Cerita Om Daeng Akhir Perjalanan Indonesia-Makkah dengan Yamaha XMAX



Perjalanan touring bersama motor kesayangan sering kali menjadi momen yang penuh makna. Tidak hanya sekadar menghabiskan waktu, tapi juga menjadi pengalaman yang bisa membawa seseorang pada perubahan besar dalam hidupnya. Seperti yang dilakukan oleh Anshar, atau lebih dikenal dengan panggilan Om Daeng, yang memutuskan untuk melakukan perjalanan panjang dari Indonesia menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, menggunakan Yamaha Xmax 2018.

Perjalanan ini dimulai dari Lumajang, Jawa Timur, tempat Om Daeng tinggal bersama keluarganya. Ia ingin menggabungkan kegiatan touring dengan ibadah, sekaligus menjalani perjalanan spiritual yang tidak biasa. Untuk menunjang perjalanan jauh tersebut, Yamaha Xmax miliknya dipersiapkan secara khusus. Mesin tetap dalam kondisi standar, namun terdapat penyesuaian pada gear ratio agar lebih siap menghadapi berbagai medan yang mungkin dijumpai selama perjalanan.

Bacaan Lainnya



Tidak hanya melintasi wilayah dalam satu negara, Yamaha Xmax milik Om Daeng mengarungi 12 negara sepanjang perjalanannya. Mulai dari Asia Tenggara, Asia Tengah, hingga menembus daratan Timur Tengah dan akhirnya tiba di Arab Saudi. Salah satu rute yang paling ekstrem menurut Om Daeng adalah saat melewati gurun pasir di Afganistan, yang memiliki jarak sejauh 1.000 kilometer tanpa aspal sama sekali.

Selama perjalanan di area tersebut, Om Daeng mengaku sulit menemukan tempat persinggahan. Hanya beberapa warung kecil atau rumah penduduk yang tersedia sebagai tempat istirahat. Namun, meski kondisi alam cukup keras, ia tetap bisa melanjutkan perjalanan dengan semangat yang tinggi.



Meskipun Afganistan sering dikaitkan dengan konflik, Om Daeng merasakan suasana yang berbeda. Menurutnya, masyarakat setempat sangat ramah dan hangat. Bahkan, ketika bertemu dengan warga lokal, mereka selalu menyambut dengan senyuman dan memberikan air minum serta ajakan untuk mampir. Hal ini membuat Om Daeng merasa aman dan nyaman selama berada di sana.

“Saya ditanya dari mana saya datang, lalu saya jawab dari Indonesia. Mereka langsung tersenyum dan mengantar saya ke imigrasi. Di situ, saya merasa benar-benar aman,” ujar Om Daeng.

Perjalanan ini memakan waktu selama tujuh bulan, dengan total jarak tempuh mencapai 27 ribu kilometer. Selama perjalanan, ia harus mengganti ban dua kali karena beban dan kondisi jalan yang berat. Perjalanan ini bukan hanya sekadar touring, tapi juga menjadi awal dari perjalanan spiritual yang akan dilanjutkan ke Eropa tahun depan.



Menyambut kedatangan Om Daeng di Makkah, Senior Director Marketing PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Sutarya, menyampaikan apresiasi atas perjalanan yang dilakukannya. Menurutnya, perjalanan ini mencerminkan filosofi Yamaha yang selalu mengedepankan kesenangan dan pengalaman berkendara.

“Perjalanan ini membuktikan bahwa skutik Maxi seperti Yamaha Xmax dapat digunakan untuk aktivitas touring, baik jarak jauh maupun dekat. Ini juga menunjukkan bahwa motor ini sangat tangguh dalam menghadapi berbagai medan,” kata Sutarya.

Setelah menyelesaikan perjalanan ke Makkah, petualangan Om Daeng akan dilanjutkan dengan Yamaha Xmax Tech Max 2025. Rencananya, ia akan mulai dengan touring keliling Sulawesi, kemudian melanjutkan perjalanan ke Eropa. Dengan motor yang lebih canggih, ia yakin perjalanan ini akan menjadi pengalaman baru yang tak terlupakan.

Pos terkait