PALEMBANG – PT HK Realtindo (HKR) memperkuat layanan operasional di seluruh area istirahat yang dikelola di Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) guna menghadapi peningkatan volume lalu lintas selama liburan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Tindakan ini dilakukan guna memastikan bahwa Rest Area beroperasi secara maksimal sebagai penyangga keselamatan, pusat layanan darurat, serta tempat istirahat yang nyaman bagi pengguna jalan.
Peningkatan layanan dilakukan di area istirahat pada lima ruas jalan tol strategis yang diperkirakan mengalami peningkatan lalu lintas yang signifikan, yaitu Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung (TERPEKA), Indralaya–Prabumulih (INPRABU), Pekanbaru–Dumai (PERMAI), Indrapura–Kisaran (INKIS), serta Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat (KUTEPAT).
HKR menerapkan aturan lalu lintas internal dengan ketat, meliputi pengaturan masuk dan keluar, penataan tempat parkir, serta pengawasan yang intensif.
Untuk memastikan kelancaran operasional di seluruh area istirahat yang dikelola seluas lebih dari 80 hektar sepanjang koridor JTTS, HKR menempatkan total 62 personel tambahan selama Nataru, khususnya petugas lapangan, keamanan, dan kebersihan, agar pelayanan tetap cepat dan tanggap.
Kepala Bisnis dan Teknik PT HK Realtindo, M. Reza Arisandy mengatakan bahwa kesiapan Rest Area menjadi hal yang sangat penting dalam menjaga keamanan perjalanan selama liburan Nataru.
“Dengan meningkatnya tingkat penggunaan Rest Area, HKR memperkuat layanan secara menyeluruh. Dengan penambahan staf dan pengaturan lalu lintas yang ketat, kami berharap Rest Area bukan hanya tempat singgah, tetapi menjadi ruang istirahat yang aman dan nyaman bagi pengemudi,” ujar Reza, Rabu (24/12/2025).
HKR memastikan seluruh area istirahat beroperasi dengan layanan utama selama 24 jam, termasuk SPBU, SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum), toilet, musala/masjid, tempat makan, serta fasilitas istirahat bagi pengemudi.
“Selain itu, tersedia juga layanan bengkel kecil, derek, serta pelayanan kesehatan dan pertolongan pertama guna menghadapi situasi darurat selama perjalanan,” kata Reza.
Dari segi kebersihan dan keamanan, HKR meningkatkan tingkat pembersihan fasilitas umum yang sering dilakukan serta memperkuat pengawasan dengan menempatkan petugas di lokasi penting, memaksimalkan penggunaan CCTV, serta menjalin koordinasi ketat antar petugas agar dapat merespons secara cepat terhadap keadaan darurat.
“HRK juga memaksimalkan area kuliner di Rest Area dengan melibatkan pelaku UMKM setempat, sehingga pengguna jalan dapat memilih berbagai pilihan makanan yang beragam dan bersih sekaligus meningkatkan perputaran ekonomi daerah selama masa liburan Natal dan Tahun Baru,” ujar Reza.
“Fasilitas penunjang seperti taman bermain anak juga disediakan guna meningkatkan kenyamanan pengguna jalan yang melakukan perjalanan bersama keluarga,” lanjut Reza.
Selain layanan yang bersifat fisik, HKR secara aktif memberikan peringatan tentang keselamatan dalam berkendara.
“Kami mengajak para pengemudi untuk cukup beristirahat dan tidak memaksakan diri dalam berkendara guna mengurangi potensi kecelakaan lalu lintas,” tutup Reza.
Dengan memperkuat layanan bertema #MelayaniSepenuhHati, HKR menegaskan komitmennya dalam menyediakan Rest Area yang teratur, bersih, aman, dan berfokus pada keselamatan, guna mendukung kelancaran lalu lintas selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di JTTS agar pengunjung merasa nyaman saat beristirahat di Rest Area yang dikelola oleh HKR.
Diketahui bahwa hingga 22 Desember 2025, jumlah lalu lintas harian secara total di jalan-jalan tersebut mencapai 127.201 kendaraan, meningkat sebesar 43,09 persen dibandingkan lalu lintas biasa.
Lonjakan ini secara langsung memengaruhi tingkat okupansi Rest Area, di mana rata-rata jumlah pengunjung meningkat sebesar 50-60 persen pada jam-jam sibuk perjalanan.
Pada masa Nataru 2025/2026 diperkirakan arus kendaraan lebih merata. Namun, tingkatnya tetap tinggi. Mengingat hal tersebut, pemerintah melalui SKB Dirjen Hubdat, Dirjen Bina Marga, dan Korlantas Polri mengenai pengaturan lalu lintas selama Nataru memperpanjang masa pengawasan, salah satunya di JTTS Ruas Tol TERPEKA. (mcr35/jpnn)







