– Laga krusial bakal tersaji antara Persebaya Surabaya vs Persijap Jepara di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT). pada Minggu, 28 Desember 2025,
Dalam pertandingan ini, Persebaya Surabaya mengusung misi mengakhiri tren 5 hasil imbang berturut-turut. Sementara Persijap berjuang keluar dari zona degradasi di bawah arahan pelatih baru mereka.
Sebelum menyaksikan laga nanti, berikut adalah analisis strategi mendalam untuk pertandingan sore ini:
1. PERSEBAYA SURABAYA
Memerlukan sentuhan “Shin Style”. Dimana caretaker Uston Nawawi diprediksi akan melakukan sedikit perubahan pendekatan taktis sebelum tongkat estafet pelatih kepala diserahkan kepada Bernardo Tavares tahun depan.
Uston akan menerapkan formasi utama 4-3-3 atau 4-2-3-1.
Dengan kembalinya Bruno Moreira dan Francisco Rivera, Persebaya akan kembali ke gaya menyerang yang lebih kreatif.
Juga akan menerapkan strategi pressing dan transisi. Uston kemungkinan akan menerapkan pressing tinggi sejak menit awal untuk memaksa pemain Persijap melakukan kesalahan di area pertahanan sendiri.
Persebaya juga sangat berbahaya dalam situasi bola mati (set piece), seperti yang ditunjukkan saat melawan Borneo FC lalu.
Kunci Kemenangan akan ditentukan dari eksploitasi sayap melalui Gali Freitas dan Bruno Moreira.
Persebaya juga butuh efisiensi di depan gawang karena dalam beberapa laga terakhir mereka sering mendominasi penguasaan bola namun gagal mengunci kemenangan.
2. PERSIJAP JEPARA
Menghadapi Persebaya Surabaya, pelatih Divaldo Alves dimungkinkan menerapkan Strategi “Low Block” dan Counter Attack
Diketahui Divaldo Alves, yang juga mantan pelatih Persebaya tahu betul atmosfer GBT.
Ia kemungkinan akan bermain pragmatis demi mencuri satu poin.
Formasi Utama yang akan diterapkan yakni 4-5-1 saat bertahan atau bisa berubah menjadi 4-2-3-1 kalau menyerang.
Persijap kemungkinan akan menumpuk pemain di tengah untuk meredam kreativitas Rivera.
Persijap akan mengandalkan kedisiplinan bek asing seperti Duglas Cruz dan Diogo Brito.
Namun masalah utama yang dialami Persijap adalah daya tahan fisik.
Statistik menunjukkan performa mereka sering menurun setelah menit ke-70.
Strategi mereka adalah bertahan sedalam mungkin (low block) dan menunggu momentum serangan balik lewat Carlos Franca atau Alexis Gomez.
Saat menahan imbang PSIM Yogyakarta di laga sebelumnya menjadi modal mental bahwa mereka bisa meredam tim yang lebih kuat.
3. DUEL KUNCI DI LAPANGAN
Dari segi kreativitas, Persebaya akan mengandalkan Francisco Rivera yang akan berhadapan dengan pemain Persijap Wahyudi Hamisi.
Bruno Moreira dari Bajol Ijo akan dihadang Douglas Cruz bek dari Persijap bila mendekati garis gawang. Begitupun dengan lini tengah berduel antara Rahmat Irianto dan Alexis Gomes.
4. PREDIKSI ALUR PERTANDINGAN
Persebaya diprediksi akan menguasai bola hingga 60-65%.
Jika Bajul Ijo mampu mencetak gol cepat di 20 menit pertama, Persijap akan dipaksa keluar menyerang, yang justru akan membuka ruang lebih besar bagi penyerang cepat Persebaya.
Namun, jika laga bertahan 0-0 hingga menit ke-60, tekanan psikologis akan berpindah ke pemain Persebaya karena tuntutan Bonek untuk menang sangat tinggi.
Analisis Skor:
Persebaya diunggulkan menang dengan selisih 2 gol Prediksi: 2-0 atau 3-1, mengingat skuad mereka sudah kembali komplet dan Persijap masih dalam tahap adaptasi taktik baru.
Pertandingan ini disiarkan langsung pukul 15.30 WIB di Indosiar dan Vidio.***







