SURAT KABAR – PANDANGAN RAKYAT –Fakultas Teknik Universitas Pasundan (FT Unpas) menunjukkan komitmennya untuk memperkuat pendidikan vokasi di Jawa Barat dengan menjalin kerja sama strategis bersama Forum Komunikasi Kepala SMK Swasta (FKKSMKS) Provinsi Jawa Barat.
Hal ini disampaikan dalam sesi diskusi panel “Peningkatan Manajemen dan Mutu Pendidikan SMK Swasta di Jawa Barat Menuju Jabar Istimewa” yang menghadirkan pembicara yaitu Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Dr. Herman Suryatman, Ketua Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat H. Yomanius Untung, S.Pd, Perencana Ahli Muda Bapeda Jabar, Gilang Erwanda, serta Sekretaris Dinas Pendidikan Jawa Barat Dr. Deden Saepul Hidayat. Diskusi tersebut dihadiri oleh seluruh kepala dan guru SMK Swasta di Jawa Barat, yang tergabung dalam FKKSMKS Jabar, di Aula FT Unpas, Jalan Setiabudi, Bandung, pada Selasa 16 Desember 2025.
Ketua Fakultas Teknik Unpas, Prof. Dr. Ir. Yusman Taufik, M.P., menyatakan bahwa kerja sama ini diharapkan memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas lulusan SMK swasta di Jawa Barat. Sebelumnya, lulusan SMK cenderung langsung bekerja. Namun, melalui kolaborasi ini, FT Unpas membuka jalur pendidikan lanjutan ke perguruan tinggi dengan durasi studi yang lebih singkat.
“Melalui program fast track, lulusan SMK yang masuk Fakultas Teknik Unpas dapat menyelesaikan studinya lebih cepat. Jika biasanya empat tahun, dengan program ini bisa selesai dalam tiga tahun,” kata Yusman. Selain penguatan akademik, FT Unpas juga menyediakan bantuan peningkatan pengelolaan sekolah melalui kerja sama dengan Ketua FKKSMKS Jabar.
Sistem manajemen mutu
Selain itu, FT Unpas juga menyatakan kesiapan untuk menyediakan sistem manajemen mutu berbasis ISO secara gratis kepada sekolah menengah kejuruan swasta di Jawa Barat.
“FT Unpas telah memiliki sistem manajemen mutu ISO. Insyaallah, sistem ini dapat dimanfaatkan oleh SMK swasta di Jawa Barat secara gratis, guna mendukung penguatan pengelolaan dan kualitas pendidikan,” katanya.
Yusman menekankan bahwa SMK swasta merupakan fondasi penting dalam ekosistem pendidikan nasional. Meskipun menghadapi berbagai keterbatasan, SMK swasta berperan dalam memperluas kesempatan pendidikan serta membekali lulusannya dengan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Oleh karena itu, kerja sama antara pemerintah, sekolah swasta, perguruan tinggi, dan industri perlu terus diperkuat sebagai kolaborasi strategis yang saling mendukung.
Sebagai lembaga pendidikan tinggi, Universitas Pasundan, khususnya Fakultas Teknik yang memiliki enam program studi, menyatakan siap menjadi mitra akademik dan inovatif bagi SMK. Kerja sama yang ditawarkan mencakup penyusunan kurikulum berbasis industri, penguatan kompetensi guru dan siswa, konversi mata kuliah SMK ke perguruan tinggi, serta pengembangan inovasi dan kewirausahaan yang berlandaskan teknologi.
Ketua Umum FKKSMKS Provinsi Jawa Barat, Acep Sundjana Djakaria, menyambut positif kolaborasi tersebut. Ia mengungkapkan bahwa jumlah sekolah menengah kejuruan swasta di Jawa Barat mencapai sekitar 2.600 lembaga dengan tantangan besar dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya guru produktif.






