Isi Artikel
POTENSI BISNIS – Dilema memilih smartphone di rentang harga 5 jutaan memang sering bikin pusing, apalagi jika opsinya adalah mantan raja kelas menengah tahun lalu melawan jagoan baru tahun ini.
Kamu mungkin sedang menimbang, apakah lebih baik mengambil Samsung Galaxy A55 5G yang sudah terbukti performanya dan punya rasa flagship, atau justru melirik Galaxy A36 5G yang membawa desain lebih segar dan dukungan software lebih panjang?
Keduanya punya kelebihan masing-masing yang sangat spesifik, jadi mari kita bedah satu per satu agar uang yang kamu keluarkan benar-benar sepadan dengan apa yang kamu dapatkan.
Waktu Rilis
Jika kamu tipe orang yang mementingkan masa pakai jangka panjang terkait pembaruan perangkat lunak, faktor tahun rilis menjadi sangat krusial.
Samsung Galaxy A55 5G pertama kali diperkenalkan ke publik pada Maret 2024, sedangkan Galaxy A36 5G hadir setahun kemudian, yakni di tahun 2025.
Perbedaan satu tahun ini tentu berpengaruh pada siklus dukungan Android, di mana Galaxy A36 5G yang lahir lebih belakangan otomatis akan mendapatkan dukungan update OS yang berakhir lebih lama dibandingkan kakaknya.
Kapasitas RAM
Berbicara soal kemampuan multitasking untuk menunjang produktivitas harianmu, kedua ponsel ini menawarkan opsi yang cukup lega namun dengan pendekatan berbeda.
Galaxy A55 5G menyediakan variasi yang lebih luas mulai dari 6GB, 8GB, hingga 12GB, memberikan opsi lebih murah bagi yang dananya terbatas.
Di sisi lain, Galaxy A36 5G langsung menetapkan standar baru dengan menghapus varian 6GB dan hanya menyediakan opsi 8GB serta 12GB dengan jenis RAM LPDDR4X.
Chipset dan Performa
Bagian ini adalah penentu utama bagi kamu yang gemar bermain game berat atau melakukan editing video ringan di HP.
Galaxy A55 5G ditenagai oleh Exynos 1480 (4 nm) yang memiliki konfigurasi core performa tinggi Cortex-A78 dengan kecepatan 2.75 GHz dan GPU Xclipse 530 berbasis AMD RDNA.
Sebaliknya, Galaxy A36 5G menggunakan Qualcomm Snapdragon 6 Gen 3, yang meskipun efisien, secara kasta performa masih berada di bawah Exynos 1480 karena clock speed core performanya hanya mentok di 2.4 GHz.
Kapasitas Penyimpanan
Fleksibilitas penyimpanan data menjadi isu penting jika kamu hobi mengoleksi foto, video, atau mengunduh banyak aplikasi.
Kedua smartphone ini sama-sama menawarkan memori internal 128GB dan 256GB, namun ada satu perbedaan fatal dalam hal ekspansi.
Galaxy A55 5G masih berbaik hati menyertakan slot microSD (tipe hybrid) yang memungkinkan kamu menambah kapasitas penyimpanan secara murah meriah, sedangkan Galaxy A36 5G sudah menghilangkan slot memori eksternal tersebut sepenuhnya.
Resolusi dan Jenis Layar
Kualitas visual tentu menjadi prioritas bagi kamu yang hobi streaming Netflix atau scrolling media sosial berjam-jam.
Kedua HP ini kompak menggunakan panel Super AMOLED dengan resolusi Full HD+ (1080 x 2340 piksel) yang menjamin warna hitam pekat dan kontras warna yang hidup.
Namun, Galaxy A36 5G membawa peningkatan pada tingkat kecerahan layar yang mencapai 1200 nits (HBM), sedikit lebih terang dibandingkan Galaxy A55 5G yang berada di angka 1000 nits, serta ukuran layar A36 yang sedikit lebih luas di 6.7 inci berbanding 6.6 inci milik A55.
Refresh Rate Layar
Kenyamanan mata saat melakukan scrolling antarmuka atau bermain game sangat bergantung pada seberapa mulus gerakan di layar.
Baik Galaxy A55 5G maupun Galaxy A36 5G sudah sama-sama dibekali kemampuan refresh rate 120Hz yang membuat animasi terlihat sangat halus dan responsif.
Tidak ada perbedaan teknologi yang signifikan di antara keduanya dalam aspek ini, karena keduanya sudah menggunakan standar terbaik di kelas menengah Samsung.
Resolusi Kamera
Bagi kamu yang aktif membuat konten (ngonten), spesifikasi kamera seringkali menjadi deal breaker.
Galaxy A55 5G tampil superior dengan konfigurasi kamera belakang 50 MP (OIS) + 12 MP (Ultrawide) + 5 MP (Macro) serta kamera selfie beresolusi tinggi 32 MP.
Sementara itu, Galaxy A36 5G mengalami pemangkasan spesifikasi dengan kamera belakang 50 MP (OIS) + 8 MP (Ultrawide) + 5 MP (Macro) dan kamera depan yang turun menjadi 12 MP saja.
Kapasitas Baterai dan Pengisian Daya
Mobilitas tinggi menuntut daya tahan baterai yang awet dan kemampuan isi ulang yang tidak membuang waktu.
Keduanya sama-sama membawa baterai berkapasitas 5000 mAh yang cukup untuk menemani aktivitasmu seharian penuh.
Namun, Galaxy A36 5G membawa peningkatan signifikan pada kecepatan pengisian daya yang kini mendukung Fast Charging 45W, jauh lebih ngebut dibandingkan Galaxy A55 5G yang masih tertahan di 25W.
Perbandingan Skor AnTuTu
Untuk membuktikan performa di atas kertas secara angka, kita perlu melihat skor benchmark sintetiknya.
Galaxy A55 5G dengan Exynos 1480-nya mampu mencetak skor AnTuTu v10 yang sangat impresif di angka 726.158, menunjukkan kemampuannya melibas aplikasi berat.
Sementara itu, Snapdragon 6 Gen 3 pada Galaxy A36 5G secara teknis berada di kelas menengah efisiensi, dengan estimasi skor yang biasanya berkisar di angka 550.000 hingga 600.000 poin saja.
Harga Terbaru
Faktor terakhir dan seringkali paling menentukan adalah isi dompet. Saat ini, Samsung Galaxy A55 5G dibanderol dengan harga Rp5.524.000, sedangkan Galaxy A36 5G dijual sedikit lebih murah di angka Rp5.199.000.
Jika kita hitung selisihnya, kamu bisa menghemat sekitar Rp325.000 jika memilih Galaxy A36 5G dibandingkan A55 5G.
Saran Terbaik
Jika kamu mencari performa maksimal, kualitas kamera terbaik untuk bikin konten, dan membutuhkan slot microSD untuk menyimpan ribuan file, pilihlah Samsung Galaxy A55 5G.
Meskipun model tahun lalu, build quality (frame aluminium) dan performa chipset-nya masih jauh lebih premium dibanding adiknya.
Namun, jika kamu lebih mementingkan layar yang lebih terang, pengisian daya yang jauh lebih cepat (45W), serta jaminan update OS yang lebih panjang karena merupakan model terbaru, maka Samsung Galaxy A36 5G adalah pilihan yang lebih cerdas dan hemat.***
