Bagaimana cara menentukan seorang anak tergolong mengalami obesitas atau tidak?

Pertanyaan:

Dokter, bagaimana dokter menentukan seorang anak tergolong mengalami obesitas atau tidak?

Bacaan Lainnya

Jenar, Surakarta.

Dokter Spesialis Anak, dr. Aisya Fikritama, Sp.A Menjawab:

Obesitas itu kalau misalnya kita pakai parameter kurva pertumbuhan, kita bisa menggunakan CDC. 

Tapi bisa juga kita hitung dari berat badan per tinggi badan anak dengan rumus, lalu kita dapatkan body mass index atau indeks massa tubuh. 

Nantinya, indeks massa tubuh per usia itu yang overweight atau yang berat badannya berlebih, di antara +2 dan +3. 

Tapi kalau yang obesitas, sudah diatasnya overweight, di atas +2 di atas standar deviasi. 

Jadi memang melihat proporsi tubuh dari masing-masing anak. 

Secara kasat mata, anak yang mengalami obesitas terlihat seperti lehernya pendek dan pipinya chubby. 

Paling tidak kalau anak kelihatan gemuk, kalau dia tidak overweight, dia mengalami obesitas. 

Untuk memahami obesitas anak lebih lanjut, simak podcast kesehatan berikut ini. 

Vitamin untuk mendukung tumbuh kembang anak agar lebih optimal, klik di sini untuk mendapatkannya.

Rentang Berat Badan Anak yang Disarankan oleh Kementerian Kesehatan RI

Masalah obesitas tidak hanya terjadi pada orang dewasa saja, tapi juga bisa terjadi pada anak-anak.

Obesitas merupakan kondisi ketika berat badan berlebih akibat penumpukan lemak di dalam tubuh. 

Jika tidak dikendalikan, obesitas pada anak bisa meningkatkan risiko penyakit serius, seperti diabetes, kolesterol tinggi, dan hipertensi. 

Untuk mencegah terjadinya obesitas pada anak, Kementerian Kesehatan RI menyarankan anak-anak memiliki berat badan ideal seperti berikut. 

Usia 1 tahun

– Perempuan : 7-11,5 kg

– Laki-laki : 7,7-12 kg

Usia 2 tahun

– Perempuan : 9-14,8 kg

– Laki-laki : 9,7 – 15,3 kg

 Usia 3 tahun

– Perempuan : 10,8-18,1 kg

– Laki-laki : 11,3-18,3 kg

Usia 4 tahun

– Perempuan : 12,3-21,5 kg

– Laki-laki : 12,7-21,2 kg

Usia 5 tahun

– Perempuan : 13,7-24,9 kg

– Laki-laki : 14,1-24,2 kg

Profil Dokter Spesialis Anak, dr. Aisya Fikritama, Sp.A

dr. Aisya Fikritama Aditya, Sp.A, merupakan Dokter Spesialis Anak yang kini berpraktik di RS UNS Sukoharjo.

dr. Aisya menyelesaikan pendidikan SMA lewat program akselerasi di SMA Negeri 1 Surakarta.

Tertarik dengan dunia kedokteran, dr. Aisya kemudian menempuh pendidikan di Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta.

Di Universitas tersebut, dia menyelesaikan studi dokter umum dan melanjutkan pendidikan spesialis anak.

Selama masa studinya, ia aktif sebagai asisten dosen dan peneliti.

Pengalaman kerja dr. Aisya sangat beragam.

dr. Aisya pernah bekerja sebagai dokter internship di RSUD Pandanarang Boyolali dan Puskesmas Boyolali II, kemudian berlanjut sebagai dokter umum di berbagai institusi termasuk Klinik Kimia Farma Adi Sucipto dan RS UNS.

Pada tahun 2023, ia pernah bekerja di RSU Asy Syifa Sambi Boyolali.

dr. Aisya kemudian bergabung dengan RS UNS Sukoharjo sebagai dokter spesialis anak, serta menjadi dosen dan staf pengajar hingga kini.

dr. Aisya juga aktif memberikan edukasi mengenai kesehatan anak melalui media sosial miliknya @dr.aisyafik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di 

Google News

()

Vitamin untuk mendukung tumbuh kembang anak agar lebih optimal, klik di sini untuk mendapatkannya.

Fitkom HI-C Tablet Hisap adalah multivitamin lengkap dengan rasa yang enak yang disukai anak-anak dengan kandungan vitamin, mineral, buah dan sayur. 

Multivitamin ini dapat membantu memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral anak-anak di usia pertumbuhan serta membantu memelihara kesehatan anak. 

Tersedia dalam bentuk tablet hisap dan gummy yang disukai anak.

Vitamin untuk mendukung tumbuh kembang anak agar lebih optimal, klik di sini untuk mendapatkannya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *