Berita Arema FC hari ini populer: Modal rekor tandang unbeaten, tanpa Dalberto jinakkan Bali United

Ringkasan Berita:

  • Arema FC mengusung motivasi tinggi untuk mencuri poin di kandang Bali United pada Minggu (4/1/2026), demi menebus poin yang hilang dalam dua laga kandang terakhir.
  • Singo Edan memiliki modal kepercayaan diri kuat berupa rekor belum terkalahkan dari tujuh laga tandang musim ini, yang dinilai pelatih Marcos Santos jauh lebih efisien bagi timnya.
  • Meski striker utama Dalberto Luan Bello absen, Marcos Santos menegaskan tim tidak bergantung pada satu nama.

, –Kumpulan berita Arema FC hari ini populer Minggu (4/12/2026), salah satunya tentang modal rekor tandang unbeaten SIngo Edan yang jadi modal penting melawan tuan rumah, Bali United. 

Bacaan Lainnya

Di sisi lain, Arema FC lagi-lagi masih harus bermain tanpa bomber andalannya Dalberto yang absen dalam laga nnati.

Pelatih Kepala Arema FC, Marcos Santos pun mengaku tak mau bergantung pada Dalberto, dan akan memanfaatkan pemain lain seperti penyerang lokal, Dedik Setiawan. 

Berikut ulasan selengkapnya:

1. Modal Rekor Tandang Unbeaten

Arema FC tak gentar menghadapi Bali United dalam lanjutan kompetisi Super League 2025/2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, Minggu (4/1/2026) pukul 19.00 WIB.

Meskipun Bali United belum terkalahkan dalam empat laga terakhir, Singo Edan tetap berambisi untuk dapat mencuri poin dalam pertandingan nanti.

Pelatih Arema FC Marcos Santos mengakui, kalau timnya datang ke Bali United dengan motivasi tinggi.

Walaupun gagal meraih kemenangan dalam dua laga kandang terakhir mereka, Arema FC coba mencari poin yang hilang dalam pertandingan nanti.

“Waktu kami cukup sedikit usai menghadapi Persita kemarin, tapi persiapan kami cukup bagus. Semua berjalan baik dan semoga nanti kami mendapatkan poin,” kata Marcos Santos, Sabtu (3/1/2026).

Beberapa kesalahan yang dilakukan kala menghadapi Persita Tangerang telah dievaluasi oleh tim pelatih.

Salah satunya ialah buruknya penyelesaian akhir ketika mendapatkan peluang di depan gawang lawan.

Marcos pun ingin mencoba meneruskan trend positif Arema FC bermain di kandang lawan.

Belum terkalahkan (unbeaten) dari tujuh laga tandang menjadi bukti, kalau Arema FC cukup serius saat bermain di luar kandang.

Kondisi itu jadi motivasi tersendiri untuk Singo Edan agar dapat meraih kemenangan saat menghadapi Bali United nanti.

“Menghadapi Persita kami melepaskan 19 tembakan ke gawang tetapi tidak mencetak gol, tapi saat ini kami akan bermain tandang, yang saya rasa lebih efisien bagi kami” ujar Marcos. 

“Semoga pemain dapat memanfaatkan peluang dengan lebih baik,” tegasnya.

2. Tanpa Dalberto Jinakkan Bali United

Absennya Dalberto dalam beberapa pertandingan terakhir, termasuk saat menjamu Persita Tangerang di Stadion Kanjuruhan, Selasa (30/12/2025), membuat lini serang Arema FC terasa kurang tajam.

Kondisi itu justru dijadikan momentum untuk memaksimalkan opsi penyerang lain.

Pelatih Arema FC Marcos Santos menegaskan, tim pelatih tidak hanya terpaku pada sosok Dalberto, meski striker asing tersebut berstatus sebagai pencetak gol terbanyak Singo Edan musim ini.

“Kami tidak fokus hanya pada satu pemain saja, seperti di pertandingan sebelumnya, kami fokus pada pemain-pemain yang bisa kami andalkan” ucapnya. 

“Saya rasa kami tidak lemah di lini depan,” imbuhnya.

Menurut Marcos, Dalberto memang memiliki level yang sangat tinggi dan kontribusinya besar untuk tim.

Namun, Arema FC masih memiliki sejumlah opsi yang siap dimaksimalkan, salah satunya Dedik Setiawan.

Tak hanya Dedik, Marcos juga menyebut nama-nama lain seperti Valdeci, Ian Puleio hingga penyerang muda Razza Fachrezi.

“Kami masih memiliki beberapa pemain yang cukup tajam di depan, seperti Ian Puleio, Valdeci, Dedik maupun Razza” jelas pelatih asal Brasil itu. 

“Saya percaya dengan kemampuan mereka, dan saya yakin mereka akan tampil cukup bagus besok,” imbuhnya.

Marcos menganggap dalam dua laga terakhir yang dilakoni, penampilan Arema FC tidak seburuk dengan hasil yang didapatkan.

Seperti saat menghadapi Persita, Marcos mencatat Arema FC mampu menghasilkan 19 kali peluang di depan gawang.

Hanya saja, peluang demi peluang tersebut gagal dimanfaatkan dengan baik untuk menjadi gol bagi Arema FC.

“Saya harap lini depan kami dapat memanfaatkan peluang dengan baik besok,” katanya.

3. Dedik Waspadai Kiper Bali United

Arema FC diprediksi akan kembali mempercayakan Dedik Setiawan sebagai pengganti Dalberto sebagai penyerang tengah.

Meski belum banyak berkontribusi bagi tim, namun Dedik masih memiliki rasa optimisme untuk dapat membantu Arema FC meraih kemenangan.

Terbukti dengan satu golnya ke gawang Persita Tangerang, meski akhirnya dianulir oleh wasit.

Dedik juga mengungkapkan skuad asuhan Marcos Santos telah mematangkan strategi penyelesaian akhir di sesi latihan, apalagi setelah menyadari sulitnya menembus gawang tuan rumah yang dikawal Mike Hauptmeijer.

Catatan lima laga tanpa kemenangan juga menjadi faktor yang membuat posisi tim Singo Edan berada dalam tekanan.

Sebaliknya, Bali United musim ini juga belum tampil dominan di kandang sendiri dengan hanya satu kemenangan dari tujuh laga.

Dedik pun menilai statistik tersebut bisa menjadi bahan evaluasi, meski bukan satu-satunya patokan.

“Itu menjadi catatan bagi kami, tetapi situasi setiap pertandingan berbeda. Kami fokus pada permainan kami sendiri dan berusaha tampil maksimal,” katanya sebelum laga, Sabtu (3/1/2026) mengutip laman resmi ileague.id

Terkait rekor pertemuan, dalam 18 laga terakhir, kedua tim berimbang dengan masing-masing mengoleksi tujuh kemenangan dan empat hasil imbang.

Mengenai kekalahan telak 6-1 delapan tahun lalu, Dedik menegaskan sejarah tidak selalu relevan.

“Sejarah tentu ada, tetapi situasinya selalu berbeda” tutur Dedik.

“Kami tidak bisa terlalu terpaku pada masa lalu, yang terpenting adalah bagaimana pemain percaya diri dan menjalankan rencana permainan dengan baik. Jika ada peluang untuk meraih poin di sini, tentu itu akan sangat bagus,” imbuhnya. 

Dedik juga berharap faktor keberuntungan berpihak pada timnya kali ini.

“Dalam beberapa pertandingan terakhir, sebenarnya permainan Arema sudah cukup bagus, baik kandang maupun tandang. Tapi, memang ada satu faktor yang belum kami miliki, yaitu keberuntungan” ucapnya. 

“Mudah-mudahan di laga ini faktor itu berpihak kepada Arema,” imbuhnya.

Menghadapi kiper Mike Hauptmeijer yang punya catatan penyelamatan terbanyak, Dedik menyebut tim sudah menyiapkan langkah antisipasi.

“Di latihan, kami sudah menyiapkan strategi khusus untuk para pemain depan” ujar Dedik. 

“Semoga bisa diterapkan dengan baik di pertandingan. Kepercayaan diri tetap ada” sambungnya. 

“Kami sering menciptakan peluang, hanya kadang kurang beruntung dalam penyelesaian akhir” tambahnya. 

“Semoga kali ini keberuntungan datang dan membantu Arema meraih hasil terbaik,” pungkas pemain asli Malang itu.

(Reporter /Rifky Edgar)

Ikuti saluran SURYA MALANG di >>>>> WhatsApp 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *