Eks Anak Emas Benjamin Mora Kembali? Persebaya Surabaya Siap Rekrut di Bursa Transfer Paruh Musim!

Kode Keras Eks Anak Emas Benjamin Mora Menghebohkan Bonek Mania

Pada akhir tahun 2025, Persebaya Surabaya kembali menjadi pusat perhatian setelah sebuah kode keras dari eks anak emas pelatih Benjamin Mora muncul di media sosial. Kode tersebut membuat komunitas Bonek Mania bereaksi cepat dan memicu berbagai spekulasi mengenai masa depan klub.

Persebaya Surabaya saat ini sedang dalam proses pencarian pelatih baru setelah Edu Perez mundur dari jabatannya. Tanpa adanya pelatih definitif, setiap gerak-gerik yang berkaitan dengan klub langsung disorot oleh publik. Salah satu hal yang menarik perhatian adalah komentar dari Levy Madinda, gelandang asal Gabon yang pernah menjadi bagian dari tim Johor Darul Takzim bersama Benjamin Mora.

Bacaan Lainnya

Komentar singkat namun sarat makna dari Levy Madinda muncul di kolom komentar unggahan Instagram resmi Persebaya Surabaya. Ia menulis “Brate Moi” yang segera mendapat tanggapan dari para penggemar. Banyak dari mereka mencurigai bahwa komentar tersebut bisa jadi kode tersembunyi yang menghubungkan Levy Madinda dengan Benjamin Mora.

Beberapa komentar dari Bonek Mania antara lain:
* “Wow Madinda, mantan pemain JDT dan calon pelatih pernah melatih JDT.”
* “Lolo,” yang bernuansa antusias.
* “Gass Psby,” ekspresi harapan dari penggemar.

Kemungkinan besar, komentar tersebut tidak sepenuhnya bersifat formal. Levy Madinda dikenal sebagai rekan setim Risto Mitrevski di Sabah FA, sehingga dukungan tulusnya bisa saja berasal dari hubungan persahabatan.

Levy Madinda dan Benjamin Mora memiliki sejarah kuat bersama di Johor Darul Takzim. Keduanya sukses mempersembahkan trofi Piala Super Malaysia musim 2021/2022. Prestasi itu membuat Madinda dijuluki sebagai anak emas Mora. Oleh karena itu, setiap gerak-geriknya kini dikaitkan dengan sang pelatih.

Meski begitu, Bonek Mania diingatkan untuk tetap menahan euforia. Ada kemungkinan bahwa komentar tersebut hanya sekadar sapaan pribadi dan bukan indikasi keberadaan Mora di Persebaya Surabaya.

Di sisi lain, Persebaya Surabaya memang sedang mencari pelatih anyar. Sebelumnya, klub sempat dikaitkan dengan Bernardo Tavares, namun kesepakatan gagal tercapai. Hal ini membuka ruang bagi kandidat lain, termasuk Benjamin Mora.

Benjamin Mora, pelatih asal Meksiko, tergolong jarang berkiprah di Liga Indonesia. Namun, rekam jejaknya cukup menarik. Ia pernah santer dikaitkan dengan Persib Bandung saat mencari pengganti Robert Alberts. Meski isu tersebut sempat memanaskan bursa rumor, akhirnya Persib memilih Luis Milla sebagai pelatih baru.

Selain Persib, Mora juga pernah masuk radar Persis Solo pada tahun 2023. Sayangnya, ia memilih melanjutkan karier di klub Kanada, Atlas.

Kini, nama Mora kembali muncul di bursa transfer paruh musim. Akun Instagram @gossindo_ mengunggah rumor bahwa Mora akan bergabung dengan Persebaya Surabaya. Sehari sebelumnya, akun @transfernews_ft juga menyebarkan petunjuk serupa bahwa Mora akan melatih salah satu klub BRI Super League Indonesia.

Isu tersebut semakin diperkuat dengan langkah Mora yang resmi berpamitan dari klub Liga Meksiko, Queretaro FC. Ia mengunggah perpisahan di Instagram pribadinya dengan tulisan singkat, “Gracias Queretaro.” Pernyataan tersebut menandai status Mora tanpa klub, yang memperbesar peluangnya untuk bergabung dengan Persebaya Surabaya.

Bursa transfer paruh musim menjadi momentum penting bagi Persebaya Surabaya. Publik menantikan kelanjutan kisah ini. Apakah kode keras eks anak emas Benjamin Mora benar-benar berujung di Surabaya? Semua tergantung pada keputusan manajemen Green Force.

Pos terkait