Rasa Kasih pernah ditanya mengenai menjadi pelakor oleh Deddy Corbuzier. Jawabannya justru mengejutkan karena menyentuh soal perasaan yang diberikan Tuhan.
Berita dugaan hubungan tidak wajar antara Aura Kasih dan Ridwan Kamil memicu warganet untuk mencari jejak digital keduanya. Netizen kembali menelusuri riwayat kehidupan pribadi serta pernyataan lama dari penyanyi tersebut.
Pernah ditanyakan mengenai pelaku perceraian, jawaban Aura Kasih kepada Deddy Corbuzier terdengar tidak terduga. Sang artis menyentuh tentang perasaan yang diberikan Tuhan.
Pernyataan tersebut diunggah ulang di akun Instagram @tante.rempong.official. Salah satu momen yang kembali menjadi perhatian adalah pernyataan Aura Kasih mengenai pelakor yang ia sampaikan saat menjadi tamu dalam podcast Deddy Corbuzier sekitar empat tahun lalu.
Video potongan dari percakapan tersebut kini kembali menyebar luas di media sosial dan memicu berbagai respons dari masyarakat. Topik ini dimulai ketika Deddy Corbuzier secara terbuka bertanya pendapat Aura Kasih tentang fenomena pelakor yang sering menjadi pembicaraan publik.
Tanpa menyangkal, Aura Kasih mengakui bahwa tindakan menjadi pihak ketiga dalam hubungan orang lain pada dasarnya adalah perbuatan yang salah.
“Selingkuh, benar atau tidak selingkuh?” tanya Deddy Corbuzier.
“Hmm ya memang salah,” jawab Aura Kasih singkat.
Walaupun demikian, Aura Kasih menyampaikan bahwa menilai suatu tindakan perlu dilihat dari niat yang mendasarinya. Ia menekankan bahwa hubungan yang hanya didasarkan pada kepentingan materi merupakan hal yang jelas tidak benar.
Namun, keadaannya dianggap berbeda jika perasaan muncul secara alami tanpa adanya rencana. Kondisi seperti ini menurut Aura Kasih sering kali berada dalam zona yang tidak jelas dan sulit untuk dihindari.
Tergantung, kembali lagi ke mas. Apa maksudnya. Misalnya aku bertemu dengan pria yang sudah memiliki istri. Jika tujuannya hanya uang, itu sudah salah besar.
Tetapi misalnya aku bertemu dengan seorang pria yang cocok, eh ternyata sudah memiliki istri. Tapi kita tidak bisa menghindari perasaan itu, bagaimana lagi? Perasaan yang diberikan oleh Tuhan,” katanya.
Deddy Corbuzier kemudian mengulang pernyataan tersebut dengan menyimpulkan bahwa intinya berada pada rasa cinta atau kepentingan tertentu.
“Jadi kembali lagi, jawabannya apakah itu karena cinta atau tidak begitu?” tanya Deddy.
Aura Kasih juga mengonfirmasi kesimpulan tersebut. Ia menekankan bahwa perasaan yang berkembang antara sesama manusia adalah karunia Tuhan dan tidak selalu bisa diatur.
Menurutnya, manusia diberi perasaan dan akal, tetapi tidak selalu mampu mengendalikan kapan dan kepada siapa perasaan tersebut muncul, meskipun orang yang dicintai sudah menjadi pasangan orang lain.
“Jika niatnya hanya uang, menurutku sangat salah. Jika ingin membicarakan perasaan, kita tidak bisa menghentikannya. Karena kita manusia yang diberi perasaan dan akal. Itu saja. Mengalir,” tutup Aura Kasih. (*)







