Dee Lestari Siap Rilis Album Solo Ketiga

PENYANYI dan pencipta lagu Dee Lestari merilis single“(Jangan) Jatuh Cinta” yang sekaligus menjadi pembukaanalbum ketiganya yang akan datang. Dee Lestari mengangkat topik mengenai konflik antara akal dan perasaan.

Ia berusaha menggambarkan bagaimana logika berupaya mengatasi perasaan demi melindungi hati dari luka. Di sisi lain, hati selalu berbicara dengan kejujuran. Perasaan tidak dapat dikendalikan. Pada akhirnya, jatuh cinta bisa terjadi meskipun tidak selalu diinginkan dan tidak selalu terjadi dalam situasi yang sempurna.

Bacaan Lainnya

Janganlah jatuh cinta. Belum waktunya. Kau akan menderita. Aku akan memberimu seribu alasan yang logis agar kau menerima. Namun, jatuh cinta tidak memerlukan alasan. Terjadi secara tiba-tiba. Tidak pernah ada waktu yang sempurna. Tidak ada tempat bagiku untuk menghindar darinya.demikian potongan lirik ‘(Jangan) Jatuh Cinta’ yang menggambarkan perasaan tersebut.

Undang Rendy Pandugo dan Teddy Adhitya

Untuk lagu “(Jangan) Jatuh Cinta”, Dee Lestari bekerja sama denganarranger Rendy Pandugo, dengan vocal director Teddy AdhityaMereka memilih susunan musik dan pemilihan alat musik yang selalu hangat, kaya akan lapisan gitar, serta harmoni vokal.

Beberapa waktu yang lalu, Dee Lestari memperlihatkan beberapa cuplikan lagu terbarunya dalamshowcase bertajuk Bocor Tipis, yang diadakan di Jakarta dan Yogyakarta. “Jangan Jatuh Cinta” juga disajikan dan mendapatkan respon yang baik. Dee Lestari berharapsingle yang terbaru akan menjadi pembuka yang segar bagi kembalinya ke dunia musik sebagaisinger-songwriter memiliki pengalaman yang karya terbarunya dinantikan oleh banyak pendengar.

Lagu “((Jangan) Jatuh Cinta)” diluncurkan di berbagaiplatform streamingpada hari Selasa, 16 Desember 2025.

Comeback ke Dunia Musik

Dee Lestari sudah lama dikenal sebagai seorang penyanyi dan penulis lagu. Lagu-lagunya telah mendapatkan perhatian sejak ia masih menjadi bagian dari Rida Sita Dewi (1995-2003), dan terus berlanjut saat ia memulai kariernya sebagai solo, melalui albumnya.Out of Shell (2006). Album Rectoverso(2007) masih terdengar hingga saat ini. “Malaikat Juga Tahu” telah menjadi lagu ikonik yang dilantunkan oleh berbagai musisi.

Setelah itu, Dee Lestari terus mengarang lagu untuk sejumlah penyanyi ternama Indonesia, seperti: Marcell, Raisa, Ariel Noah, Andien, Titi DJ. Melalui Rapijali Book Soundtrack (2021), Dee Lestari bekerja sama dengan tokoh-tokoh ternama seperti Iwan Fals, Bunga Citra Lestari, Mawar Eva, Adikara, Mikha Angelo, dan Barsena Bestandhi.

Namun, citra Dee Lestari sebagai seorang penulis buku sangat kuat hingga terasa menghilangkan peran sebagai penyanyi. Sebagai penyanyi solo, selama 17 tahun Dee Lestari belum pernah merilis album penuh lagi. Selama ini, Dee Lestari lebih memfokuskan diri pada karier sebagai penulis.

Hingga tahun 2024, ayah Dee Lestari meninggal dunia, meninggalkan rasa kehilangan yang mendalam. Pada suatu saat ketika ia sendirian di rumahnya, Dee Lestari memutuskan untuk menghibur diri dengan menyanyi. Ia menyalakan karaoke menggunakan laptop dan speaker yang ada di rumahnya. Mulailah ia bernyanyi. Tiba-tiba Dee Lestari merasakan perbedaan. Hatinya terasa kembali hidup.

Ia mulai menyanyi, hampir setiap malam selama beberapa minggu. Selain membantunya pulih dari rasa sedih, Dee Lestari akhirnya kembali mencintai seni bernyanyi. Ia berkeinginan untuk kembali memasuki dunia musik dan berkarya melalui sebuah album. Niat tersebut terwujud pada tahun 2025. Dee Lestari didampingi oleh tim manajemennya yaitu Arie Dagienkz, Riko Prayitno (Mocca), Bayu Fajri, dan Anthono.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *