Harga pangan di Bandar Lampung 30 Desember 2025: cabai dan daging ayam turun tajam

– Harga pangan di Bandar Lampung menjelang akhir tahun menunjukkan dinamika yang cukup beragam. Sejumlah komoditas pokok tercatat mengalami penurunan harga, sementara beberapa lainnya justru bergerak naik tipis. Kondisi ini menjadi perhatian masyarakat, khususnya menjelang pergantian tahun yang biasanya diiringi peningkatan konsumsi rumah tangga.

Pergerakan harga tersebut mencerminkan pasokan dan permintaan di tingkat pasar tradisional maupun distribusi antarwilayah. Stabilitas harga pangan menjadi faktor penting dalam menjaga daya beli masyarakat serta menekan laju inflasi daerah, terutama untuk komoditas strategis yang dikonsumsi sehari-hari.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan pemantauan terbaru yang dilansir dari data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional, berikut rincian harga pangan di Bandar Lampung per 30 Desember 2025, dibandingkan dengan hari sebelumnya.

Beras

Harga beras secara umum mengalami penurunan. Rata-rata harga beras turun dari Rp15.750 menjadi Rp15.450 per kilogram. Beras kualitas bawah I naik tipis menjadi Rp14.500 per kilogram, sementara kualitas bawah II turun ke Rp14.250 per kilogram. Beras kualitas medium I tercatat Rp15.850 dan medium II turun cukup signifikan menjadi Rp15.450 per kilogram. Adapun beras kualitas super I dan II masing-masing turun ke Rp16.700 dan Rp16.150 per kilogram.

Daging Ayam

Harga daging ayam ras segar mengalami penurunan cukup tajam. Dari sebelumnya Rp41.550 per kilogram, kini turun menjadi Rp39.300 per kilogram. Penurunan ini sejalan dengan melimpahnya pasokan ayam potong di pasar menjelang akhir Desember.

Daging Sapi

Daging sapi juga menunjukkan tren penurunan. Harga rata-rata turun dari Rp138.800 menjadi Rp136.700 per kilogram. Untuk kualitas satu, harga turun menjadi Rp138.900 per kilogram, sedangkan kualitas dua berada di level Rp133.400 per kilogram.

Telur Ayam

Harga telur ayam ras segar mengalami koreksi ringan. Dari Rp33.000 per kilogram pada 29 Desember, harga turun menjadi Rp32.500 per kilogram pada 30 Desember 2025.

Bawang Merah

Bawang merah ukuran sedang tercatat turun dari Rp51.250 menjadi Rp50.750 per kilogram. Penurunan ini dipengaruhi oleh pasokan yang relatif stabil dari daerah sentra produksi.

Bawang Putih

Berbeda dengan bawang merah, harga bawang putih ukuran sedang justru mengalami kenaikan. Dari Rp40.350 per kilogram, harga naik menjadi Rp41.000 per kilogram.

Cabai Merah

Harga cabai merah mengalami penurunan signifikan. Rata-rata harga turun dari Rp49.950 menjadi Rp43.000 per kilogram. Cabai merah besar kini berada di angka Rp43.000 per kilogram, sementara cabai merah keriting turun menjadi Rp46.050 per kilogram.

Cabai Rawit

Cabai rawit juga mencatat penurunan tajam. Dari Rp68.900 per kilogram, harga turun menjadi Rp58.800 per kilogram. Cabai rawit hijau kini dijual Rp56.200 per kilogram, sedangkan cabai rawit merah berada di Rp61.550 per kilogram.

Minyak Goreng

Harga minyak goreng mengalami kenaikan tipis. Minyak goreng curah naik dari Rp18.850 menjadi Rp19.550 per kilogram. Minyak goreng kemasan bermerek satu naik ke Rp22.800 per liter, sedangkan kemasan bermerek dua menjadi Rp21.900 per liter.

Gula Pasir

Harga gula pasir tercatat naik dari Rp18.900 menjadi Rp19.100 per kilogram. Gula pasir kualitas premium masih stabil di Rp19.800 per kilogram, sementara gula pasir lokal naik menjadi Rp18.400 per kilogram.

Secara keseluruhan, pergerakan harga pangan di Bandar Lampung per 30 Desember 2025 menunjukkan tren penurunan pada komoditas protein hewani dan cabai, sementara minyak goreng dan bawang putih mengalami kenaikan. Pemerintah daerah diharapkan terus menjaga kelancaran distribusi dan pasokan guna memastikan harga tetap stabil dan terjangkau bagi masyarakat. ***

Pos terkait