Tak sekadar tempat menitipkan, fasilitas kesehatan dan perawatan menjadi pertimbangan utama pemilik hewan saat memilih hotel penitipan.
Salah satu yang mengalami lonjakan signifikan adalah Sunny Pet Hotel Surabaya. Pemilik Sunny Pet Hotel, Mutiara Dewi, mengatakan selama libur Nataru jumlah hewan yang dititipkan meningkat hampir dua kali lipat dibanding hari normal.
“Biasanya kami menerima sekitar 250 hingga 300 ekor per hari. Saat libur Nataru, jumlahnya naik menjadi 500 sampai 600 ekor per hari,” ujar Mutiara.
Menurutnya, meningkatnya kepercayaan pelanggan tidak lepas dari fasilitas kesehatan dan sistem perawatan yang diterapkan. Setiap hewan dipantau secara rutin, mulai dari pola makan, aktivitas harian, hingga kondisi kesehatan secara umum.
Untuk anjing, Sunny Pet Hotel menyediakan beberapa pilihan kamar dengan fasilitas penunjang kesehatan, seperti ruangan ber-AC, ventilasi baik, serta kamera CCTV yang dapat diakses pemilik hewan secara daring.
Hewan mendapatkan jadwal makan teratur hingga empat kali sehari serta camilan tambahan pagi dan sore.
“Hewan di sini tetap aktif dan tidak stres. Mereka dikeluarkan untuk bermain empat kali sehari, pagi hingga malam. Aktivitas ini penting untuk menjaga kesehatan fisik dan mental hewan,” jelas Mutiara.
Selain itu, pemilik hewan juga menerima laporan harian berupa dokumentasi foto dan video aktivitas hewan peliharaannya. Laporan tersebut menjadi bentuk transparansi sekaligus pemantauan kondisi kesehatan hewan selama dititipkan.
Tak hanya anjing, layanan penitipan kucing juga dilengkapi fasilitas kesehatan yang memadai. Kucing ditempatkan di area terpisah, mendapatkan pasir khusus, arena bermain, serta jadwal bermain yang disesuaikan untuk mengurangi stres.
“Kucing juga kami keluarkan untuk bermain sesuai jamnya. Lingkungan dibuat senyaman mungkin agar kesehatan dan kebersihannya tetap terjaga,” imbuhnya.
Sunny Pet Hotel juga menyediakan layanan antar-jemput hewan peliharaan hingga luar kota, seperti Mojokerto dan Rembang, dengan standar perawatan yang sama selama perjalanan.
Mutiara menyebut, selama libur Nataru rata-rata hewan dititipkan selama satu minggu, bahkan ada yang mencapai dua minggu. Pelanggan pun datang tidak hanya dari Surabaya, tetapi juga dari sejumlah daerah sekitar.
Salah satu pelanggan, Florentina, mengaku memilih menitipkan anjingnya karena merasa tenang dengan fasilitas kesehatan dan pemantauan yang tersedia.
“Saya bisa bepergian jauh tanpa khawatir karena kondisi hewan bisa dipantau lewat CCTV. Laporan hariannya juga lengkap, jadi benar-benar merasa aman,” ujarnya.
Florentina berencana menitipkan anjingnya selama dua minggu dan menilai tarif yang ditawarkan sebanding dengan kualitas perawatan dan fasilitas kesehatan yang diberikan.
“Harganya terjangkau dan pelayanannya sangat baik,” pungkasnya.***
