Setelah menang atas Brighton & Hove Albion, pelatih Arsenal, Mikel Arteta, mengakui bahwa tim asuhannya sedang menjalani mode sintas karena kesulitan yang dialami.
Ditekan habis-habisan oleh Man City dan Aston Villa, Arsenal berhasil menjaga posisi mereka di puncak klasemen Liga Inggris pada Sabtu (27/12/2025).
The Gunners merespons kemenangan City atas Nottingham Forest dengan mengalahkan Brighton di Emirates Stadium.
Alhasil, Tim Meriam tetap berada di puncak klasemen dengan 42 poin sementara City memiliki 40 angka dari 18 pertandingan.
Arsenal memang berhasil bertahan dari tekanan dari rival-rival di bawahnya tetapi mereka terlihat kepayahan dalam beberapa laga terakhir.
Setelah dikalahkan Aston Villa 1-2 pada 6 Desember lalu, The Gunners berturut-turut hanya bisa menang tipis yaitu atas Wolverhampton Wanderers 2-1, Everton 1-0, dan Brighton 2-1.
Waktu melawan Wolves, 2 gol tercipta karena bunuh diri lawan, salah satunya terjadi pada menit ke-90+4.
Saat menghadapi Brighton, lagi-lagi Arsenal butuh gol bunuh diri lawan untuk unggul 2-0.
Brighton kemudian membuat publik Emirates berdebar-debar saat mampu membuat skor menjadi 2-1 di pertengahan babak kedua.
Arsenal bahkan kemudian membutuhkan penyelamatan spektakuler kiper David Raya untuk mengamankan kemenangan 2-1.
Dalam jumpa pers usai laga, Arteta mengakui kesulitan yang dialami tim besutannya.
Masalah sudah terjadi sebelum pertandingan di mana Riccardo Calafiori mengalami cedera saat melakukan pemanasan.
Sehari sebelumnya, Jurrien Timber juga tumbang karena cedera.
Krisis pemain di lini belakang Arsenal semakin parah setelah sebelumnya Cristhian Mosquera dan Ben White juga menjadi pasien di ruang perawatan.
Dengan situasi darurat itu, Arteta terpaksa memainkan Declan Rice di posisi bek kanan.
Sang juru taktik mengakui bahwa situasi yang ada membuat Arsenal masuk mode megap-megap alias berusaha mati-matian untuk sintas.
“Jurrien mendarat dengan tidak enak dan ada sesuatu yang terjadi pada Richy (Calafiori),” kata Arteta seperti dikutip dari Dailymail.
“Itu sangat aneh tetapi Anda berbicara dengan Declan dan bilang kepadanya bahwa dia perlu bermain sebagai bek kanan.”
“Dia bilang: ‘Baik, saya siap menghadapi tantangan. Saya akan melakukan yang terbaik’.”
“Sangat menyenangkan melihat sikap seperti itu,” lanjut mantan gelandang ini.
“Untuk saat ini kami berhasil sintas selama 6 bulan, jadi mari kita lihat. Masih ada 5,5 bulan lagi. Semoga situasi menjadi lebih baik.”
“Kami tampil sangat mengancam, jadi saya bahagia dengan hasilnya tetapi marginnya seharusnya lebih besar.”
“Maksud saya soal jumlah situasi dan peluang yang kami buat selama pertandingan, seharusnya skornya tidak 2-1 tetapi inilah Premier League.”
“Saya pikir mereka mencetak gol dengan tembakan pertama kemudian David Raya harus membuat penyelamatan untuk mengamankan hasil.”
“Kami punya banyak isu soal cedera dan kami menanganinya dengan cara yang luar biasa.”
“Declan harus bermain sebagai full back dan Anda melihat performa yang dia berikan.”
“Jadi, itulah semangat tim ini dan seberapa besar para pemain menginginkannya.”







