Illiza Sa’aduddin Kritik Gus Ipul soal Izin Donasi, Dapat Pujian

Kritik Emosional Wali Kota Banda Aceh terhadap Pernyataan Menteri Sosial

Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, menunjukkan reaksi emosional saat menyampaikan kritik terhadap pernyataan Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf (Gus Ipul). Peristiwa ini terjadi saat Gus Ipul mengungkapkan bahwa artis dan influencer wajib mengurus izin sebelum menggalang dana bagi korban bencana di Sumatera. Reaksi Illiza yang tak bisa menahan air mata membuat banyak orang terkejut.

Illiza menanyakan urgensi dari aturan tersebut, dengan suara bergetar dan menahan tangis. Ia mempertanyakan apakah proses pengurusan izin benar-benar diperlukan atau hanya menjadi beban tambahan. “Belum lagi hari ini, mohon maaf, mitra kerja Mensos menyampaikan statement, apabila artis, influencer (donasi), daftar dulu nanti diaudit, ini juga apa?” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Ia kemudian menegaskan bahwa tindakan para artis dan influencer selama ini justru patut dihargai. Menurutnya, mereka telah turun tangan mengumpulkan dana maupun logistik, lalu menyalurkannya langsung ke wilayah-wilayah terdampak bencana. “Harusnya mereka masyarakat yang sudah berjibaku membantu kami itu diapresiasi pak,” tegasnya.

Penjelasan dari Menteri Sosial

Di sisi lain, dalam pernyataan sebelumnya, Gus Ipul menjelaskan bahwa izin yang dimaksud sebenarnya dapat diajukan melalui pemerintah daerah maupun Kementerian Sosial. “Sebaiknya kalau menurut ketentuan itu izin dulu. Ya izinnya bisa dari kabupaten, kota, atau juga dari Kementerian Sosial,” katanya. Ia juga menambahkan bahwa proses pengurusan izin dibuat sangat mudah dan disesuaikan dengan cakupan lokasi penggalangan dana.

Meski demikian, Gus Ipul tetap menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah terlibat membantu pengumpulan donasi. “Sungguh kita mengapresiasi bagi pihak-pihak yang ingin memberikan dukungan, membantu, dan kemudian mengumpulkan dana dari masyarakat. Silakan,” ujarnya.

Profil Illiza Sa’aduddin Djamal

Illiza lahir di Banda Aceh pada 31 Desember 1973 silam. Kini dirinya telah berumur 52 tahun. Pendidikan terakhirnya adalah Sarjana Ekonomi dalam Ilmu Manajemen dari Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen (STIM) Banda Aceh lulus 2006.

Nama Illiza sudah tidak asing di panggung politik Banda Aceh. Ia pertama kali menjadi wakil rakyat dengan menjadi anggota DPR Kota Banda Aceh periode 2004–2006. Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) lalu melanjutkan karier politik menjadi eksekutif. Berikut rincian lengkap karier politiknya:

  • Anggota DPR Kota Banda Aceh 2004–2006
  • Wakil Wali Kota Banda Aceh 2007–2012
  • Wakil Wali Kota Banda Aceh 2012–2014
  • Wali Kota Banda Aceh 2014–2017
  • Anggota DPR RI F-PPP 2019–2024

Pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, Illiza maju dengan menggandeng Afdhal Khalilullah. Keduanya diusung Partai Gerindra, Golkar, dan PPP. Pada akhirnya, Illiza-Afdhal menang atas tiga calon lainnya. Berikut perolehan suara dikutip dari data Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kota Banda Aceh:

  • Paslon nomor satu: Illiza -Afdhal Khalilullah dapat 44.982 suara sah atau 41,2 persen
  • Paslon nomor dua: Zainal Arifin-Mulia Rahman dapat 8.956 suara atau 8,21 persen
  • Paslon nomor tiga Aminullah Usman-Isnaini Husda dapat 25.191 suara atau 23,1 persen
  • Paslon nomor empat: Teuku Irwan Djohan-Khairul Amal dapat 29.946 suara atau 27,5 persen

Illiza-Afdhal dilantik langsung oleh Gubernur Aceh Muzakkir Manaf atas nama Presiden RI sebagai Wali Kota/Wakil Wali Kota Banda Aceh masa jabatan 2025-2030 pada rapat paripurna di gedung dewan setempat, Rabu, 12 Februari 2025.

Harta Kekayaan Illiza Sa’aduddin Djamal

Illiza diketahui memiliki harta kekayaan mencapai Rp.21.790.307.919. Jumlah tersebut ia laporkan ke Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pada 19 Maret 2025. Berikut rincian lengkapnya:

  • Tanah Dan Bangunan: Rp. 18.820.000.000
  • Tanah Dan Bangunan Seluas 80 M2/80 M2 Di Kab / Kota Kota Banda Aceh , Rp. 1.500.000.000
  • Tanah Dan Bangunan Seluas 240 M2/160 M2 Di Kab / Kota Kota Banda Aceh , Hasil Sendiri Rp. 800.000.000
  • Tanah Dan Bangunan Seluas 80 M2/80 M2 Di Kab / Kota Kota Banda Aceh , Hasil Sendiri Rp. 860.000.000
  • Tanah Dan Bangunan Seluas 64 M2/64 M2 Di Kab / Kota Kota Banda Aceh , Hasil Sendiri Rp. 890.000.000
  • Tanah Dan Bangunan Seluas 80 M2/80 M2 Di Kab / Kota Kota Banda Aceh , Rp. 1.200.000.000
  • Tanah Dan Bangunan Seluas 2.455 M2/800 M2 Di Kab / Kota Kota Banda Aceh , Hasil Sendiri Rp. 3.500.000.000
  • Tanah Seluas 574 M2 Di Kab / Kota Kota Banda Aceh , Hasil Sendiri Rp. 300.000.000
  • Tanah Seluas 96 M2 Di Kab / Kota Kota Banda Aceh , Hasil Sendiri Rp. 600.000.000
  • Tanah Seluas 93 M2 Di Kab / Kota Kota Banda Aceh , Hasil Sendiri Rp. 600.000.000
  • Tanah Seluas 107 M2 Di Kab / Kota Kota Banda Aceh , Hasil Sendiri Rp. 720.000.000
  • Tanah Seluas 107 M2 Di Kab / Kota Kota Banda Aceh , Hasil Sendiri Rp. 720.000.000
  • Tanah Dan Bangunan Seluas 91 M2/64 M2 Di Kab / Kota Kota Banda Aceh , Hasil Sendiri Rp. 350.000.000
  • Tanah Dan Bangunan Seluas 75 M2/64 M2 Di Kab / Kota Kota Banda Aceh , Hasil Sendiri Rp. 350.000.000
  • Tanah Seluas 107 M2 Di Kab / Kota Kota Banda Aceh , Hasil Sendiri Rp. 680.000.000
  • Tanah Dan Bangunan Seluas 492 M2/192 M2 Di Kab / Kota Kota Banda Aceh , Hasil Sendiri Rp. 1.050.000.000
  • Tanah Dan Bangunan Seluas 80 M2/80 M2 Di Kab / Kota Kota Banda Aceh , Rp. 1.200.000.000
  • Tanah Dan Bangunan Seluas 80 M2/80 M2 Di Kab / Kota Kota Banda Aceh , Hasil Sendiri Rp. 1.200.000.000
  • Tanah Dan Bangunan Seluas 80 M2/80 M2 Di Kab / Kota Kota Banda Aceh , Hasil Sendiri Rp. 1.200.000.000
  • Tanah Dan Bangunan Seluas 105 M2/105 M2 Di Kab / Kota Kota Banda Aceh , Hasil Sendiri Rp. 165.000.000
  • Tanah Dan Bangunan Seluas 94 M2/94 M2 Di Kab / Kota Kota Banda Aceh , Hasil Sendiri Rp. 585.000.000
  • Tanah Dan Bangunan Seluas 188 M2/188 M2 Di Kab / Kota Kota Banda Aceh , Hasil Sendiri Rp. 350.000.000

  • Alat Transportasi Dan Mesin: Rp. 1.145.000.000

  • Mobil, Toyota Alphard 2,5 G Tahun 2019, Hasil Sendiri Rp. 700.000.000
  • Mobil, Toyota Innova Tahun 2014, Hasil Sendiri Rp. 190.000.000
  • Mobil, Toyota Kijang Innova 2.0 G A/T Tahun 2019, Hasil Sendiri Rp. 255.000.000

  • Harta Bergerak Lainnya: Rp. 1.537.400.000

  • Surat Berharga: Rp. —-

  • Kas Dan Setara Kas: Rp. 287.907.919

  • Harta Lainnya: Rp. —-

Sub Total: Rp. 21.790.307.919

Utang: Rp. —-

Total Harta Kekayaan (Ii-Iii): Rp. 21.790.307.919

Pos terkait