Fransiscus Go Terima Penghargaan Tokoh Masyarakat Melalui UMKM

Ringkasan Berita:

  • Tokoh dari Nusa Tenggara Timur (NTT), Fransiscus Go, diangkat sebagai penggerak pemberdayaan masyarakat desa melalui usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
  • Frans Go mengatakan NTT bukan hanya sebagai tempat kelahiran, tetapi juga sebagai rumah.

   

Bacaan Lainnya

Laporan Jurnalis, Irfan Hoi

KUPANG  –Tokoh dari Nusa Tenggara Timur (NTT) Fransiscus Go terpilih sebagai

pemimpin pemberdayaan masyarakat desa melalui usaha mikro, kecil, dan menengah.

Frans Go, yang biasa dipanggil begitu, menerima penghargaan dari Pos Kupang pada Selasa malam, (16/12/2025) di Hotel Aston Kupang. Frans Go diwakili oleh Angela Margarita Chrislayanto.

“Terima kasih kepada Pos Kupang atas penghargaan ini. Bukan hanya sebuah penghormatan pribadi, tetapi juga pengingat bahwa usaha kecil dan konsisten untuk daerah selalu memiliki makna,” ujar Angela membacakan pesan Frans Go dalam acara dengan tema, Tranformasi Berkelanjutan.

Sebagai putra NTT, Frans Go mengatakan NTT bukan hanya sebagai tempat kelahiran tetapi juga sebagai rumah. Oleh karena itu, membangun NTT tidak dilakukan melalui rencana besar.

“Tetapi dari hal yang paling mendasar, memperkuat ekonomi keluarga,” lanjutnya.

Bagi dia, ekonomi keluarga yang stabil menjadi dasar masyarakat yang memiliki harga diri. Di tengah situasi ekonomi yang sulit, penting untuk berhati-hati dalam menghindari utang atau koperasi harian dengan bunga yang tinggi.

Selain itu, keluarga perlu memilih jalur kecil yaitu dengan mengelola usaha kecil menengah secara disiplin. Dengan demikian, keluarga akan menjadi tulang punggung utama bagi dirinya sendiri.

“Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bukan hanya sekadar bisnis, tetapi merupakan jalur kemandirian agar masyarakat tidak terus-menerus bergantung pada orang lain, melainkan dapat berdiri sendiri dengan rasa percaya diri dan merasa dihargai,” katanya.

Mengacu pada hal tersebut, Frans Go bersama keluarga dan berbagai pihak terlibat dalam pemberdayaan di NTT melalui Yayasan Felix Maria Go (YFMG) dengan menjalankan program bedah UMKM dan tebus murah.

“Mendampingi para pedagang kecil, memulai Ume Kofie di Kapan Kabupaten TTS, serta mendukung Desa Kuenmamolo di Kefa agar semakin mandiri,” lanjut Angela.

Segala usaha tersebut, katanya, tercapai melalui orang-orang yang bekerja dengan hati. Frans Go secara khusus mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat.

“Kami melakukan semua ini berdasarkan satu prinsip, Tumhiho yang berarti Berkembang Mandiri dan Hidup Bermartabat. Bukan menunggu bantuan, tetapi mengembangkan potensi yang ada melalui kerja keras, keahlian, dan kebersamaan,” katanya.

“Mimpi sederhana saya adalah membangun NTT yang berlandaskan ekonomi keluarga mandiri dengan generasi muda yang berani meningkatkan kelas mereka dari pencari kerja menjadi pengusaha yang menciptakan lapangan kerja melalui UMKM yang sehat,” katanya menambahkan.

Frans Go mengucapkan terima kasih kepada Pos Kupang atas penghargaan tersebut. Paling tidak, ini menjadi pengingat bahwa membangun daerah bukanlah tentang besar atau kecilnya janji, melainkan langkah kecil yang konsisten dan dukungan nyata.

“Ucapan selamat ulang tahun untuk Pos Kupang yang ke-33 pada 1 Desember lalu. Semoga Pos Kupang terus berkembang dan menjadi sumber kebanggaan bagi kita semua,” ujarnya.(fan) 

Ikuti Berita Lainnya diGOOGLE NEWS

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *