Drama Penalti di Emirates! Arsenal Tumbangkan Palace, Hadapi Chelsea di Semifinal

Media Purwodadi –Arsenal berhasil melangkah ke babak semifinal Carabao Cup setelah mengalahkan Palace melalui adu penalti dengan skor 8-7 dalam pertandingan yang penuh drama dan mendapat perhatian besar dari publik.

Laga perempat final Carabao Cup antara Arsenal dan Palace dihelat di Emirates Stadium, Rabu, 24 Desember 2025 dini hari WIB, dengan suasana tegang sejak menit awal pertandingan.

Bacaan Lainnya

Arsenal, Palace, dan Piala Carabao menjadi perhatian utama sejak dimulainya pertandingan, ketika kedua tim tampil agresif dan saling mengancam untuk meraih satu tempat di babak semifinal yang prestisius.

Tim tuan rumah Arsenal tampil menguasai permainan sejak menit pertama dan langsung memberikan tekanan pada lini pertahanan Palace dengan ritme cepat serta gerakan agresif dari sisi sayap.

Peluang pertama yang didapat oleh Arsenal muncul pada menit ketiga melalui Noni Madueke, tetapi kiper Palace, Walter Benitez, tampil tangguh dalam menghalau bola dan mempertahankan skor imbang.

Tekanan yang diberikan oleh Arsenal terus berlangsung sepanjang babak pertama, tetapi beberapa kesempatan yang didapat oleh Madueke dan Riccardo Calafiori belum mampu melewati pertahanan yang kuat dari Palace.

Palace tidak hanya bertahan, tetapi juga sesekali berusaha menyerang dengan memanfaatkan pergerakan cepat yang diarahkan oleh Jefferson Lerma dan Adam Wharton di lini tengah.

Pada babak kedua, Palace sempat mengancam dengan tendangan Lerma pada menit ke-49, tetapi bola masih meleset dari gawang Arsenal yang dijaga oleh Kepa Arrizabalaga.

Arsenal kembali mendominasi pertandingan dengan tingkat penguasaan bola yang tinggi, mendorong Palace untuk bertahan lebih dalam dan mengandalkan ketatnya lini pertahanan.

Peluang emas muncul bagi Arsenal pada menit ke-58 melalui Eberichi Eze, namun tekel penting dari bek Palace menghentikan kemungkinan gol pembuka.

Kemacetan akhirnya terpecah pada menit ke-80 ketika situasi tendangan sudut Arsenal memicu kekacauan dan berakhir dengan gol bunuh diri Maxence Lacroix.

Gol itu membuat Arsenal unggul 1-0 dan berusaha menguasai alur pertandingan dengan memperlambat ritme serangan untuk menjaga kemenangan.

Namun, Palace menunjukkan ketangguhan mental dengan terus melakukan serangan di menit akhir, memanfaatkan tendangan bebas sebagai senjata utama untuk menyamakan skor.

Pada menit kelima tambahan waktu, tendangan bebas Wharton diarahkan oleh Lerma yang kemudian disambut oleh Marc Guehi dengan sundulan yang mengarah ke gawang Arsenal.

Gol dramatis itu membuat pertandingan Arsenal melawan Palace berlanjut ke babak tambahan dengan skor imbang 1-1 dan suasana semakin memanas.

Pada babak tambahan, Arsenal hampir memperoleh kemenangan melalui kesempatan Declan Rice dari jarak dekat, tetapi Benitez kembali menjadi pahlawan bagi Palace.

Kedua tim tampak mulai lelah, namun tetap bermain dengan disiplin hingga peluit tanda akhir masa perpanjangan waktu berbunyi tanpa ada gol tambahan yang tercipta.

Pertandingan harus diselesaikan melalui adu tendangan penalti, momen paling menegangkan dalam Carabao Cup yang membuat ribuan pendukung menahan napas.

Lima pemain penendang pertama dari Arsenal dan Palace berhasil menjalankan tugasnya, sehingga pertandingan adu penalti terus berlanjut hingga eksekutor yang ke delapan.

Situasi kritis terjadi ketika Lacroix tidak mampu mengalahkan Kepa Arrizabalaga, memberikan keunggulan penting bagi Arsenal dalam pertandingan adu penalti.

Kiper Arsenal menjadi pahlawan setelah melakukan satu penyelamatan krusial yang memastikan kemenangan 8-7 atas Palace dalam pertandingan Carabao Cup.

Hasil ini memungkinkan Arsenal melaju ke babak semifinal dan akan menghadapi Chelsea dalam pertandingan dua leg pada bulan Januari dan Februari 2026.

Laga antara Arsenal melawan Chelsea di babak semifinal Carabao Cup diperkirakan berjalan sengit dan menarik perhatian masyarakat Inggris.

Kemenangan melalui tendangan penalti ini menunjukkan ketangguhan mental tim Arsenal sebagai juara, sementara Palace harus berhenti dengan penuh rasa percaya diri.

Susunan Pemain Arsenal melawan Crystal Palace:

Arsenal (4-3-3):

Kepa Arrizabalaga; Jurrien Timber, William Saliba, Riccardo Calafiori, Myles Lewis-Skelly; Mikel Merino, Christian Norgaard, Eberichi Eze; Noni Madueke, Gabriel Jesus, Gabriel Martinelli.

Pelatih: Mikel Arteta.

Crystal Palace (3-4-2-1):

Walter Benitez; Marc Guehi, Maxence Lacroix, Chris Richards; Jaydes Canvot, Adam Wharton, Jefferson Lerma, Tyrick Mitchell; Eddie Nketiah, Yeremy Pino; Jean-Philippe Mateta.

Pelatih: Oliver Glasner.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *