Harga bahan pokok di Kecamatan Terisi Indramayu terpantau stabil jelang akhir tahun

– Harga kebutuhan pokok atau sembako di wilayah Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, tercatat relatif stabil menjelang pergantian tahun 2026. Pantauan yang dilakukan pada Minggu 28 Desember 2025 pagi menunjukkan pasokan barang masih lancar dan harga sebagian besar komoditas berada dalam kisaran normal, meski beberapa item seperti cabai rawit hijau masih cukup tinggi.

Kegiatan monitoring harga sembako dilakukan oleh Serka Castra, anggota Koramil 1613/Terisi, di Toko Azmi, Desa Plosokerep, Kecamatan Terisi.

Bacaan Lainnya

Pengecekan yang dimulai pukul 09.00 WIB ini bertujuan memastikan ketersediaan stok dan stabilitas harga bagi masyarakat setempat, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan rumah tangga akhir tahun.

Berdasarkan data lapangan, berikut rincian harga beberapa bahan pokok utama di toko dan pasar wilayah Terisi saat ini:

– Beras: Rp13.000 per kg

– Minyak goreng: Rp16.000 per kg

– Telur ayam: Rp30.000 per kg

– Cabai rawit hijau: Rp80.000 per kg

– Gula putih: Rp18.000 per kg

– Cabai merah: Rp32.000 per kg

– Bawang merah: Rp36.000 per kg

– Bawang putih: Rp38.000 per kg

– Daging ayam: Rp35.000 per kg

– Daging sapi: Rp145.000 per kg

Harga-harga tersebut mencerminkan kondisi yang cukup terkendali dibandingkan fluktuasi nasional akhir Desember ini. Misalnya, beras medium di Terisi masih terjangkau di bawah Rp14.000 per kg, sementara rata-rata nasional berkisar Rp13.000-Rp15.000 per kg. Minyak goreng juga stabil di Rp16.000, tidak jauh dari harga eceran tertinggi yang direkomendasikan.

Komoditas yang paling menonjol adalah cabai rawit hijau yang mencapai Rp80.000 per kg. Harga ini lebih tinggi dibandingkan cabai merah (Rp32.000) dan mencerminkan tren musiman akhir tahun, di mana pasokan hortikultura sering terpengaruh cuaca hujan.

Namun, dibandingkan data nasional yang menunjukkan cabai rawit merah bisa menyentuh Rp70.000-Rp74.000 per kg, kondisi di Terisi masih relatif lebih baik untuk varian hijau.

Telur ayam di Rp30.000 per kg juga terbilang stabil, sesuai dengan rata-rata nasional sekitar Rp30.000-Rp33.000. Begitu pula daging sapi yang bertahan di Rp145.000, tidak terlalu jauh dari kisaran Rp130.000-Rp140.000 secara nasional untuk kualitas standar.

Stabilitas harga di Kecamatan Terisi didukung oleh pasokan lokal yang cukup memadai, terutama untuk beras sebagai komoditas unggulan Kabupaten Indramayu.

Hasil panen padi yang baik sepanjang tahun ini turut menjaga harga tetap terjangkau. Pedagang di pasar tradisional dan toko setempat melaporkan stok barang masih aman, tanpa indikasi kelangkaan signifikan.

Masyarakat Terisi menyambut baik kondisi ini, terutama keluarga pekerja dan petani yang mengandalkan belanja harian. “Harga cabai memang agak mahal, tapi yang lain masih normal. Semoga tetap begini sampai Tahun Baru,” ujar salah seorang ibu rumah tangga di Pasar Terisi.

Pantauan serupa di pertengahan Desember lalu juga menunjukkan stabilitas yang sama, menandakan tren positif di wilayah ini. Meski demikian, fluktuasi kecil tetap mungkin terjadi akibat faktor cuaca atau distribusi antarwilayah.

Kondisi harga sembako yang stabil di Terisi menjadi gambaran positif bagi perekonomian lokal Indramayu. Masyarakat diimbau untuk berbelanja secukupnya dan tidak panic buying, agar pasokan tetap merata.

Harga kebutuhan pokok atau sembako di wilayah Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, tercatat relatif stabil menjelang pergantian tahun 2026. Pantauan yang dilakukan pada Minggu 28 Desember 2025 pagi menunjukkan pasokan barang masih lancar dan harga sebagian besar komoditas berada dalam kisaran normal, meski beberapa item seperti cabai rawit hijau masih cukup tinggi.Dengan stok yang aman dan harga terkendali, akhir tahun 2025 di Kecamatan Terisi diprediksi berjalan kondusif bagi seluruh warga.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *