Banteng Jatim ke Final Soekarno Cup 2025, Semangat Said Abdullah Membara

Ringkasan Berita:

  • Tim Banteng Jatim FC U-17 berhasil melaju ke babak final Soekarno Cup 2025
  • Tim Jawa Timur berhasil memperoleh tiket ke babak final setelah meraih kemenangan dramatis dengan skor 2-1 atas Banteng Jawa Tengah di Stadion Ngurah Rai, Bali, pada hari Kamis (11/12/2025).
  • Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Said Abdullah memberikan perhatian dan dukungan penuh kepada tim Banteng Jatim.

 

Bacaan Lainnya

https://mediahariini.com– Tim Banteng Jatim FC U-17 berhasil memastikan tempatnya melaju ke babak final Soekarno Cup 2025.

Kemenangan Banteng Jatim FC U-17 melaju ke babak Final ini juga memperkuat posisi mereka sebagai tim dengan manajemen mental dan taktik paling matang dalam Soekarno Cup 2025.

Tim Jawa Timur berhasil memastikan tiket menuju babak final setelah meraih kemenangan dramatis dengan skor 2-1 atas Banteng Jawa Tengah di Stadion Ngurah Rai, Bali, pada hari Kamis (11/12/2025).

Laga yang penuh dengan tekanan kembali memperlihatkan kematangan bermain dari para pemain muda Jatim.

Sejak dimulai, pertandingan berjalan sengit. Banteng Jatim langsung unggul 1-0 melalui gol cepat Arya Abdul Wahab pada menit ke-6, memanfaatkan celah di sisi kanan pertahanan lawan.

Pada babak kedua, tim kembali memperlebar keunggulan menjadi 2-0 melalui Muhammad Danial El Zeno pada menit ke-83, yang berhasil memanfaatkan kekacauan di depan gawang.

Ketegangan mencapai puncaknya ketika Banteng Jawa Tengah mendapatkan hadiah penalti pada menit ke-85 yang dieksekusi oleh Manggih Aliffendy, sehingga mengubah skor menjadi 2-1, membuat menit-menit terakhir berjalan dengan sangat intens.

Kepala tim, Dr. Ir. Daniel Rohi, M.Eng.Sc., IPU, menekankan bahwa keberhasilan ini tidak hanya berasal dari usaha pemain dan pelatih, tetapi juga dari semangat tinggi dan perhatian besar Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Said Abdullah, yang telah mengikuti perkembangan Banteng Jatim U-17 sejak awal.

Menurutnya, dukungan spiritual dari pemimpin wilayah memberikan semangat tambahan bagi para pemain.

Dalam pernyataannya, Said Abdullah menekankan komitmen Jawa Timur terhadap pengembangan generasi muda.

“Kami di DPD PDI Perjuangan Jawa Timur memberikan perhatian besar terhadap pembinaan generasi muda, termasuk melalui olahraga sepak bola. Banteng Jatim U-17 membuktikan bahwa kerja sama dan komitmen dapat menciptakan prestasi. Saya berharap ini menjadi contoh bagi pemuda di seluruh Jawa Timur,” katanya.

Daniel juga menyampaikan bahwa semangat yang berasal langsung dari Ketua Tim, Pak Eri Cahyadi, melalui panggilan video sebelum pertandingan, memberikan dampak besar terhadap kondisi mental pemain.

“Setiap pertandingan menunjukkan perkembangan. Saya hanya menyampaikan pesan agar mereka tetap fokus, taat pada aturan, serta menjaga komunikasi sepanjang laga. Mereka melakukannya dengan baik. Gol cepat, tekanan yang berani, hingga mampu bertahan di menit akhir—itu membuktikan kedewasaan mereka,” ujar Eri.

“Kemenangan ini membuktikan bahwa manajemen mental tim kami sangat kuat. Kemampuan mereka merespons tekanan, khususnya saat adu penalti di menit akhir, menunjukkan kedewasaan dan semangat juara yang telah kami tanamkan,” kata Daniel Rohi saat evaluasi setelah pertandingan.

Daniel—yang dikenal dengan panggilan Bung Danro—menekankan bahwa ketangguhan karakter pemain, kemampuan beradaptasi, serta kedisiplinan dalam mengikuti instruksi taktis menjadi dasar utama keberhasilan tim hingga mampu mencapai babak final.

Pelatih Utama, Anies Septiawan, S.Pd., menegaskan bahwa perjuangan anak-anak Jatim tidak hanya bersifat fisik tetapi juga emosional.

“Pertama, alhamdulillah, rasa syukur yang sangat besar. Jujur, tegang. Karena di menit terakhir kita mendapat hadiah penalti. Namun sesuai dengan doa dan keyakinan kami, akhirnya kami berhasil melaju. Alhamdulillah,” kata Pelatih Anies.

Sekarang perhatian tim berpindah ke pemulihan fisik dan mental menjelang pertandingan utama.

Dengan masa pemulihan yang singkat, Anies memastikan semua keputusan teknis akan diambil dengan hati-hati.

Kapten tim, Rizky Dwi Laksono, juga menekankan betapa pentingnya petunjuk pelatih dalam situasi kritis.

“Pertandingan hari ini (kemarin) sangat luar biasa, sangat menarik, dan bagi para pemain sangat memicu ketegangan di menit akhir. Instruksi pelatih utama berhasil mengurangi dan mengendalikan jalannya pertandingan hari ini, strategi pelatih sudah berjalan dengan baik,” katanya.

Dengan semangat yang dimiliki oleh pimpinan daerah, konsistensi dalam pembinaan, serta solidaritas tim, langkah Banteng Jatim U-17 menuju final bukan hanya menjadi pencapaian, tetapi juga bentuk keberhasilan dalam pengelolaan pembinaan sepak bola muda di Jawa Timur.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *