Bersiap hattrick!

KORAN – PIKIRAN RAKYAT – Tahun 2025 menjadi momentum bersejarah bagi Persib. Selain meraih back to back juara Super League, tahun ini Maung Bandung juga meraih prestasi yang sangat mengejutkan saat tampil di Asia Champions League Two (ACL 2).

Berbeda dengan musim lalu dimana Persib hanya bisa bertahan hingga babak penyisihan grup, di tahun ini Marc Klok dan kawan-kawan mencetak hasil fantastis dengan lolos ke ba­bak 16 besar dan keluar sebagai juara grup. Tidak hanya itu, penampilan Persib di Super League tahun ini juga masih menjadi yang terbaik meskipun dari segi komposisi pemain Pangeran Biru menjadi salah satu tim yang banyak melakukan perombakan pemain.

Bacaan Lainnya

Seusai meraih back to back juara, Pelatih Persib Bojan Hodak langsung menyusun strategi mengingat di tahun 2025 timnya akan bermain kembali di Asia Champions League 2. Target yang dibidik pun tidak main-main, karena Persib tidak ingin mengulang hasil minor seperti musim sebelumnya.

Hal yang  mengejutkan adalah para pemain asing Persib yang mengantarkan juara satu persatu hengkang seperti Nick Kuipers, Mateo Kocijan, Gervane Kastaneer, Kevin Mendoza, Gustavo Franca, Tyronne Del Pino, Ciro Alves, dan David da Silva.

Bobotoh pun sempat dibuat kaget mengi­ngat, dari segi kekompakan dan chemistry antarpemain sudah terbentuk. Mereka kha­watir jika Persib melakukan banyak pergantian pemain, tim kesayangannya itu akan kalah bersaing dalam perebutan gelar  musim ini.

Perubahan regulasi Super League dari delapan pemain asing menjadi sebelas, membuat Persib lebih leluasa menyusun strategi mengingat pemain akan menghadapi padatnya jadwal pertandingan di dua kompetisi berbeda.

Pelatih dan manajemen Persib bergerak lebih cepat dengan mendatangkan pemain-pemain baru seperti Uilliam Barros, Wiliam Marcilio, Ramon Tanque, Julio Cesar, Patricio Matricardi, Frans Putros, Berguinho, Luciano Guaycochea, Andrew Jung, Federico Barba, dan Adam Pzyrbek.

Kehadiran para pemain asing ini diharapkan bisa membawa Persib kembali ke jalur juara. Namun, tidak sampai disitu Persib juga sangat serius mempersiapkan diri untuk bersaing di kancah Asia.

Selain mendatangkan pemain asing, mereka juga merekrut pemain-pemain lokal top seperti Saddil Ramdani, Al Hamra Hehanussa, dan Alfeandra Dewangga. Namun, puncak dari kejutan yang diberikan Persib kepada Bobotoh adalah pengumuman direkrutnya Thom Haye dan Eliano Reijnders.

Perkenalan yang unik

Uniknya perkenalan pemain baru Persib di musim ini dilakukan berbeda dari biasanya, jika sebelumnya perkenalan pemain hanya dilakukan melalui media resmi milik Persib saja, kali ini dilakukan menggunakan media berbeda-beda.

Pemain baru yang pertama diperkenalkan adalah Saddil Ramdani melalui tayangan videotron yang terletak di perempatan jalan Ir H Djuanda, Sulanjana, dan Diponegoro. Setelah itu, Persib mengenalkan Al Hamra Hehanussa melalui flyer yang disebar di Jalan Braga dan Summarecon Mall Bandung.

William Marcilio dan Luciano Guaycochea menjadi dua pemain asing baru pertama yang diperkenalkan Persib di musim ini. Pengu­mum­­an pemain baru ini dilakukan melalui tayangan di mobitron yang berkeliling Kota Bandung.

Perkenalan Frans Putros dilakukan oleh Wali Kota Bandung Muhammad Farhan yang menempelkan nama pemain baru Persib itu di karangan bunga yang terletak di bawah JPO Jalan Asia Afrika.

Manajemen Persib juga menggandeng Pikir­an Rakyat untuk ikut andil mengenalkan dua nama pemain baru Maung Bandung yaitu Alfeandra Dewangga dan Julio Cesar de Freitas Filho. Bahkan koran edisi spesial perkenalan pemain baru ini langsung ludes terjual.

Media lain yang digandeng untuk mengenalkan pemain baru Persib musim ini adalah TVRI Jawa Barat, dimana Thom Haye dan Fe­derico Barba dikenalkan di sela-sela siaran berita.  

Mulai tunjukan taring

Terlepas dari perkenalan pemain yang dilakukan secara unik, langkah Persib untuk meraih hasil maksimal di musim ini layak diacungi jempol. Meskipun banyak diperkuat pemain baru, tetapi kini Maung Bandung mulai menunjukkan taringnya tidak hanya di kompetisi Indonesia tetapi juga Asia.

Hasilnya, meski di awal liga sempat belum maksimal tetapi lambat laun Persib mulai menunjukkan tajinya dan kini sukses berada di puncak klasemen Super League dan berpeluang menjadi juara paruh musim.

Tidak hanya di Super League, penampilan Persib di babak kualifikasi grup ACL 2 sangat mengejutkan setelah menjadi juara Grup G. Persib mampu mengalahkan tim-tim kuat perwakilan dari Thailand, Malaysia, dan Singapura yaitu Bangkok United, Selangor FC, dan Lion City Sailors.

Pelatih Persib Bojan Hodak mengatakan, perjalanan timnya di tahun ini memang penuh dengan tantangan karena bisa dikatakan kekuatan Maung Bandung di musim ini 75% dihuni oleh pemain-pemain baru.

Dengan materi pemain yang dimiliki saat ini, Bojan belum memikirkan untuk menda­tangkan pemain baru di bursa transfer pema­in putaran kedua yang akan dimulai pada ­awal Januari mendatang. Apalagi, Persib telah mengakhiri kerja sama dengan William Marcilio yang dianggap tak maksimal membela Maung Bandung.

Penampilan Persib di Super League terbilang konsisten, karena dari 15 pertandingan yang telah dijalani Pangeran Biru telah meraih 11 kemenangan, 1 imbang, dan 3 kalah. Persib juga menempati posisi pertama sebagai tim yang paling sedikit kebobolan.

Sementara itu, berdasarkan hasil undian yang dilakukan pada Selasa 30 Desember 2026, Persib akan menghadapi wakil Thailand, Ratchaburi di babak knock out ACL 2.  

Mengenai peluang Persib di babak 16 Besar ACL 2, Bojan pun mengingatkan kepada semua untuk berpikir realistis karena lawan-lawan yang akan dihadapi nanti akan lebih berat dibandingkan babak penyisihan grup.

“Saya rasa, kami bisa bertarung mengha­dapi siapapun. Saya hanya bisa katakan, ­ketika kondisi stadion penuh, tidak akan ­mudah bagi lawan,” kata Bojan. ***­

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *