Isi Artikel
- 1 1. 6 Gol Satu Laga, Semen Padang FC Dibantai Madura United 1-5
- 2 Petaka Diawali Gol Lulinha
- 3 Kabau Sirah Kebobolan Lagi Menit 13
- 4 Madura United Makin Agresif Babak Kedua
- 5 2. Semen Padang Tertahan di Zona Degradasi Seusai Dibantai Madura United
- 6 Madura United Makin Agresif Babak Kedua
- 7 Tertahan di Zona Degradasi
- 8 3. Kebakaran di Bandar Buat Padang Hanguskan 3 Toko dan 1 Rumah, Kerugian Rp2,5 Miliar
- 9 Laporan Kebakaran Pukul 20.05 WIB
- 10 90 Pemadam Diturunkan
- 11 Terbakar Selepas Isya
, PADANG —Simak sejumlah berita menarik seputar Padang yang dirangkum dalam populer Padang setelah tayang 24 jam terakhir.
Pertama, Semen Padang FC harus mengakui keunggulan Madura United usai takluk dengan skor telak 1-5 pada laga tunda pekan ke-8 BRI Super League 2025/2026.
Pertandingan tersebut berlangsung di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, Minggu (28/12/2025) malam.
Kedua, Semen Padang FC belum mampu keluar dari tekanan di papan bawah klasemen BRI Super League 2025/2026.
Kekalahan telak 1-5 dari Madura United di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, Minggu (28/12/2025) malam, membuat Kabau Sirah tetap tertahan di zona degradasi.
Ketiga, kebakaran melanda kawasan padat hunian di Simpang Pasar Bandar Buat, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Sumatera Barat pada Sabtu (27/12/2025) malam.
Peristiwa yang terjadi di tepi jalan utama ini menghanguskan sedikitnya satu unit rumah hunian dan tiga petak toko milik warga.
Baca selengkapnya berikut ini:
1. 6 Gol Satu Laga, Semen Padang FC Dibantai Madura United 1-5
Semen Padang FC harus mengakui keunggulan Madura United usai takluk dengan skor telak 1-5 pada laga tunda pekan ke-8 BRI Super League 2025/2026.
Pertandingan tersebut berlangsung di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, Minggu (28/12/2025) malam.
Laga yang dipimpin wasit Muhammad Iqballuddin itu dimulai pukul 19.00 WIB.
Sejak peluit awal dibunyikan, Madura United langsung tampil menekan dan mendominasi jalannya pertandingan.
Petaka Diawali Gol Lulinha
Tekanan tuan rumah berbuah cepat.
Baru lima menit laga berjalan, Madura United membuka keunggulan melalui gol Lulinha.
Gol berawal dari aksi M Rizki Afrisal yang sukses mengecoh Ricky Ariansyah sebelum mengirimkan umpan matang ke kotak penalti.
Lulinha yang berdiri bebas tanpa kawalan dengan mudah menaklukkan kiper Semen Padang FC, Athur Augusto.
Skor 1-0 untuk Madura United.
Tertinggal satu gol, Semen Padang FC mencoba bangkit dengan meningkatkan intensitas serangan.
Peluang emas Kabau Sirah hadir lewat sepakan keras Pedro Matos, namun bola masih melenceng dari sasaran.
Kabau Sirah Kebobolan Lagi Menit 13
Alih-alih menyamakan kedudukan, gawang Semen Padang kembali kebobolan pada menit ke-13.
Jorge Mendoga sukses menggandakan keunggulan Madura United lewat sundulan tajam memanfaatkan skema sepak pojok. Skor berubah menjadi 2-0.
Semen Padang FC memperoleh dua peluang beruntun pada menit ke-16 dan 17 melalui Cornelius Stewart dan Irsyad Maulana.
Namun, solidnya penampilan kiper Madura United, Moch Diky Indriyana, membuat peluang tersebut gagal berbuah gol.
Madura United nyaris menambah gol pada menit ke-20 lewat sepakan jarak jauh Lulinha, tetapi Athur Augusto tampil sigap melakukan penyelamatan gemilang.
Hingga tambahan waktu tiga menit di babak pertama berakhir, skor 2-0 untuk keunggulan Madura United tetap bertahan.
Madura United Makin Agresif Babak Kedua
Memasuki babak kedua, kedua tim melakukan sejumlah pergantian pemain.
Madura United tetap tampil agresif dan kembali menekan lini pertahanan Semen Padang FC.
Hasilnya, pada menit ke-55 Madura United menambah keunggulan lewat serangan balik cepat.
Jordy Wehrmann yang berhadapan langsung dengan kiper Athur Augusto sukses mencetak gol dan membawa Madura unggul 3-0.
Semen Padang FC sempat memperkecil ketertinggalan satu menit berselang.
Cornelius Stewart mencetak gol melalui sepakan keras memanfaatkan kesalahan antisipasi lini belakang Madura United. Skor berubah menjadi 3-1.
Jual beli serangan terjadi setelah gol tersebut.
Namun, Madura United kembali memperlebar jarak pada menit ke-72 melalui gol penalti Balotelli.
Wasit menunjuk titik putih setelah Leo Guntara dinilai melakukan pelanggaran di area terlarang.
Balotelli yang maju sebagai eksekutor sukses mengecoh kiper Semen Padang. Skor 4-1.
Madura United kembali mencetak gol pada menit ke-75 melalui Lulinha, namun dianulir wasit karena sang pemain lebih dulu berada dalam posisi offside.
Tiga menit berselang, Lulinha akhirnya kembali mencatatkan namanya di papan skor.
Memanfaatkan kemelut di depan gawang Semen Padang FC, Lulinha melepaskan sepakan keras mendatar yang tak mampu dibendung kiper.
Skor telak 5-1 untuk Madura United.
Hingga wasit memberikan tambahan waktu tujuh menit, tak ada gol tambahan tercipta. Skor 5-1 bertahan hingga laga usai.
2. Semen Padang Tertahan di Zona Degradasi Seusai Dibantai Madura United
Semen Padang FC belum mampu keluar dari tekanan di papan bawah klasemen BRI Super League 2025/2026.
Kekalahan telak 1-5 dari Madura United di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, Minggu (28/12/2025) malam, membuat Kabau Sirah tetap tertahan di zona degradasi.
Kekalahan tersebut membuat Kabau Sirah tertahan di zona degradasi dengan raihan 10 poin dari 15 pertandingan.
Tren negatif masih menghantui Semen Padang FC yang belum mampu keluar dari tekanan papan bawah liga musim ini.
Kekalahan itu terjadi pada laga tunda pekan ke-8 yang berlangsung di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, Minggu (28/12/2025) malam.
Semen Padang FC berangkat dengan modal percaya diri yang kuat setelah mampu mengalahkan Persija Jakarta 1-0, Senin (22/12/2025).
Sebelum menantang Madura United, Kabau Sirah mampu mencuri poin penuh dari Persija yang berada di posisi 4 klasemen liga.
Persija sudah mengoleksi 29 poin dari 14 laga.
Sementara Madura United yang ditantang SPFC berada di posisi 14 dengan 14 poin.
Semen Padang FC dan Madura United hanya dipisahkan PSBS Siak yang ada di posisi 15.
Sementara SPFC ada di posisi 16 klasemen.
Alih-alih mencuri poin, Kabau Sirah justru harus menerima tekanan sejak menit awal pertandingan.
Madura United tampil dominan dan langsung membuka keunggulan pada menit ke-5 melalui gol Lulinha.
Gawang Semen Padang FC kembali kebobolan pada menit ke-13. Jorge Mendoga sukses menggandakan keunggulan Madura United lewat sundulan hasil situasi bola mati.
Skor 2-0 bertahan hingga turun minum.
Madura United Makin Agresif Babak Kedua
Memasuki babak kedua, kedua tim melakukan sejumlah pergantian pemain.
Madura United tetap tampil agresif dan kembali menekan lini pertahanan Semen Padang FC.
Hasilnya, pada menit ke-55 Madura United menambah keunggulan lewat serangan balik cepat.
Jordy Wehrmann yang berhadapan langsung dengan kiper Athur Augusto sukses mencetak gol dan membawa Madura unggul 3-0.
Semen Padang FC sempat memperkecil ketertinggalan satu menit berselang.
Cornelius Stewart mencetak gol melalui sepakan keras memanfaatkan kesalahan antisipasi lini belakang Madura United. Skor berubah menjadi 3-1.
Jual beli serangan terjadi setelah gol tersebut.
Namun, Madura United kembali memperlebar jarak pada menit ke-72 melalui gol penalti Balotelli.
Wasit menunjuk titik putih setelah Leo Guntara dinilai melakukan pelanggaran di area terlarang.
Balotelli yang maju sebagai eksekutor sukses mengecoh kiper Semen Padang. Skor 4-1.
Madura United kembali mencetak gol pada menit ke-75 melalui Lulinha, namun dianulir wasit karena sang pemain lebih dulu berada dalam posisi offside.
Tiga menit berselang, Lulinha akhirnya kembali mencatatkan namanya di papan skor.
Memanfaatkan kemelut di depan gawang Semen Padang FC, Lulinha melepaskan sepakan keras mendatar yang tak mampu dibendung kiper.
Skor telak 5-1 untuk Madura United.
Hingga wasit memberikan tambahan waktu tujuh menit, tak ada gol tambahan tercipta. Skor 5-1 bertahan hingga laga usai.
Tertahan di Zona Degradasi
Dengan hasil ini, Semen Padang FC tetap tertahan di peringkat ke-16 klasemen sementara dengan raihan 10 poin.
Sementara Madura United naik ke posisi ke-13 dengan koleksi 17 poin.
Susunan Pemain
Semen Padang FC:
Athur Augusto (GK), Angelo Meneses, Leo Guntara, Ricky Ariansyah, Samuel Christianson Simanjuntak, Ripal Wahyudi, Alhasan Wakaso, Pedro Matos, Firman Juliansyah, Irsyad Maulana, Cornelius Stewart.
Madura United:
Moch Diky Indriyana (GK), Novan Setya Sasongko, Pedro Monteiro, Jordy Wehrmann, Kerim Palic, Roger Badia, Lulinha, Paulo Sitanggang, M Rizki Afrisal, Jorge Mendoga, Aji Kusuma.
3. Kebakaran di Bandar Buat Padang Hanguskan 3 Toko dan 1 Rumah, Kerugian Rp2,5 Miliar
Kebakaran melanda kawasan padat hunian di Simpang Pasar Bandar Buat, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Sumatera Barat pada Sabtu (27/12/2025) malam.
Peristiwa yang terjadi di tepi jalan utama ini menghanguskan sedikitnya satu unit rumah hunian dan tiga petak toko milik warga.
Sontak, kejadian ini mengejutkan warga sekitar yang tengah beraktivitas di akhir pekan.
Laporan Kebakaran Pukul 20.05 WIB
Berdasarkan data resmi dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang, laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 20.05 WIB.
Respon cepat langsung dilakukan dengan memberangkatkan armada satu menit setelah laporan masuk.
“Unit langsung berangkat pada pukul 20.06 WIB dan tiba di lokasi kejadian pada pukul 20.20 WIB,” tulis keterangan resmi dari Damkar Kota Padang.
Saksi mata di lokasi, Mairawati (48), menyebutkan bahwa api pertama kali terlihat muncul dari arah bangunan pertokoan.
Lokasi kebakaran yang berada di area pertokoan pinggir jalan utama dan padat penduduk sempat menyulitkan proses evakuasi.
Namun, petugas gabungan bergerak sigap untuk melokalisir api agar tidak merembet ke bangunan lain di sekitarnya.
90 Pemadam Diturunkan
Sebanyak 7 unit armada Damkar Kota Padang dikerahkan ke lokasi.
Kekuatan ini dibantu oleh 3 unit armada dari Damkar PT Semen Padang guna mempercepat proses pemadaman di area yang memiliki luas terbakar sekitar 1.000 meter persegi tersebut.
Tak kurang dari 90 personel gabungan diturunkan dalam operasi ini.
Selain tim Damkar, petugas dari Satpol PP, PMI, TNI, Polri, hingga petugas PLN juga tampak bersiaga di lokasi untuk membantu pengamanan dan penanganan teknis lainnya.
Tiga penyewa toko yang terdampak diidentifikasi sebagai Syafar Diman (Toko Syafar PMD), Novi Endri (Novi Elektronik), dan Alvi (Bolu Kukus Malinkundang).
Beruntung, dalam kejadian ini dilaporkan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka.
Meski tidak ada korban jiwa, kerugian materiil akibat amukan si jago merah ini ditaksir mencapai Rp 2,5 miliar.
Operasi pemadaman dinyatakan selesai pada pukul 21.05 WIB.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih dalam tahap penyelidikan oleh pihak kepolisian setempat.
Arus lalu lintas di sekitar lokasi yang sempat tersendat kini perlahan mulai kembali normal.
Terbakar Selepas Isya
Kebakaran di kawasan padat penduduk di Kelurahan Bandar Buat ini dilaporkan terjadi tepat setelah waktu Isya.
Menghanguskan sedikitnya dua unit bangunan yang sehari-harinya digunakan sebagai kedai grosir dan toko kue.
Api yang berkobar cepat membuat bangunan beserta isinya nyaris tak tersisa.
Pantauan , sekitar jam 21.34 WIB lokasi kebakaran tepatnya cukup strategis yakni di dekat Pasar Bandar Buat.
Bangunan yang terbakar tepat berada di samping Mushalla Ta’aruf, Kelurahan Bandar Buat.
Beruntung, petugas pemadam kebakaran bergerak cepat sehingga api tidak merembet lebih luas ke area rumah ibadah tersebut.
Tampak satu unit armada Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang masih berada di lokasi.
Petugas terlihat masih terus menembakkan sisa-sisa air ke arah puing bangunan untuk memastikan tidak ada titik api tersembunyi.
Meskipun kobaran api besar sudah berhasil dijinakkan, kepulan asap tebal masih terlihat menyelimuti area bangunan yang menghitam.
Petugas Damkar masih melakukan proses pendinginan karena material bangunan yang kering dan mudah terbakar berisiko menimbulkan api kembali.
Di lokasi kejadian, tampak personel dari kepolisian setempat bersiaga untuk mengamankan situasi.
Tidak hanya polisi, warga sekitar juga bahu-membahu membantu mengatur kerumunan agar tidak mendekat ke area yang berbahaya.
Guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut, petugas kepolisian telah memasang garis polisi (police line) di sekeliling lokasi kebakaran.
Banyak warga yang datang ke lokasi untuk melihat langsung proses pemadaman.
Kerumunan ini sempat menyulitkan akses petugas, namun berhasil dikendalikan oleh pihak berwenang yang bertugas di lapangan.
Akibat kebakaran yang berada di dekat kawasan pasar dan banyaknya warga yang menonton, arus lalu lintas di sekitar Bandar Buat mengalami kemacetan.
Kendaraan yang melintas terpaksa memperlambat laju, ditambah lagi dengan adanya armada Damkar yang terparkir di bahu jalan.
Keterangan dari warga setempat bernama Fitri menyebutkan bahwa api dengan cepat melahap kedai grosir kue tersebut.
Ada sekitar dua unit bangunan yang terdampak parah.
“Habis semua, tidak ada yang tersisa (di dalam kedai grosir maupun kue,”ujarnya.







