Agus Sugiharto, Warga Kudus Tewas dalam Kecelakaan di Pecangaan Jepara

Korban Kecelakaan Maut di Jepara-Meninggal Dunia Akibat Terlindas Truk Kontainer

Seorang korban kecelakaan lalu lintas yang berlangsung pada Selasa (23/6/2026) sore di Jalan Raya Jepara-Kudus, Desa Lebuawu, Kecamatan Pecangaan, Kabupaten Jepara meninggal dunia setelah terlindas roda depan truk kontainer. Korban bernama Agus Sugiharto, warga Kelurahan Rendeng, Kecamatan Kota Kudus, Kabupaten Kudus.

Agus Sugiharto mengendarai sepeda motor dengan pelat nomor polisi K-3099-AZC dari arah Utara (Jepara) menuju Selatan (Kudus). Sekitar pukul 15.15 WIB, korban terjatuh setelah roda depan motornya masuk ke lubang sisi luar badan jalan. Akibatnya, badan korban terlindas roda depan truk kontainer dengan pelat nomor polisi B-9410-UIV yang dikemudikan oleh Moh Rifan, warga Lamongan, Jawa Timur.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Jepara, Iptu Ahmad Riyanto menjelaskan bahwa korban dinyatakan meninggal di lokasi kejadian akibat cedera serius di bagian kepala. Awalnya, sepeda motor yang dikendarai korban melaju dari arah Kota Jepara menuju Kudus, dengan tujuan pulang ke rumah.

Dalam perjalanan, korban mencoba menyalip truk kontainer dari sebelah kiri. Di lokasi kejadian, terdapat penyempitan jalan menjadi dua ruas. Diduga korban kurang hati-hati sehingga terjatuh setelah roda depan motornya masuk ke lubang di sisi jalan.

“Sepeda motor yang dikendarai korban mendahului dari sebelah kiri truk kontainer. Karena adanya penyempitan jalan, pengendara motor terjatuh dan terkena ban truk kontainer,” ujar Iptu Riyanto saat dikonfirmasi.

Kecelakaan tersebut sempat menyebabkan kemacetan sepanjang sekitar 2 kilometer selama kurang lebih 2 jam. Jasad korban dibawa ke RSUD Kartini Jepara untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.

Iptu Riyanto mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam berkendara di jalan raya. Ia juga menekankan pentingnya mematuhi ketentuan dan rambu-rambu lalu lintas guna menciptakan kondisi berkendara yang lebih aman dan tidak membahayakan pengendara lain.

Lokasi Kecelakaan Sering Dilaporkan Menjadi Titik Rawan

Sebelumnya, warga sekitar, Maskur (55), menyebut bahwa lokasi kejadian kecelakaan maut di Lebuawu sudah sering kali menjadi tempat kejadian kecelakaan. Beberapa faktor penyebab antara lain adalah adanya penyempitan jalan dan lubang yang berada tepat di pinggir badan jalan.

Maskur berharap hal ini menjadi catatan bagi pihak terkait agar dilakukan upaya penanganan lebih lanjut. Tujuannya adalah agar kondisi jalan lebih aman dilalui kendaraan, sehingga tingkat potensi terjadinya kecelakaan bisa ditekan.


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *