Ringkasan Berita:
- Atlet lari dari Kalimantan Selatan, Dina Aulia meraih medali emas dalam nomor 100 meter putri pada SEA Games 2025 di Thailand.
- Dina memperbaiki prestasi berupa medali perunggu dalam SEA 2023 Kamboja
- Selanjutnya, Dina memiliki ambisi untuk tampil di Olimpiade 2028 yang akan diselenggarakan di Los Angeles, Amerika Serikat.
https://mediahariini.com– Nama atlet muda Dina Aulia (22) kembali naik daun. – Kembali terdengar, nama atlet muda Dina Aulia (22) meraih perhatian. – Nama Dina Aulia (22), atlet muda yang kembali bersinar. – Kehadiran Dina Aulia (22) sebagai atlet muda kembali mencuri perhatian.
Kali ini berkat prestasinya memperoleh medali emas dalam nomor lari gawang 100 meter putri pada SEA Games 2025 Thailand.
Dina mencatatkan waktu tercepat yaitu 13,21 detik dalam lari di Stadion Nasional Suphachalasai, Bangkok, Jumat (12/12/2025) malam.
“Dina Aulia berhasil meraih medali emas dalam cabang atletik. Dina menjadi atlet tercepat di nomor Women’s 100m hurdles. Selamat untuk Dina atas prestasinya,” tulis akun Instagram @erickthohir.
Di dalam unggahan tersebut, Erick Thohir secara langsung memberikan medali emas kepada Dina Aulia.
Atlet lari dari Kota Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HS), Kalimantan Selatan berhasil mengalahkan rekan sebangsanya Emilia Nova (13,21 detik) yang meraih medali perak.
Dan menggulingkan andalan Vietnam, Thi My Tien Huynh.
Yang menarik, pada ajang SEA Games 2023 di Kamboja, Thi My Tien Huynh meraih medali emas dalam nomor tersebut dengan catatan waktu 13,50 detik.
Sementara Dina hanya berhasil meraih medali perunggu dengan catatan waktu 13,59 detik.
Impikan Olimpiade 2028
Setelah pemberian medali, Dina menyatakan tekadnya untuk tampil di Olimpiade 2028 di Los Angeles, Amerika Serikat.
Agar mampu bersaing dalam ajang internasional, Dina perlu mencapai waktu 12,70 hingga 12,77 detik.
Masih tersisa sekitar delapan bulan bagi Dina untuk meningkatkan catatan waktunya menjelang Olimpiade yang akan berlangsung pada 21 Juli hingga 6 Agustus 2028.
Selain itu, Dina telah memiliki pengalaman berkompetisi pada tingkat internasional.
Ia pernah mewakili Indonesia dalam kompetisi Kejuaraan Dunia Atletik U20 di Kolombia pada tahun 2022.
Dina bahkan menjadi juara dan mencatatkan waktu 13,44 detik saat lomba di Estadio Olimpico Pascual Guerrero.
Ia mengungguli atlet lari gawang Amerika Serikat serta perwakilan dari lima negara lainnya.
Debut di Porprov Kalsel
Dalam dunia olahraga terdapat istilah, 10 Tahun untuk Podium. Maksudnya, diperlukan waktu bagi seorang atlet agar bisa menjadi pemenang.
Namun, khusus untuk Dina, hingga saat ini dia telah mencapai prestasi dalam jangka waktu delapan tahun.
Hanya sekadar mengingatkan, Dina yang tinggal di Desa Banua Hanyar Kecamatan Pandawan
mulai meraih prestasi sejak tahun 2017.
Pertandingan pertama Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalsel X berlangsung di Kabupaten Tabalong.
Dina memperoleh tiga medali emas dalam lari 200 meter putri, estafet 4×100 meter, dan estafet 4×400 meter.
Awalnya, Dina yang senang berlari di sawah, mengikuti lomba lari jarak pendek, bukan lari halang rintang.
Setahun kemudian, Dina mulai meraih prestasi di tingkat nasional.
Ia meraih peringkat ketiga Piala Panglima TNI di Surabaya, peringkat kedua Jakarta Open, dan peringkat ketiga Kejurnas antar PPLP di Gorontalo.
Hasil yang dicapai membawa Dina ke Sekolah Khusus Olahragawan (SKO) Ragunan, Jakarta.
Sejak tahun 2019, ia menerima beasiswa serta bimbingan.
Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten HST juga memberikan insentif berupa uang saku.
Sejak saat itu kinerja Dina meningkat pesat. Ia meraih medali emas Kejurnas Antar PPLP di Bangka Belitung.
Juga meraih medali emas Popnas di Jakarta serta kejuaraan Olahraga Sekolah Thailand ke-22 (TSSG) 2019 di Khon Kaen, Bangkok.
Berbagai prestasi yang diraih Dina akhirnya memantapkan dirinya sebagai atlet lari gawang.
Di PON 2024, Dina memperoleh dua medali emas. Kedua nomor tersebut adalah 200 meter dan 100 meter.
Bertanding dalam final lari 100 meter putri di Stadion Madya Atletik Sumut Sport Center yang berada di Desa Sena, Kecamatan Batang Kuis, Deli Serdang, Sumatera Utara, pada hari Minggu, Dina Aulia mencatatkan waktu sebesar 11,62 detik.
Medali perak diperoleh Tyas Murtiningsih (Jabar) dengan catatan waktu 11,72 dan medali perunggu diraih Erna Nuryanti (Jabar) dengan waktu 11,86.
Rekor waktu 11,62 detik yang dicatatkan Dina Aulia juga berhasil mengalahkan rekor PON sebelumnya yang dipegang oleh Tyas Murtiningsih (Jabar) dengan catatan waktu 11,67 pada PON 2021 Papua.
(Banjarmasinpost)
