Borneo FC tutup tahun 2025 tanpa kemenangan di 4 laga, puncak klasemen direbut Persib Bandung

Ringkasan Berita:

  • Borneo FC mulai kehilangan momentum di BRI Super League 2025/2026 setelah empat laga tanpa kemenangan. 
  • Dari posisi puncak, Pesut Etam kini turun ke peringkat dua usai kalah 2-3 dari Malut United. 
  • Tren ini mengulang pola musim sebelumnya: kuat di awal, melemah di tengah. 
  • Dengan 34 poin, Borneo FC wajib menang saat menjamu PSM Makassar demi menjaga peluang juara.

– Borneo FC Samarinda yang digadang-gadang bakal melaju mulus ke tangga juara BRI Super League 2025/2026, nyatanya mulai kehabisan bensin.

Bacaan Lainnya

Selain itu, kembangkitan sejumlah klub rival, juga jadi penyebab jalan Borneo FC menuju gelar juara kini mulai berliku.

Setelah tampil sempurna dengan 11 kemenangan beruntun dan kukuh di puncak klasemen, kini Pesut Etam harus puas menutup tahun 2025 di posisi kedua.

Bahkan, Borneo FC kini justru belum menang dalam empat pertandingan terakhir.

Kondisi yang dialami Borneo FC seakan sudah menjadi penyakit kambuhan di beberapa musim terakhir.

Borneo FC sering tancap gas di awal musim, namun keteteran pada putaran kedua.

Hasil terbaru, Borneo FC kalah dari Malut United dengam skor 2-3.

Borneo FC sebenarnya mampu dua kali unggul atas Malut United.

Borneo FC sempat unggul cepat pada menit ke-3 melalui gol Juan Villa sebelum disamakan Malut United melalui gol david da Silva pada menit ke-26.

Setelah itu, Borneo FC bisa kembali unggul 2-1 berkat gol Douglas Coutinho pada menit ke-55, namun bisa disamakan lagi oleh Malut United melalui gol Taufik Rustam di menit ke-69.

Kemudian di penghujung laga, Malut United yang bisa menambah skor melalui gol Gustavo Franca untuk keunggulan 3-2.

Sebelum kekalahan dari Malut United, Borneo FC imbang lawan Persebaya (2-2), kalah dari Persib Bandung (1-3) dan kalah dari Bali United (0-1).

Hasil buruk tersebut membuat Borneo FC harus kehilangan posisi puncak klasemen.

Posisi teratas diambil alih oleh Persib Bandung, meski punya poin yang sama.

Borneo FC untuk sementara turun ke peringkat kedua dengan memiliki 34 poin.

Setelah ini, Borneo FC akan menghadapi lawan berat lainnya, yakni PSM Makassar pada pekan ke-16.

Borneo FC akan menjamu PSM Makassar di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu (3/1/2026).

Tidak ada pilihan lain bagi Borneo FC selain mengalahkan PSM Makassar untuk tetap menjaga persaingan papan atas.

Di satu sisi, PSM Makassar baru saja menelan dua kekalahan beruntun, yakni dari Persib Bandung (0-1) dan Malut United (0-1).

Sapu Bersih 2 Laga Terakhir di Putaran Pertama

Skuad Borneo FC Samarinda bertekad untuk menyapu bersih dua pertandingan terakhir di putaran pertama BRI Super League 2025/2026.

Di dua laga terakhir, Borneo FC berhadapan dengan PSM Makassar dan Persita Tangerang.

Laga pertama dilakoni di kandang, Stadion Segiri Samarinda, Sabtu (3/1/2026).

Sedangkan laga melawan Persita Tangerang digelar di Indomilk Arena, Jumat (9/1/2026).

Dua pertandingan tersebut dinilai krusial untuk menentukan posisi Pesut Etam menjelang putaran berikutnya.

Fabio Lefundes menyebut persaingan papan atas musim ini berjalan ketat, termasuk dengan Persib Bandung dan Malut United yang mulai menunjukkan konsistensi hasil.

“Kita tahu Borneo FC sama dengan Persib Bandung (posisinya).”

“Sebenarnya kita di posisi dua karena head to head.”

“Tapi dengan tim yang sekarang baru dihadapi (Malut United) mulai Fight di papan atas.”

“Kita menang melawan Persija, kalah lawan bandung away dan lawan Malut mereka naik papan atas.”

“Tapi kita masih ada kesempatan karena akan hadapi mereka di Home Stadion Segiri,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa laga-laga melawan tim di luar papan atas juga tidak boleh disia-siakan, karena menjadi peluang penting untuk menambah poin maksimal.

“Dan pada saat kita ketemu lawan yang bukan fight di papan atas kita harus curi poin disitu,” tegas Fabio.

Selain persaingan ketat, Fabio Lefundes juga mengakui absennya sejumlah pemain inti karena cedera turut memengaruhi performa tim.

Kehilangan pemain penting disebut menjadi tantangan tersendiri dalam kompetisi yang padat.

“Kita tahu juga ada beberapa main cedera.”

“Itu benturan penting bagi kita, karena kehilangan pemain.”

“Misalnya kita kehilangan Rivaldo Maicon, Baker Elhusaini, tiga pemain yang penting.”

“Dengan kompetisi sepak bola di Indonesia, kehilangan pemain penting pasti sulit buat kita,” katanya.

Dengan sisa pertandingan yang ada, Borneo FC diharapkan mampu memaksimalkan laga kandang di Stadion Segiri serta mencuri poin saat tandang, demi menjaga peluang tetap bersaing di papan atas klasemen.

Ambisi PSM Tembus 5 Besar

Tomas Trucha optimistis bisa membawa PSM Makassar tembus posisi 5 besar klasemen Super League 2025/2026 di akhir musim.

Keyakinan itu disampaikan Tomas Trucha meski PSM Makassar gagal meraih kemenangan dalam tiga laga terakhir.

Tomas Trucha yang menukangi PSM Makassar sejak 28 September 2025 ditarget membawa tim Juku Eja menyelesaikan Super League 2025/2026 di posisi lima besar klasemen.

Tiga pertandingan terakhir Juku Eja tak mampu mendapat kemenangan. Sekali imbang dan dua kali kalah.

Terbaru, PSM Makassar takluk 1-0 saat menantang Persib Bandung pada partai tunda pekan kedelapan Super League, Sabtu (27/12/2025).

Kekalahan itu membuat klub kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan (Sulsel) berada di peringkat delapan klasemen dengan 19 poin.

Namun, posisi itu bisa melorot jika tiga tim di bawahnya, Persebaya Surabaya, Bhayangkara Lampung FC dan Arema FC meraih kemenangan dari lawan-lawannya.

Jika itu terjadi, PSM Makassar turun ke urutan 11 klasemen sementara.

Untuk menjaga peluang finish di peringkat lima akhir musim, PSM Makassar paling tidak harus memiliki 54-58 poin.

Tomas Trucha menegaskan, misinya sekarang membawa PSM Makassar di lima besar.

Ia percaya hal itu bisa terwujud, walau telah kehilangan beberapa poin.

“Saya percaya kita bisa melakukannya sampai akhir musim,” tegasnya saat konferensi pers usai pertandingan Persib Bandung vs PSM Makassar di Ruang Media Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (27/12/2025) malam.

Juru taktik berpaspor Republik Ceko itu menyebut, PSM Makassar sudah berada di jalur yang benar.

Ketika dirinya datang, Yuran Fernande cs berada di peringkat 15.

Dalam waktu singkat, ia berhasil mengangkat posisi PSM Makassar.

“Saya berharap kita di jalan yang benar, usaha kita sudah benar,” ucapnya.

Ia berharap, pertandingan mendatang PSM Makassar bisa lebih baik lagi. Dewa fortuna bisa berpihak kepada timnya.

“Mudah-mudahan keberuntungan tersebut datang kepada kita (kemenangan), karena kita memberikan yang terbaik di pertandingan kita,” harap mantan Pelatih Penang FC ini.

Soal persaingan juara, Tomas Trucha menjagokan Persib, Borneo FC dan Persija Jakarta.

Sedangkan, PSM Makassar akan terus mengejar mereka.

“Persib, Borneo, Persija. Mereka dalam perebutan juara. Kita mencoba berada kereta api kedua, membuntuti mereka,” ucapnya. 

Klasemen BRI Super League

 
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
Persib
15
11
1
3
25
10
15
34
2
Borneo FC
15
11
1
3
29
13
16
34
3
Malut United
15
9
4
2
26
15
11
31
4
Persija Jakarta
14
9
2
3
27
13
14
29
5
PSIM
14
6
5
3
17
16
1
23
6
Persebaya
15
5
7
3
21
15
6
22
7
Persita
14
6
4
4
18
13
5
22
8
Bali United
14
5
5
4
19
18
1
20
9
PSM Makasar
15
4
7
4
20
15
5
19
10
Bhayangkara FC
14
5
4
5
12
11
1
19
11
Arema FC
14
4
6
4
21
20
1
18
12
Persik
15
5
3
7
17
23
-6
18
13
Madura United
15
4
5
6
18
20
-2
17
14
Dewa United
14
5
1
8
17
23
-6
16
15
PSBS Biak
14
3
3
8
13
30
-17
12
16
Semen Padang
15
3
1
11
11
25
-14
10
17
Persijap
15
2
3
10
14
28
-14
9
18
Persis
15
1
4
10
16
33
-17
7

                       

Lihat selengkapnya →

(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *