Jadwal baru lengkap Piala Dunia 2026 live TVRI gratis, cek Brasil, Argentina, Inggris
- Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026 Resmi Dirilis FIFA, Kick-off Hingga Pukul 11.00 WIB FIFA resmi merilis jadwal lengkap Piala Dunia...
- Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026 Resmi Dirilis FIFA, Kick-off Hingga Pukul 11.00 WIB FIFA resmi merilis jadwal lengkap Piala Dunia...
— Duel sengit Madura United menjamu Persebaya Surabaya, alias Derbi Suramadu, menghangat jelang pertemuan sarat gengsi di Super League 2025/2026. Atmosfer panas terasa karena laga ini selalu lebih dari sekadar pertandingan biasa bagi Madura United dan Persebaya Surabaya. Persebaya Surabaya dijadwalkan bertandang ke markas Madura United pada pekan ke-16 Super League 2025/2026. Laga Madura United vs Persebaya Surabaya akan berlangsung pada Sabtu (3/12/2026) di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan. Derbi Suramadu selalu menyimpan cerita, emosi, dan drama yang sulit ditebak hingga peluit akhir. Setiap gol yang tercipta kerap dikenang lama oleh suporter kedua tim. Menariknya, sejarah derbi ini mencatat lima nama sebagai top skor abadi yang belum tergeser hingga musim ini. Catatan gol mereka masih menjadi tolok ukur tajamnya duel Madura United dan Persebaya Surabaya. Nama teratas adalah Beto yang berposisi sebagai centre-forward dan pernah membela Madura United FC. Penyerang asal Brasil itu mengoleksi tujuh gol dan menjadi momok paling menakutkan dalam sejarah derbi Suramadu. Di bawah Beto ada Osvaldo Haay yang dikenal lincah di sisi kiri serangan Persebaya Surabaya. Mantan winger Timnas Indonesia tersebut mencatat empat gol dan sering memecah kebuntuan di laga penuh tekanan. Persebaya juga memiliki David da Silva dalam daftar ini dengan torehan tiga gol. Penyerang bertipe target man tersebut kerap memanfaatkan duel fisik untuk merobek pertahanan Madura United. Dari kubu tuan rumah, Aleksandar Rakic tercatat menyumbang tiga gol saat masih berseragam Madura United FC. Striker asal Serbia itu dikenal klinis dan jarang menyia-nyiakan peluang emas. Satu nama lain yang tak bisa dilupakan adalah Irfan Jaya dari Persebaya Surabaya dengan koleksi tiga gol. Kecepatan dan keberaniannya menusuk dari sisi kanan membuat laga derbi selalu hidup. Uniknya, dari kelima top skor abadi tersebut tidak ada lagi yang memperkuat Madura United maupun Persebaya Surabaya saat ini. Regenerasi pemain membuat derbi Suramadu memasuki era baru dengan aktor-aktor berbeda. Musim ini, sorotan beralih ke para pencetak gol aktif yang berpotensi menulis sejarah baru. Nama-nama baru mulai mendekat dan siap menggeser catatan lama yang sudah bertahan bertahun-tahun. Di kubu Persebaya Surabaya, Bruno Moreira menjadi tumpuan utama dengan koleksi enam gol. Pergerakannya yang agresif dan naluri mencetak gol membuatnya selalu diawasi ketat lawan. Selain Bruno Moreira, Francisco Rivera juga masuk radar dengan torehan empat gol. Gelandang serang ini kerap muncul dari lini kedua untuk menciptakan kejutan. Nama ketiga dari Persebaya Surabaya adalah Mihailo Perovic yang sudah mencetak tiga gol. Kontribusinya membuat lini depan Green Force semakin variatif dan sulit ditebak. Sementara itu, Madura United mengandalkan Lulinha sebagai mesin gol utama dengan lima gol. Pemain asal Brasil tersebut menjadi pembeda lewat kreativitas dan akurasi penyelesaian akhir....
Kiprah pasangan ganda putra Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, menjadi salah satu yang dinantikan pada 2026 setelah gebrakannya pada Australian Open...
Ringkasan Berita: Persik Kediri yang berada di posisi ke-12 klasemen sementara baru saja meraih kemenangan saat menjamu Persis Solo di...
Uston Nawawi beberkan cara Persebaya Surabaya menaklukkan Madura United pada laga super league di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan....
— Dime Dimov jadi salah satu faktor krusial yang membuat peluang Yuran Fernandes berlabuh ke Persebaya Surabaya kian terbuka. Situasi...
KEBUMEN TALK - Pertandingan League Two antara Barrow vs Salford City akan digelar di Stadion SO Legal pada hari Kamis, 1...
— Daftar Nominasi Gol Terbaik di PSSI Awards 2026 resmi dirilis dan langsung memancing perhatian publik sepak bola nasional. Lima gol pilihan dari sepanjang 2025 ini menyajikan kombinasi teknik tinggi, keberanian, dan momen emosional yang membekas di ingatan penonton. PSSI mengumumkan daftar tersebut melalui unggahan di akun Instagram resminya dengan menampilkan cuplikan setiap gol. Respons penggemar pun mengalir deras karena masing-masing nominasi punya cerita, konteks pertandingan, dan tingkat kesulitan yang berbeda. Menariknya, empat dari lima gol terbaik tercipta di kompetisi Suoer League 2024/2025. Satu gol lainnya lahir dari laga internasional bersama Timnas Indonesia yang sarat tekanan dan sorotan publik. Nama pertama yang masuk nominasi adalah Arkhan Fikri, gelandang Arema FC yang dikenal dengan keberanian dan kreativitasnya. Gol ke gawang PSS Sleman pada Februari 2025 tercipta lewat aksi individu brilian sebelum sepakan kerasnya menaklukkan penjaga gawang. Aksi Arkhan menjadi sorotan karena ia mampu melewati beberapa pemain lawan di area sempit. Gol tersebut bukan hanya indah secara visual, tetapi juga menunjukkan kematangan permainan di usia muda. Nominasi berikutnya datang dari Egy Maulana Vikri bersama Dewa United. Meski timnya kalah dari Malut United pada April 2025, gol Egy tetap menjadi pembeda yang sulit dilupakan. Dalam momen itu, Egy sukses mengecoh bek lawan dan kiper dengan penuh ketenangan. Penyelesaian akhirnya menunjukkan kepercayaan diri tinggi yang selama ini menjadi ciri khasnya di lapangan. Nama Ole Romeny kemudian melengkapi daftar nominasi dari jalur internasional. Penyerang Timnas Indonesia itu mencetak satu-satunya gol Garuda saat kalah 1-5 dari Australia di Kualifikasi Piala Dunia 2026. Gol Ole Romeny menjadi simbol perlawanan di tengah dominasi lawan yang sangat kuat. Meski hasil akhir tak berpihak, momen tersebut memberi harapan dan kebanggaan tersendiri bagi pendukung Timnas. Persija Jakarta menjadi klub dengan kontribusi terbanyak dalam nominasi gol terbaik tahun ini. Dua pemain Macan Kemayoran masuk daftar lewat gol-gol yang sama-sama spektakuler. Rayhan Hannan menjadi salah satu wakil Persija setelah mencetak gol ke gawang Persebaya Surabaya. Aksi individunya memperlihatkan kelincahan, kontrol bola rapi, dan penyelesaian dingin dari sudut sempit. Gol Rayhan mendapat apresiasi karena lahir dari proses panjang menggiring bola melewati tekanan lawan. Keberanian mengambil keputusan cepat menjadi nilai lebih dari gol tersebut. Satu nama lain dari Persija adalah Rizky Ridho, sang kapten tim. Ia mencetak gol jarak jauh ke gawang Arema FC yang langsung mencuri perhatian publik nasional. Gol Rizky Ridho bahkan sempat masuk nominasi FIFA Puskas Awards 2025 meski gagal menjadi pemenang. Masuknya gol ini ke daftar PSSI Awards mempertegas kualitas dan dampaknya di level domestik. Kelima gol tersebut kini bersaing memperebutkan predikat gol terbaik 2025 versi PSSI. Perdebatan di kalangan penggemar pun tak terhindarkan karena setiap gol punya keunggulan masing-masing. Penghargaan Gol Terbaik ini menjadi bagian dari rangkaian besar PSSI Awards 2026. Ajang tersebut juga telah mengumumkan nominasi pemain putra terbaik yang dirilis pada Kamis, 25 Desember 2025. Meski fokus utama tertuju pada gol-gol spektakuler, atmosfer PSSI Awards kian terasa karena proses voting publik. Antusiasme penggemar menunjukkan apresiasi besar terhadap performa pemain dan momen terbaik sepak bola Indonesia. Hasil akhir dari kategori Gol Terbaik akan menjadi penutup dari perjalanan panjang sepanjang 2025. Publik kini tinggal menunggu, gol mana yang akhirnya dinobatkan sebagai yang paling indah dan paling berkesan.
Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) merilis daftar pebulu tangkis yang meraih gelar pertama kalinya dalam turnamen yang masuk daftar BWF...
Ringkasan Berita:* Klasemen sementara BRI Super League Persib Bandung kembali tersalip Borneo FC dan Persija * Untuk mengamankan posisi Persib...