Jadwal Imsak dan Buka Puasa NTB 19 Februari 2026

– Pemerintah menetapkan tanggal 1 Ramadan tahun 1447 Hijriah jatuh pada hari Kamis, 19 Februari 2026 berdasarkan hasil pemutusan melalui sidang isbat.

Pemutusan awal bulan Ramadan tahun 2026 didasarkan pada hasil penyajian data hisab dan laporan rukyat dari 96 titik pengawasan di seluruh wilayah Indonesia.

Bacaan Lainnya

Puasa Ramadan harus dilakukan selama sebulan penuh, sebagaimana firman Allah dalam surat Al-Baqarah ayat 183:

Wahai orang-orang yang beriman, puasa diwajibkan atas kalian sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian, agar kalian bertakwa.

Hai orang-orang yang beriman, kewajiban berpuasa diwajibkan kepada kalian seperti yang diwajibkan kepada umat sebelum kalian, agar kalian menjadi orang-orang yang bertakwa (QS: Al-Baqarah 183).

Bacaan Niat Puasa Ramadan

Saya berniat berpuasa besok untuk menunaikan kewajiban puasa bulan Ramadhan tahun ini kepada Allah Ta’ala.

Saya berniat berpuasa besok untuk menunaikan shalat wajib bulan Ramadhan tahun ini kepada Allah Ta’ala

Maknanya: “Aku bermaksud berpuasa besok untuk melaksanakan kewajiban bulan Ramadhan tahun ini karena Allah SWT.”

Bacaan Doa Buka Puasa

Ya Allah, aku diam karena-Mu, aku beriman kepada-Mu, dan aku berbuka puasa dengan rezeki-Mu.

Ya Allah, aku berpuasa kepada-Mu, aku beriman kepada-Mu, dan aku bergantung pada rezeki-Mu.

Artinya:

Ya Allah, aku berpuasa hanya untuk-Mu, aku bersaksi beriman kepada-Mu, dan aku berbuka dengan rezeki yang Engkau berikan.

Doa berbuka puasa menggambarkan rasa tawakal dan rasa syukur sebagai sikap bahwa menjalankan puasa bisa terlaksana karena izin serta bantuan dari Allah SWT.

saat tiba waktu maghrib, disarankan untuk segera berbuka sesuai dengan sunnah Nabi Muhammad SAW.

Jadwal Imsak dan Berbuka Puasa Nusa Tenggara Barat pada 1 Ramadan 1447 H/2026 M

Berikut ini adalah jadwal imsak dan buka puasa di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) pada hari pertama Ramadan 1447 H/19 Februari 2026.

Kota Mataram

IMSAK

04:52

SUBUH

05:02

TERBIT

06:16

DUHA

06:44

ZUHUR

12:33

ASAR

15:40

MAGRIB

18:43

ISYA’

19:53

Lombok Barat

IMSAK

04:52

SUBUH

05:02

TERBIT

06:16

DUHA

06:43

ZUHUR

12:33

ASAR

15:40

MAGRIB

18:43

ISYA’

19:53

Lombok Utara

IMSAK

04:52

SUBUH

05:02

TERBIT

06:16

DUHA

06:43

ZUHUR

12:33

ASAR

15:40

MAGRIB

18:42

ISYA’

19:53

Lombok Tengah

IMSAK

04:51

SUBUH

05:01

TERBIT

06:15

DUHA

06:43

ZUHUR

12:32

ASAR

15:39

MAGRIB

18:42

ISYA’

19:53

Lombok Timur

IMSAK

04:50

SUBUH

05:00

TERBIT

06:14

DUHA

06:42

ZUHUR

12:31

ASAR

15:38

MAGRIB

18:41

ISYA’

19:52

Sumbawa Barat

IMSAK

04:49

SUBUH

04:59

TERBIT

06:13

DUHA

06:40

ZUHUR

12:30

ASAR

15:37

MAGRIB

18:40

ISYA’

19:51

Sumbawa

IMSAK

04:47

SUBUH

04:57

TERBIT

06:11

DUHA

06:38

ZUHUR

12:28

ASAR

15:35

MAGRIB

18:37

ISYA’

19:48

Dompu

IMSAK

04:42

SUBUH

04:52

TERBIT

06:06

DUHA

06:34

ZUHUR

12:23

ASAR

15:31

MAGRIB

18:33

ISYA’

19:44

BimaIMSAK

04:42

SUBUH

04:52

TERBIT

06:06

DUHA

06:34

ZUHUR

12:23

ASAR

15:30

MAGRIB

18:33

ISYA’

19:43

Kota BimaIMSAK

04:41

SUBUH

04:51

TERBIT

06:05

DUHA

06:33

ZUHUR

12:22

ASAR

15:30

MAGRIB

18:32

ISYA’

19:43

Makna Puasa

Mengutip dari Jurnal Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI), makna puasa secara etimologis berasal dari kata “As-shaum”, yang secara harfiah artinya mengendalikan diri dari melakukan suatu perbuatan.

Puasa berarti menghindari segala sesuatu yang bisa membatalkan puasa, mulai dari terbitnya fajar hingga matahari terbenam, dengan disertai niat dan memenuhi ketentuan tertentu.

Puasa juga melibatkan pengendalian diri terhadap makanan dan minuman, mengatasi hasrat nafsu, serta menghindari tindakan dan ucapan yang tidak bermanfaat atau dilarang oleh Allah SWT.

Puasa memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan seorang Muslim. Selain menjadi bentuk ibadah kepada Allah SWT, puasa juga memberikan dampak positif di berbagai bidang kehidupan, baik secara pribadi maupun sosial.

Secara pribadi, puasa berperan dalam memperkuat iman dan ketakwaan seseorang.

Dengan menjalankan puasa dengan kesadaran dan kejujuran hati, seseorang mampu merasakan hubungan spiritual yang lebih dekat dengan Allah SWT.

Puasa mengajarkan makna solidaritas, rasa simpati, serta perhatian terhadap sesama manusia.

(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *