Jatim Terpopuler: Dugaan Kapolres Tuban Potong Anggaran, Ledakan di Pacitan Rusak Rumah Warga

Berita Terpopuler di Jawa Timur

Berikut adalah rangkuman berita terpopuler yang muncul di Jawa Timur, yang mencakup berbagai isu penting dan peristiwa signifikan. Mulai dari dugaan pemotongan anggaran hingga ledakan yang menghancurkan tiga rumah.

Dugaan Pemotongan Anggaran Operasional di Polres Tuban

Isu dugaan pemotongan anggaran operasional di Polres Tuban menjadi sorotan publik setelah Kapolres Tuban, AKBP William Cornelis Tanasale, dicopot dari jabatannya. Anggaran Polres Tuban pada tahun 2025 mengalami penurunan sebesar Rp31,3 miliar dibandingkan tahun sebelumnya. Data Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Tuban menunjukkan bahwa anggaran Polres Tuban pada tahun 2025 hanya sebesar Rp91,9 miliar, turun dari Rp123,2 miliar pada tahun 2024.

Menurut Kepala KPPN Tuban, Martina Sri Mulyani, pihaknya hanya dapat menyampaikan jumlah anggaran, sementara rincian penggunaannya tidak dapat diberikan kepada publik. Isu ini mencuat setelah AKBP William Cornelis Tanasale dicopot mendadak dari jabatannya sebagai Kapolres Tuban, sesuai dengan Surat Perintah Kapolda Jawa Timur Nomor Sprin/2611/XII/KEP/2025.

Dalam Laporan Hasil Penyelidikan (LHP) R/LHP-361/XII/2025/Paminal, terdapat dugaan bahwa AKBP Tanasale menekan anggotanya untuk melakukan setoran dalam jumlah besar serta memotong anggaran operasional Polres Tuban. Akibatnya, AKBP William Cornelis Tanasale dicopot dari jabatannya karena proses penyelidikan sedang berlangsung.

Auditor Inspektorat Pengawasan Daerah Polda Jawa Timur, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Agung Setyo Nugroho, ditunjuk sebagai pelaksana tugas (Plt) Kapolres Tuban. Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Jules Abraham Abast, membenarkan pencopotan tersebut sebagai bagian dari prosedur penanganan terhadap anggota kepolisian yang bermasalah hingga proses pemeriksaan internal selesai.

Ledakan di Pacitan Menghancurkan Tiga Rumah

Suara ledakan yang menggelegar gegerkan warga Desa Tahunan Baru, Kecamatan Tegalombo, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, Jumat (12/12/2025) pagi. Ledakan tersebut menghancurkan tiga rumah hingga rata dengan tanah. Empat warga dilaporkan mengalami luka-luka, sementara tiga orang dilarikan ke Puskesmas Gemaharjo.

Video ledakan viral di media sosial, menunjukkan rumah hancur berkeping-keping. Dalam video tersebut, seseorang menjelaskan bahwa ledakan terjadi sekitar pukul 06.00 WIB pagi. Penghuni rumah sebagian luka-luka dan dilarikan ke Puskesmas. Masih belum diketahui penyebab ledakan tersebut, dan pihak berwajib sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Kepala Desa Tahunan Baru, Mujianto, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyatakan bahwa ledakan tersebut menimbulkan dampak pada rumah tetangga, termasuk goncangan dan getaran yang menyebabkan genteng rontok serta kaca jendela pecah.

Santri Tenggelam di Waduk Penguripan Ditemukan

Santri yang hilang tenggelam di Waduk Penguripan, Dusun Petiyin, Desa Takerharjo, Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, berhasil ditemukan. Korban atas nama Achmad Syauqi Abdillah (19) ditemukan pada hari kedua pencarian, dalam kondisi meninggal dunia.

Tim Rescue gabungan yang dipimpin langsung oleh AKP Asyik Samsul Hadi berhasil menemukan korban dan mengevakuasi korban ke Puskesmas Karanggeneng. Pencarian melibatkan berbagai unsur seperti Tim Polsek Solokuro, Tim Rescue Sat Polairud Polres Lamongan, BPBD Kabupaten Lamongan, Basarnas, dan Rescue MTA Surabaya.

Korban ditemukan radius 20 meter dari bibir waduk. Pihak berwenang memastikan tidak ada tanda bekas penganiayaan apapun. Korban meninggal karena tenggelam saat berenang bersama teman-temannya. Alhamdulillah, dengan ditemukannya korban, proses pencarian resmi dinyatakan selesai.

Polsek Solokuro dan instansi terkait menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan mengimbau warga agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di area perairan demi keselamatan bersama.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *