Jakarta, IDN Times – Pemasok magnet rare earth atau logam tanah jarang dari Tiongkok untuk produsen mobil Amerika Serikat (AS), Ford Motor Co mengumumkan telah mendapatkan izin ekspor dalam sistem perizinan baru yang lebih sederhana yang dikeluarkan oleh Beijing pada Rabu (10/12/2025). Kebijakan ini disebut dibuat untuk mempercepat pengiriman dan mengurangi kekurangan komponen penting bagi industri mobil listrik.
Izin ekspor ini merupakan bagian dari paket lisensi yang baru dikeluarkan Tiongkok sejak Desember 2025, setelah beberapa bulan sebelumnya menerapkan pembatasan ketat terhadap mineral strategis tersebut. Ford menjadi salah satu pembeli asing pertama yang secara terbuka mengonfirmasi bahwa pemasoknya telah mendapatkan persetujuan dalam skema ini. streamlined licences ini.
1. Dasar dari kebijakan ekspor bahan langka China yang terbaru
Pemerintah Tiongkok pada April 2025 mengumumkan aturan terbaru mengenai pembatasan ekspor beberapa jenis mineralrare earthdan produk-produk magnet turunan, yang mengharuskan perusahaan mengajukan izin untuk setiap pengiriman. Kebijakan ini menyebabkan kekurangan pasokan dan sempat menghentikan sebagian rantai pasok otomotif, termasuk kendaraan listrik serta komponen motor listrik yang sangat bergantung pada magnet. rare earth.
Tindakan pengendalian tersebut juga memperkuat posisi tawar Beijing dalam perundingan perdagangan dengan Washington karena Amerika Serikat sangat tergantung pada pasokan magnet.rare earthdari Tiongkok untuk sektor otomotif dan energi terbarukan. Para analis perdagangan menganggap pembatasan ekspor tersebut menunjukkan lebih jelas risiko geopolitik di balik dominasi Tiongkok dalam rantai pasok bahan galian kritis.
Sebagai tanggapan terhadap kekhawatiran gangguan pasokan, Tiongkok kemudian menyusun skema lisensi umum (general licences) yang memungkinkan pengiriman dalam volume yang lebih besar dengan hambatan administratif yang lebih sedikit bagi pelanggan tertentu.
2. Rincian izin bagi pemasok Ford dan dampaknya terhadap rantai pasokan
Ford mengonfirmasi pemasok magnet rare earthPemasok komponen dari Tiongkok yang menyuplai ke pabriknya masuk dalam gelombang pertama penerima lisensi ekspor baru. Perusahaan tersebut mengatakan, izin yang lebih sederhana akan mempercepat pengiriman dan mengurangi risiko kekurangan komponen di fasilitas produksi Ford di berbagai negara.
Ford mengatakan, pihaknya menyambut positif tindakan otoritas Tiongkok yang memberikan kejelasan terkait pasokan komponen magnet.rare earth bagi rantai pasoknya.
“Kami senang beberapa pemasok kami telah memperoleh persetujuan, dan kami mendorong pemerintah Amerika Serikat dan Tiongkok untuk terus bekerja sama mengatasi tantangan rantai pasok ini secara menyeluruh,” kata Ford dalam pernyataan tertulis, dilansirCTV News.
Laporan tersebut juga menyebutkan bahwa lisensi baru berupa izin tahunan umum untuk pelanggan khusus, sehingga perusahaan tidak perlu lagi meminta persetujuan untuk setiap pengiriman. Bagi Ford, mekanisme ini diharapkan dapat mengurangi penundaan produksi yang sebelumnya disebabkan oleh prosedur izin setiap pengiriman, sekaligus memberikan pengawasan yang lebih baik dalam perencanaan kebutuhan bahan baku.
3. Tugas perjanjian Xi-Trump dan dampaknya terhadap sektor industri global
Skema lisensi yang umum diterima oleh pemasok Ford muncul setelah pertemuan antara Presiden Tiongkok, Xi Jinping, dan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, di Korea Selatan. Kedua pemimpin dilaporkan membahas metode untuk mengurangi ketegangan perdagangan, termasuk dengan memastikan pasokan mineral penting bagi industri otomotif dan teknologi tetap berjalan lancar, meskipun kontrol ekspor tetap dipertahankan.
Sumber-sumber diplomatik dan perdagangan menganggap perjanjian ini dibuat sebagai bentuk kompromi. Tiongkok tetap mempertahankan kendali strategis atasrare earth, sementara pelanggan utama seperti produsen mobil Amerika mendapatkan jalur izin yang lebih jelas. Namun, belum diketahui seberapa luas Beijing akan memperluas pemberian lisensi ini ke sektor yang dianggap lebih sensitif, seperti industri aero dan semikonduktor.
Tiongkok telah mengeluarkan lisensi serupa kepada pemasok yang menyediakan komponen untuk produsen mobil besar Amerika lainnya, seperti General Motors dan Stellantis, meskipun informasi mengenai bahan yang diizinkan serta masa berlaku izin berbeda-beda.
“Lonjakan izin ekspor magnet bahan langka ke produsen mobil Amerika mengindikasikan upaya Beijing menyeimbangkan kepentingan ekonomi dan pertimbangan keamanan nasional,” kata seorang analis pasar komoditas, dilansirMining.
Ekspor Magnet Bumi Langka Tiongkok ke Amerika Serikat Meningkat 660 Persen pada Juni 2025 Tiongkok Memperketat Ekspor Logam Tanah Jarang, IMF Mengajak Berdialog Damai Tiongkok Membatasi Ekspor Teknologi Tanah Langka Untuk Menjaga Keamanan







