Hilang di Perairan Labuan Bajo, 4 WNA Spanyol Korban KM Putri Sakinah Belum Ditemukan

Ringkasan Berita:

  • 4 WNA Spanyol hilang sejak Jumat (26/12/2025) malam.
  • Mereka adalah penumpang KM Putri Sakinah yang tenggelam di Perairan Labuan Bajo.
  • Hingga Minggu (28/12/2025), Basarnas Maumere masih melakukan pencarian.

, NTT – 4 Warga Negara Asing (WNA) Spanyol belum juga ditemukan sejak pada Jumat (26/12/2025) malam.

Bacaan Lainnya

Keempatnya adalah penumpang KM Putri Sakinah yang tenggelam di Perairan Labuan Bajo pada Jumat (26/12/2025) malam.

Hingga Minggu (28/12/2025), Basarnas Maumere mengerahkan Kapal KN SAR Puntadewa bersama 27 Rescuer dan tenaga pendukung dari Kantor SAR Maumere menuju ke Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, untuk mencari 4 WNA Spanyol tersebut.

Melansir Pos Kupang, Kapal KN SAR Puntadewa yang bergerak dari Pelabuhan Wuring Maumere ini akan tiba di Labuan Bajo sekitar Pukul 20.30 Wita.

“Pada Pukul 10.30 Wita juga kami kerahkan Kapal KN SAR Puntadewa bersama 27 Rescuer dan tenaga pendukung dari Kantor SAR Maumere menuju lokasi kejadian guna mendukung pencarian 4 WNA Spanyol dengan estimasi tiba di Labuan Bajo sekita Pukul 20.30 Wita,” Kata Kepala Kantor SAR Maumere, Fathur Rahman

Hingga hari ini, Tim SAR Gabungan terus melaksanakan pencarian hari ke-tiga terhadap 4 WNA Spanyol yang menjadi korban KM Putri Sakinah yang di Perairan Labuan Bajo pada Jumat (26/12/2025) malam.

“Pagi tadi Tim SAR Gabungan mulai melaksanakan penyisiran kembali di perairan Pulau Padar dengan perluasan area hingga 5.25 Nautical mile dari lokasi kejadian dengan mengerahkan RIB Pos SAR Manggarai Barat, Sea Rider KSOP Manggarai Barat, Sea Rider Ditpolairud Polda NTT, RBB LANAL Labuan Bajo, Kapal KPC Ditpolairud Polda NTT, Kapal KN Grantin KPLP Labuan Bajo” Jelasnya. 

Ia berharap dukungan cuaca sehingga korban kapal tenggelam segera kita temukan.

“Semua Tim SAR Gabungan hari ini terus melaksanakan pencarian, semoga korban segera kita temukan,” harapnya. 

Adapun unsur SAR yang terlibat dalam operasi tersebut antara lain :

Pos SAR Manggarai Barat 8 (delapan) orang, KSOP Mabar 12 (dua belas) Orang

Sat Pol Air Mabar 6 (enam) Orang, Dir Pol Airud Mabes 5 (lima) Orang

Dir Polairud Polda NTT 9 (sembilan) orang

Angkatan Laut 7 (tujuh) Orang

Kru Kapal KN. Gratin 15 (Lima Belas) Orang

Dive Master 5 (Lima) Orang

Gawasari 2 (Dua) Orang

Balai Taman Nasional Komodo 2 (dua) orang, P3 KOM 2 (dua) orang

Kasie Dokkes Polres Mabar 1 (satu) orang

PELNI Labuan Bajo 4 (empat) orang

KODIM 1830 Labuan Bajo 2 (dua) orang. 

KM Putri Sakina dilaporkan tenggelam

Sebuah kapal wisata bernama KM Putri Sakina dilaporkan tenggelam di perairan Selat Pulau Padar, Taman Nasional Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (26/12/2025) malam.

Insiden yang terjadi sekitar pukul 20.00-23.00 WITA diduga dipicu oleh cuaca buruk. 

Informasi terbaru dari lokasi kejadian menyebutkan, kapal tersebut mengangkut 6 wisatawan mancanegara. Dari jumlah itu, 2 orang berhasil ditemukan dalam kondisi selamat, sementara 4 wisatawan mancanegara lainnya hingga kini masih dalam pencarian. 

Seluruh kru kapal dilaporkan selamat. Mereka bertahan menggunakan sekoci setelah kapal mulai kemasukan air hingga akhirnya tenggelam.

Berdasarkan keterangan kru kapal, saat insiden terjadi, empat wisatawan mancanegara yang kini masih hilang berada di dalam kamar. Kondisi tersebut diduga membuat mereka tidak sempat menyelamatkan diri ketika situasi darurat berlangsung.

Informasi tenggelamnya KM Putri Sakina dibenarkan oleh Hardinal, seorang koki kapal wisata di Labuan Bajo.

Kepada POS-KUPANG.COM, Hardinal mengaku mengetahui peristiwa itu saat dirinya sedang melakukan perjalanan laut dari Pulau Kelor menuju Labuan Bajo.

“Benar, ada informasi kapal wisata tenggelam di Selat Padar semalam. Pencarian dilakukan oleh Tim SAR Gabungan sejak Jumat malam dan berlanjut hingga Sabtu pagi. Saya mengetahui kabar itu dari grup WhatsApp”, ujar Hardinal, Sabtu (27/12/2025) pagi.

Ia menambahkan, berdasarkan informasi yang beredar di kalangan kru kapal, sebagian wisatawan telah berhasil dievakuasi, sementara empat wisatawan mancanegara lainnya masih dalam proses pencarian. 

Hingga Sabtu pagi, Tim SAR Gabungan yang terdiri dari  Basarnas, Polairud, dan unsur terkait lainnya masih melakukan operasi pencarian dan penyelamatan di sekitar lokasi kejadian. Proses pencarian berlangsung di tengah arus laut yang kuat serta kondisi cuaca yang belum sepenuhnya membaik. 

Sementara itu, kronologi lengkap kecelakaan kapal masih dalam pendalaman pihak berwenang. 

Pos terkait