JAKARTA, https://mediahariini.com– Segala masalah gigi, seperti gigi berlubang, karang gigi, bau mulut, gusi berdarah, hingga gusi bengkak, semuanya bermula dari penumpukan plak.
Plak merupakan lapisan halus berwarna putih yang umum terlihat pada bagian atas gusi. Penyebabnya adalah sisa makanan yang tidak segera dibersihkan.
“Warna putih yang lembut ini mungkin terlihat seperti kotoran biasa. Namun, jika dilihat melalui mikroskop, ini adalah tumpukan bakteri. Terdapat miliaran bakteri dalam plak,” jelas drg. Aswar Sandi dalam peluncuran produk pasta gigi usmile di Jakarta Selatan pada Rabu (10/12/2025).
Seiring berjalannya waktu, plak dapat menjadi keras dan membentuk karang gigi, yang menyebabkan lebih banyak masalah. Bagaimana cara menghindari pembentukan plak di permukaan gigi?
Cara menghindari terbentuknya plak di gigi Cara mencegah penumpukan plak pada permukaan gigi Langkah-langkah untuk mengurangi pembentukan plak pada gigi Cara menjaga kebersihan gigi agar tidak terjadi plak Teknik mencegah plak menempel di gigi Cara menghindari pembentukan lapisan plak pada gigi Pencegahan terjadinya plak di gigi dengan perawatan yang tepat Cara meminimalkan pembentukan plak pada gigi secara alami Strategi untuk menghindari plak pada gigi Cara menjaga kesehatan gigi agar tidak terkena plak
Mencegah terbentuknya plak di gigi dapat dilakukan dengan memiliki kebiasaan menyikat gigi yang tepat. Manfaat tambahan yang juga akan didapat adalah mencegah gigi menjadi kuning dan berlubang.
Rutin menyikat gigi
Anda perlu menyikat gigi dua kali sehari, yaitu di pagi hari setelah bangun tidur dan di malam hari sebelum tidur.
Kebiasaan menyikat gigi di pagi hari biasanya dilakukan segera setelah bangun tidur. Namun, drg. Aswar menyarankan agar menyikat gigi dilakukan setelah makan pagi.
Bangun dari tidur, minum air putih, mandi, tidak perlu menyikat gigi terlebih dahulu, setelah itu makan pagi, baru menyikat gigi. Ada sebuah studi yang menyebutkan bahwa bakteri di dalam mulut yang tertelan bersama kita dapat meningkatkan daya tahan tubuh kita,” katanya.
Jika menyikat gigi sebelum makan pagi, bakteri di dalam mulut yang dapat membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh akan hilang.
Durasi menyikat gigi
Durasi minimal untuk menyikat gigi adalah satu menit, meskipun yang disarankan adalah dua menit agar seluruh permukaan gigi dan celah-celahnya dapat dibersihkan dengan baik.
“Periksa satu per satu giginya. Apakah masih ada sisa makanan di sekitar gusinya. Perhatikan dengan teliti, jangan terburu-buru,” kata drg. Aswar.
Tak perlu sekuat tenaga
Banyak orang menganggap bahwa semakin kuat kita menyikat gigi, semakin bersih gigi yang dimiliki. Namun, tekanan sikat gigi yang terlalu keras dapat merusak lapisan email gigi.
Selain itu, email merupakan salah satu dari tiga lapisan pelindung gigi. Dua lapisan di bawah email adalah dentin dan pulpa. Kerusakan pada email memicu pembentukan plak yang lebih mudah terjadi.
Bersihkan sela-sela gigi
Rongga antara gigi terkadang sulit dijangkau oleh sikat gigi. Untuk membersihkannya, kamu dapat menggunakan benang gigi atau dental floss, tetapi sebagian besar orang tidak mengetahui cara melakukannya.
“Jika kalian ingin memanfaatkan teknologi, kalian bisa menggunakan water flosser karena bagian belakang gigi sulit dibersihkan dengan dental floss,” kata drg. Aswar.
Pakai sikat gigi elektrik
Sikat gigi elektrik dirancang agar teknik menyikat sesuai dengan anjuran yang diberikan. Biasanya, alat ini dilengkapi dengan sensor tekanan, fitur pengatur waktu, serta gerakan menyikat yang tepat.
“Dan dia tidak merusak lapisan email gigi. Hal ini juga telah dilakukan penelitiannya bahwa penggunaan sikat gigi elektrik dapat mencegah peradangan pada gusi,” kata drg. Aswar.
Pilihlah pasta gigi yang sesuai
Pasta gigi yang sesuai adalah pasta gigi yang tidak merusak lapisan email gigi, atau disebut sebagai rendah abrasif. Saat digunakan, komposisinya tidak mengikis lapisan email.
Namun, pasta gigi juga perlu mengandung bahan yang mampu menghambat pembentukan noda atau plak pada permukaan gigi.
