jateng., SEMARANG – Suasana penuh kegembiraan dan kesan yang khusyuk memperindah area bermain Fun & Play Playground Louis Kienne Pemuda, Kota Semarang, pada hari Minggu (14/12).
Lebih dari 50 peserta TPQ Khairunnisa tampil percaya diri mengikuti ujian akhir pembelajaran Alquran, yang diselenggarakan Yayasan Wakaf Wahyu Alam Rahardja bekerja sama dengan Immoderma Semarang.
Kurang lebih 100 orang tua dan pendamping hadir secara langsung untuk menyaksikan proses evaluasi pembelajaran serta merayakan prestasi para santri dalam setahun terakhir.
Ujian merupakan momen penting bagi TPQ Khairunnisa. Selain sebagai sarana penilaian pembelajaran Alquran, kegiatan ini juga menjadi ajang apresiasi terhadap proses panjang para santri dalam memahami, mencintai, dan menerapkan nilai-nilai Alquran sejak usia dini.
Dalam rangkaian kegiatan, para santri memperlihatkan hafalan ayat-ayat Alquran, doa-doa harian, bacaan tartil, serta pertunjukan islami yang menunjukkan akhlak Qurani.
Performa tersebut mencerminkan perkembangan kemampuan membaca Alquran serta meningkatnya rasa percaya diri anak-anak ketika berada di depan orang tua dan pendamping.
Perwakilan Yayasan Wakaf Wahyu Alam Rahardja menyatakan bahwa Imtihan bukan hanya dianggap sebagai ujian ilmiah.
“Ujian ini bukan hanya tes, tetapi perayaan terhadap perkembangan rasa cinta anak-anak terhadap Alquran. Kami berharap membentuk generasi yang memiliki ilmu yang kuat, hati yang lembut, dan akhlak yang baik,” kata Wahyu, Selasa (16/12).
Sebagai bentuk apresiasi terhadap usaha dan prestasi yang telah dicapai oleh para santri, panitia memberikan penghargaan khusus kepada santri yang berprestasi. Penghargaan ini diharapkan mampu mendorong seluruh santri untuk tetap semangat dalam belajar dan berkembang menjadi generasi yang saleh dan salehah.
Setelah rangkaian ujian selesai, seluruh santri diberikan kesempatan untuk bermain bebas di area Fun & Play Playground. Seluruh sarana kegiatan, mulai dari permainan, makanan, hingga kebutuhan acara, disediakan secara gratis oleh panitia.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Yayasan Wakaf Wahyu Alam Rahardja dalam menyediakan pendidikan Alquran yang ramah anak, inklusif, dan penuh kasih, sehingga proses belajar menjadi menyenangkan dan meninggalkan kesan mendalam bagi para santri.
Di sisi lain, Immoderma Semarang secara penuh mendukung kegiatan tersebut sebagai orang tua asuh melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Dukungan ini menunjukkan bentuk kerja sama nyata antara lembaga sosial, pendidikan, dan sektor bisnis.
Pendiri Immoderma Semarang, dr. Ayuningtyas Utami mengatakan bahwa makna kecantikan sesungguhnya tidak hanya terbatas pada sisi fisik.
“Bagi kami, keindahan bukan hanya terletak pada perawatan tubuh, tetapi bagaimana hati bersatu dengan nilai-nilai Alquran. Anak-anak ini adalah cahaya masa depan yang harus dilindungi bersama,” ujarnya.
Ujian TPQ Khairunnisa menjadi bukti nyata kemitraan antara institusi pendidikan, lembaga sosial, dan sektor bisnis dalam mendukung pendidikan Alquran yang gratis dan bermutu. Dari wilayah Karanganyar Gunung, Candisari, Semarang, diharapkan muncul generasi Qurani yang berakhlak baik dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
Yayasan Wakaf Wahyu Alam Rahardja bekerja sama dengan TPQ Khairunnisa dan Immoderma Semarang berkomitmen untuk terus menyelenggarakan kegiatan pendidikan dan menginspirasi guna membentuk generasi yang berpengetahuan, berakhlak, serta bercahaya.(jpnn)






