Pemain beralias titisan Lionel Messi, Nico Paz, kembali menggila dalam lakon derbi klub milik orang Indonesia antara Lecce vs Como melalui kontribusi gol dan asis.
Disebut ‘derbi’ karena kedua tim tersebut sama-sama dipunyai konglomerat Indonesia.
Warna Merah-Putih di Como sangat kental karena dikuasai oleh Keluarga Hartono melalui akuisisi Grup Djarum.
Adapun 10 persen saham Lecce dimiliki Alvin Sariaatmadja, bos Grup Emtek.
Kali ini derbi klub berbendera Indonesia pada pekan ke-17 Liga Italia digelar di markas Lecce, Stadion Via del Mare, Sabtu (27/12/2025).
Selaku tamu, I Lariani bertekad keluar dari situasi buruk.
Sempat melesat dengan rekor 12 partai tanpa kalah di berbagai ajang, tim asuhan Cesc Fabregas tercoreng dua hasil minor belakangan ini.
Secara beruntun mereka dibungkam tim kuat, Inter Milan (0-4) dan AS Roma (0-1).
Lawatan ke markas Lecce seharusnya menyediakan peluang bagi mereka untuk kembali ke jalur kemenanangan.
Kualitas tim tuan rumah ada di bawah Como.
Sementara Nico Paz dkk memburu Zona Eropa, I Salentini berusaha keras naik dari papan bawah.
Perbedaan kualitas pun terasa dalam permainan kedua tim.
Como yang mengambil peran agresif mendapatkan gol pertama pada menit ke-20.
Pemuda ajaib mereka, Nico Paz, kembali menjadi tumpuan hasil.
Playmaker Argentina beralias titisan Lionel Messi membuka skor melalui percobaan jarak jauh dari luar kotak penalti.
Setelah melewati gangguan Ylber Ramadani, dia membidik ruang dan melepaskan tembakan keras ke gawang.
Laju tendangannya terbantu oleh pantulan punggung bek musuh, Tiago Gabriel, sehingga bola bergerak ke atas lalu menukik ke gawang Wladimiro Falcone.
Sang kiper yang sudah telanjur terkecoh pantulan itu tak kuasa mencegah bola masuk.
Sempat muncul kontroversi karena Paz diduga melakukan pelanggaran terhadap Ramadani saat berusaha melepaskan diri.
Namun, wasit tidak menggubris protes pihak Lecce dan tetap mengesahkan gol.
Gol ini merupakan lesakan nomor 6 dari 16 penampilan Nico Paz di Serie A 2025-2026.
Tanpa gol maupun asis dari jebolan Real Madrid tersebut, Como terbukti hanya bisa sekali menang dan tiga kali kalah.
Memang sumbangsih pemuda 21 tahun itu kembali mendatangkan nasib baik untuk klubnya.
Como sempat mendapatkan peluang emas dari tendangan akrobatik Anastasios Douvikas yang diblok Falcone.
Sementara Lecce membalas dengan temabakan Mohamed Kaba yang diamankan kiper Jean Butez.
Memasuki babak kedua, tim tamu menambah gol melalui aksi alumnus lain Real Madrid, Jacobo Ramon.
Bek muda Spanyol itu menerjang masuk bola hasil umpan sundulan Mergim Vojvoda yang diawali kemelut di kotak penalti.
Como unggul 2-0 di menit ke-66 dan ditutup pula dengan persembahan akhir Nico Paz lewat asisnya.
Kali ini dia melepaskan umpan terobosan presisi yang disambut tembakan langsung Douvikas.
Arah bola tendangan striker Yunani itu melaju mulus ke bawah badan Falcone.
Como menyudahi derbi klub milik konglomerat Indonesia ini dengan kemenangan telak 3-0.
Modal sempurna bagi mereka untuk sementara mengatrol diri ke Zona Eropa di peringkat enam klasemen Liga Italia.
I Lariani meraup 27 poin dari 16 pertandingan, unggul dua angka di atas Bologna, yang belum memainkan laga pekan ini.
Hasil pertandingan
Lecce 0-3 Como (Nico Paz 20′, Jacobo Ramon 66′, Anastasios Douvikas 75′)







