7 spesies ular buta, makhluk misterius di bawah tanah

Ular buta adalah kelompok hewan reptil yang menarik, sebagian besar tergolong dalam familiTyphlopidae. Seperti namanya, ular ini memang hampir tidak mampu melihat. Matanya mengalami penyusutan yang sangat parah hingga terlihat seperti titik hitam kecil yang terselip di balik sisik yang transparan. Dalam kenyataannya, penglihatan mereka hampir sama sekali tidak berfungsi.

Namun, batasan tersebut bukan berarti kelemahan. Sebaliknya, ular buta berevolusi menjadi ahli dalam bertahan hidup di bawah tanah. Tubuhnya kecil, ramping, dan mirip cacing, sangat cocok untuk kehidupan yang tersembunyi atau menggali tanah. Alih-alih mengandalkan penglihatan, ular buta memaksimalkan indra sentuhan, sensitivitas terhadap getaran, serta kemampuan mencium bau kimia untuk menangkap mangsa seperti semut, belalang, dan hewan invertebrata kecil lainnya. Jenis-jenis ular buta dapat ditemukan di daerah tropis dan subtropis di seluruh dunia. Berikut ini beberapa spesies ular buta yang paling menarik, lengkap dengan ciri khas, habitat, dan adaptasi uniknya.

Bacaan Lainnya

1. Ular buta Brahminy (Indotyphlops braminus)

Brahminy blind snake dikenal sebagai ular buta dengan sebaran paling luas di dunia. Salah satu alasan: ular ini sering menempel pada tanah pot tanaman hias, lalu secara tidak sengaja dibawa oleh manusia ke daerah baru.

Panjangnya sekitar 10–18 cm dengan tubuh yang mengkilap berwarna abu-abu gelap hingga keunguan. Jenis ini ditemukan di Asia Tenggara, Afrika bagian timur tropis, hingga Florida akibat dibawa oleh manusia.

Hal yang paling mengejutkan tentang ular ini adalah metode reproduksinya. Semua individuBrahminy blind snake betina dan berkembang biak melalui partenogenesis, yakni menghasilkan telur tanpa memerlukan pembuahan dari jantan. Sisik pada bagian mukanya berbentuk seperti cangkul kecil, sangat berguna saat menggali tanah. Ular ini sama sekali tidak membahayakan manusia.

2. Ular buta Texas (Rena dulcis)

Texas blind snakemerupakan spesies asli wilayah barat daya Amerika Serikat dan Meksiko. Panjang tubuhnya dapat mencapai 25 cm dengan warna kulit yang berupa merah muda terang atau cokelat muda yang seragam.

Ular ini lebih aktif pada malam hari, khususnya setelah hujan. Pada saat itulah ia keluar dari tempat persembunyiannya untuk menangkap serangga. Moncongnya yang tumpul dan kuat sangat cocok untuk menggali tanah yang kering. Menariknya, berbeda dengan banyak saudara-saudaranya,Texas blind snake sering kali muncul di permukaan saat musim hujan deras, menunjukkan kemampuannya bertahan dalam kondisi yang relatif kering.

3. Ramphotyphlops

Genus Ramphotyphlopsmengandung lebih dari 20 spesies yang menyebar di Asia Selatan, Kepulauan Pasifik, dan Australia. Salah satu ciri khas dari kelompok ini adalah ekornya yang panjang dan berujung sisik tajam, yang berfungsi sebagai alat bantu navigasi di dalam tanah.

Panjang tubuhnya dapat mencapai 30 sentimeter. Mereka tinggal di lapisan daun yang sudah membusuk dan tanah yang lembut, dengan makanan utama berupa ulat semut.

4. Afrotyphlops anomalus

Jenis ini berasal dari Afrika bagian selatan dan termasuk dalam genusAfrotyphlopsyang memiliki hampir 30 anggota.Afrotyphlops anomalusmemiliki tubuh yang lebih kuat dibandingkan ular buta lainnya, dengan panjang sekitar 20 cm. Ia menggali tanah savana yang padat dan mampu mendeteksi mangsa melalui getaran tanah.

Gigi kecil pada rahang atasnya berfungsi untuk menggigit hewan tak bertulang belakang. Paru-paru mereka memiliki struktur khusus, memungkinkan ular ini bertahan lebih lama di lingkungan bawah tanah yang kadar oksigennya rendah. Keberadaannya mendukung teori bahwaTyphlopidaeberasal dari Afrika sejak akhir masa Kapur.

5. Anilios bicolor

Australia terkenal sebagai surga bagi ular buta, danAnilios bicolormerupakan salah satu contohnya. Jenis ini hanya ditemui di Western Australia dan memiliki ukuran sekitar 15 cm.

Ciri yang paling mudah dikenali adalah tubuhnya yang memiliki dua warna, dengan bagian kepala lebih gelap dan bagian belakang lebih cerah. Hewan ini tinggal di daerah gurun berpasir dan menggunakan ekornya yang keras sebagai alat penahan saat menggali. Karena penglihatannya sangat terbatas, ular ini sepenuhnya bergantung pada indra penciuman dan dikenal sebagai pemburu rayap yang handal.

6. Letheobia grace

Letheobia gracetinggal di savana Afrika dan beberapa daerah Timur Tengah. Tubuhnya ramping dan dapat mencapai tinggi hingga 30 cm. Meskipun disebut buta, matanya yang tersisa masih mampu merasakan perubahan cahaya, membantunya mengetahui waktu siang dan malam.

Ular ini aktif di malam hari dan berburu serangga sosial, seperti semut dan rayap. Terkadang, ia muncul ke permukaan untuk berpindah tempat. Sebarannya menunjukkan bagaimana keluargaTyphlopidaemenyebar secara luas setelah Madagaskar terpisah dari benua Afrika.

7. Ular buta Kuba (Cubatyphlops)

Di kawasan Karibia, khususnya Kuba, tinggal kelompok ular buta yang endemik dari genusCubatyphlopsAda sekitar 12 spesies yang hanya terdapat di pulau-pulau tersebut.

Ukuran tubuhnya kecil, sekitar 12–18 cm, memiliki kulit bersih dan ekor yang pendek. Para ilmuwan menganggap bahwa ular ini sampai ke Karibia melalui “raftingalam dari Amerika Selatan jutaan tahun yang lalu. Adaptasi khusus seperti struktur paru-paru tertentu membantu mereka bertahan di dalam tanah dengan kadar oksigen rendah, terutama di hutan yang kaya akan rayap.

Ular buta menunjukkan bahwa evolusi tidak selalu bergerak menuju penglihatan yang tajam atau ukuran tubuh yang besar. Dengan mengorbankan kemampuan melihat, mereka justru menjadi dominan di lingkungan bawah tanah. Peran mereka dalam mengatur jumlah populasi serangga menjadikan ular buta sebagai bagian penting dari ekosistem. Di balik bentuknya yang kecil dan penampilannya yang sederhana, tersembunyi kisah adaptasi luar biasa yang berlangsung lintas benua dan jutaan tahun evolusi.

Referensi

Museum Australia. Diakses pada Januari 2026.Blind Snake

Britannica Anak-Anak. Diakses pada Januari 2026.Brahminy Blind Snake

ANU (Universitas Nasional Australia). Diakses pada Januari 2026.Spags, Snags dan Rahasia Evolusi Ular Buta

Wikipedia. Diakses pada Januari 2026.Typhlopidae

Bukan termasuk hewan menyusui atau burung, 7 jenis ular ini lebih suka mengonsumsi telur 5 Ular Beracun di Wilayah Arab, Tinggal di Gurun dan Savana yang Kering 6 Fakta Tentang Ular Emas Golden Lancehead yang Mematikan dari Pulau Terlarang

Pos terkait