepat pada menit pertama melalui Alexis Nahuel Gómez yang melepaskan tembakan namun masih bisa diblok bek Persebaya Surabaya.

Momen itu menjadi alarm dini bagi lini belakang tuan rumah untuk tetap waspada.

Persebaya Surabaya merespons dengan permainan disiplin namun tetap agresif di lini tengah. Toni Firmansyah harus menerima kartu kuning pada menit keenam, tanda duel keras sudah tersaji sejak awal laga.

Persijap kembali mencoba peruntungan pada menit kesembilan lewat Carlos Henrique França Freires, tetapi sepakannya melenceng dari sasaran.

Elvis Sakyi juga tercatat menciptakan peluang, meski belum cukup untuk mengubah keadaan.

Tekanan kemudian beralih ke kubu Persijap saat Persebaya Surabaya mulai menemukan ritme. Francisco Israel Rivera Davalos dan Bruno Moreira Soares bergantian mengancam, walau penyelesaian akhir masih belum menemui target.

Persebaya Surabaya semakin nyaman menguasai laga pada menit ke-16 ketika Diego Maurício Machado de Brito melepaskan tembakan yang kembali melenceng tipis.

Rivera tetap menjadi motor serangan dengan visi bermain yang membuat lini belakang Persijap kerepotan.

Persijap berusaha keluar dari tekanan dengan mengandalkan serangan balik cepat. Carlos Henrique França Freires kembali mendapat peluang pada menit ke-18, namun hasilnya tetap nihil bagi tim tamu.

Ketegangan meningkat saat Alexis Nahuel Gómez diganjar kartu kuning pada menit ke-24 akibat pelanggaran keras. Satu menit berselang, momen krusial datang yang mengubah jalannya pertandingan.

Wasit menunjuk titik putih setelah pelanggaran terjadi di kotak penalti Persijap.

Bruno Moreira Soares yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna pada menit ke-25 untuk membawa Persebaya Surabaya unggul 1-0.

Gol tersebut semakin meningkatkan kepercayaan diri tuan rumah. Bruno bahkan kembali melepaskan tembakan tepat sasaran di menit yang sama, meski kali ini bisa diamankan penjaga gawang Persijap.

Persijap mencoba bangkit lewat Muhammad Adzikry Fadlillah pada menit ke-29, namun sepakan yang dilepaskannya masih melebar. Upaya itu belum cukup untuk meredam dominasi Persebaya Surabaya yang kian solid.

Kesaktian Uston Nawawi kembali terlihat dari keberanian Persebaya Surabaya memainkan garis pertahanan tinggi. Transisi cepat dari bertahan ke menyerang membuat Persijap kesulitan mengembangkan permainan.

Gol kedua akhirnya tercipta pada menit ke-37 melalui Leonardo Silva Lelis. Bek asal Brasil itu memaksimalkan umpan Francisco Israel Rivera Davalos dengan tembakan akurat yang bersarang di gawang Persijap.

Skor berubah menjadi 2-0 dan GBT bergemuruh merayakan dominasi Persebaya Surabaya. Rivera kembali mencatatkan peran penting dengan assist dan kreasi peluang yang konsisten sepanjang babak pertama.

Menjelang akhir babak pertama, Risto Mitrevski ikut membantu serangan dan melepaskan tembakan pada menit ke-43. Namun upayanya masih bisa diblok barisan pertahanan Persijap yang bertahan total.

Tambahan waktu lima menit tidak mengubah keadaan meski Persebaya Surabaya tetap menekan. Persijap lebih fokus bertahan untuk mencegah kebobolan tambahan sebelum jeda.

Babak pertama pun ditutup dengan keunggulan 2-0 untuk Persebaya Surabaya atas Persijap Jepara. Hasil sementara ini menegaskan efektivitas strategi Uston Nawawi yang kembali membawa aura positif bagi Green Force.

Dengan komposisi starting XI yang solid dan permainan kolektif, Persebaya Surabaya tampil matang di semua lini.

Divaldo Alves dan Persijap harus menemukan solusi cepat di babak kedua jika ingin keluar dari tekanan dan menjaga asa mencuri poin di GBT.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *