Aan Terkesan dengan Kesejukan dan Pemandangan Prabanlintang

Wisata Prabanlintang, Destinasi Liburan Natal dan Tahun Baru yang Menyenangkan

Wanawisata Prabanlintang di Kabupaten Tegal bisa menjadi pilihan menarik untuk mengisi libur panjang Natal dan Tahun Baru. Lokasi ini terletak di Desa Danasari, Kecamatan Bojong, dan menawarkan suasana sejuk serta pemandangan yang memanjakan mata. Wisatawan yang berkunjung akan langsung merasakan keindahan alam yang asri dan dikelilingi oleh tumbuhan hijau.

Salah satu hal pertama yang akan ditemui ketika mengunjungi Prabanlintang adalah suasana yang sangat asri. Di sekitar lokasi, terdapat rimbunnya pohon pinus yang menjulang tinggi, sehingga menambah kesan sejuk dan alami. Saat masuk ke bagian dalam wisata, pengunjung akan disambut oleh pohon pinus yang menjulang dan rumput hijau yang terawat.

Bacaan Lainnya

Kebersihan di tempat ini sangat terjaga dengan baik. Di dalam wisata, banyak tersedia spot untuk bersantai seperti ayunan, gazebo, atau area tikar yang bisa dibawa sendiri. Pengunjung juga bisa duduk di atas rumput hijau yang bersih dan nyaman.

Pantauan di lokasi pada Sabtu (20/12/2025), banyak pengunjung yang berada di destinasi wisata tersebut. Selain orang tua dan remaja, banyak anak-anak yang asyik bermain ayunan, berlarian, atau mencoba flying fox.

Danau Buatan sebagai Spot Favorit

Di Prabanlintang juga terdapat satu spot favorit yang bisa dibilang sebagai ikon dari tempat wisata ini, yaitu danau buatan. Danau tersebut cukup estetik dan menjadi latar foto yang menarik. Di tengah-tengah danau terdapat jembatan kayu yang digunakan untuk menyeberang dan menjadi spot foto favorit.

Seorang pengunjung, Aan, mengaku sudah beberapa kali berkunjung ke Prabanlintang karena sang istri berasal dari Desa Karangjambu yang berdekatan dengan lokasi wisata. Setiap kali pulang ke kampung halaman sang istri, Aan selalu menyempatkan berwisata ke Prabanlintang karena menurutnya sangat cocok untuk mengisi waktu libur.

Aan mengatakan bahwa ia merasa sangat rileks karena udara sejuk dan pemandangan yang sangat asri. Ditambah dengan pohon pinus yang rimbun, tempat ini sangat nyaman untuk anak-anak bermain. Anaknya pun sangat senang ketika diajak ke Prabanlintang karena bisa berlarian dan bermain ayunan.

“Saya kebetulan asal Depok, tapi istri yang asli daerah sini. Menurut saya, Prabanlintang sangat bagus karena udaranya sejuk, pohon pinus rindang ditambah nyaman untuk anak-anak bermain. Harga tiket juga sangat terjangkau,” ujar Aan kepada Tribun Jateng, Sabtu.

Selain udara sejuk dan pemandangan yang asri, menurut Aan, harga tiket juga sangat terjangkau. Oleh karena itu, ia memilih berwisata ke Prabanlintang dan tidak pernah merasa bosan. Ia juga sekalian piknik karena sang istri membawa makanan sendiri dari rumah dan tikar untuk duduk bersantai.

Akses yang Mudah dan Fasilitas Lengkap

Pengelola Wisata Prabanlintang, Subur Makmur, menjelaskan bahwa tempat wisata ini memiliki luas lahan mencapai 4,5 hektare dan beroperasi sejak tahun 2017. Prabanlintang bisa diakses melalui empat penjuru. Untuk ke tempat wisata itu, pengunjung bisa melalui jalur Desa Karangjambu, Kecamatan Balapulang, bisa juga lewat Kecamatan Bojong, Jatinegara, Kabupaten Tegal, dan Moga, Pemalang.

Selain pengunjung lokal Kabupaten Tegal dan sekitarnya, banyak pengunjung dari luar daerah seperti Kabupaten Brebes, Pemalang, Pekalongan, Cirebon, dan masih banyak lagi. “Kami buka setiap hari mulai pukul 08.00 sampai 16.30,” kata Subur.

Untuk harga tiket, pengunjung Prabanlintang harus membayar Rp 7.500 per orang pada hari biasa (Senin-Jumat) dan Rp 10 ribu per orang pada hari libur (Sabtu-Minggu), termasuk libur panjang, Idulfitri, Natal dan Tahun Baru. Selain itu ada tambahan biaya parkir, Rp 2 ribu untuk sepeda motor dan Rp 3 ribu untuk mobil.

“Bagi yang ingin melakukan kegiatan prewedding, camping, dan lain-lain bisa menghubungi pengelola langsung,” ujarnya. Sejauh ini, kata Subur, Prabanlintang memiliki enam karyawan dengan tugas masing-masing. Ada yang bagian pengecekan jembatan gantung dan fasilitas lainnya, ada juga yang bersih-bersih dan di bagian loket tiket masuk.

“Persiapan libur Nataru kami melakukan bersih-bersih, mengecek wahana yang ada untuk memastikan keamanan, jembatan gantung yang sudah rapuh juga diganti, serta persiapan lainnya,” kata Subur. “Kebetulan di tempat kami juga ada wahana flying fox dan bagi yang ingin mencoba dikenai biaya tambahan Rp 10 ribu untuk anak-anak dan dewasa Rp 12 ribu,” imbuhnya.


Pos terkait