– Aktor Kwak Do Won telah meminta maaf atas kejadian mengemudi dalam keadaan mabuk (DUI) yang terjadi pada tahun 2022 lalu.
Sebelumnya pada bulan September 2022, Kwak Do Won ditangkap dengan dugaan mengemudi dalam keadaan mabuk.
Pada saat itu, kadar alkohol dalam darahnya mencapai 0,158 persen, melebihi batas pencabutan SIM yang sebesar 0,08 persen, sehingga Kwak Do Won sementara waktu menghentikan kegiatannya sebagai aktor akibat kejadian tersebut.
Comeback Akting
Kwak Do Won seharusnya berperan dalam serial TVING terbaru berjudul Villains, yang telah menyelesaikan proses syuting sebelum kejadian pengemudiannya dalam keadaan mabuk.
Namun, akibat kejadian tersebut, tayangan drama tersebut ditunda hingga TVING baru-baru ini mengumumkan tanggal rilis perdana pada 18 Desember 2025 (kemarin).
Tidak lama setelah pertunjukan drama tersebut tayang perdana, pada Jumat 19 Desember, Kwak Do Won mengeluarkan permintaan maaf pertamanya dalam tiga tahun terakhir.
Pernyataan Lengkap Sang Aktor
“Hai, ini Kwak Do Won.
Dibutuhkan waktu yang cukup lama bagi saya untuk menulis ini. Saya merasa takut, sangat malu, dan di hadapan kesalahan saya, tidak ada kata-kata yang mudah diucapkan.
Pertama, saya ingin sekali lagi menyampaikan permohonan maaf yang tulus kepada semua orang yang terluka dan kecewa akibat perbuatan saya.
Pada tahun 2022, saya melakukan kesalahan yang sangat besar, yaitu berkendara dalam keadaan mabuk.
Saya secara tulus memohon maaf kepada semua pihak yang merasa terluka dan kecewa karena hal ini.
Sejak saat itu, saya terus-menerus merenungkan diri dan menghabiskan jam-jam untuk bertanya apakah saya layak berada di depan umum.
Di tengah keheningan yang terjadi, saya merenungkan secara mendalam mengenai sikap yang seharusnya saya miliki sebagai seseorang sebelum menjadi seorang aktor.
Saya kini menyadari bahwa hal-hal yang biasa saya anggap sepele ternyata tidak pernah menjamin kepastian.
Mengamati proyek-proyek yang telah dirilis dan drama yang baru saja mulai tayang, saya memiliki banyak pikiran.
Saya benar-benar menyesal karena tidak segera meminta maaf dan melewatkan kesempatan yang tepat untuk menyampaikan pendirian saya.
Sebelum melanjutkan kegiatan apa pun, saya ingin membuktikan—langkah demi langkah melalui tindakan saya—rasa tanggung jawab yang sebelumnya tidak saya tunjukkan.
Saya tidak akan memohon pengampunan secara cepat. Saya akan menunjukkannya bukan melalui ucapan, tetapi melalui cara hidup saya.
Saya kembali menyampaikan permintaan maaf yang tulus kepada semua pihak yang pernah saya kecewakan.
Terima kasih telah membaca hingga selesai. Hormat saya, Kwak Do Won.
***






