Isi Artikel
– Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti saintek) telah mengirimkan total 368 mahasiswa penerima Beasiswa Garuda untuk kuliah di luar negeri pada tahun 2025.
Beasiswa Garuda bertujuan untuk memberikan akses dan peluang kepada sebanyak mungkin putra-putri Bangsa.
Terutama yang berasal dari latar belakang yang belum mampu untuk kuliah S1 atau D4 di dalam atau luar negeri dengan fokus pembelajaran pada bidang STEM.
Pada tahun 2025 terdapat dua gelombang penerimaan. Sebagai informasi program beasiswa ini dahulu bernama Beasiswa Indonesia Maju (BIM).
Pada acara temu media, Rabu (24/12/2025), Kemendikti saintek membeberkan data sebaran tempat para pelajar Indonesia tersebut menuntut ilmu.
“Beasiswa Garuda itu khusus dikhususkan terutama untuk menempuh S1 dan kebanyakan itu adalah di luar negeri, di 100 perguruan tinggi terbaik di dunia. Seperti terlihat di dalam data ini, ada 368 penerima beasiswa untuk pendidikan di luar negeri,” ujar Direktur Jenderal Saintek, Ahmad Najib, di Gedung Kemendikti saintek, Jakarta Pusat.
Di samping itu ada pula 48 mahasiswa yang menerima Beasiswa Garuda dalam negeri.
Negara yang menerima mahasiswa Beasiswa Garuda terbanyak
Berikut adalah urutan negara-negara tempat mahasiswa penerima Beasiswa Garuda belajar berdasarkan urutan paling banyak jumlahnya.
1. Kanada: 126 orang
2. Australia: 107 orang
3. Indonesia: 48 orang
4. AS: 40 orang
5. Singapura: 40 orang
6. Hong Kong: 18 orang
7. China: 14 orang
8. Belanda: 13 orang
9. Inggris: 7 orang
10. Korea Selatan: 1 orang
11. Belgia: 1 orang
10 Kampus yang Menerima Mahasiswa Beasiswa Garuda Terbanyak
Sedangkan kampus di luar negeri yang paling banyak menerima beasiswa Garuda terbanyak adalah sebagai berikut:
1. University of Toronto – Kanada: 89 orang
2. Monash University – Australia: 50 orang
3. The University of Sydney – Australia: 43 orang
4. University of British Columbia – Kanada: 35 orang
5. Nanyang Technological University (NTU) – Singapura: 28 orang
6. Wageningen University & Research – Belanda: 13 orang
7. University of California, San Diego – AS: 12 orang
8. National University of Singapore (NUS) – Singapura: 12 orang
9. Tsinghua Universiy – China: 11 orang
10. The University of Western Australia – Australia: 9 orang
Provinsi asal penerima beasiswa Garuda dan BIM
Ahmad Najib mengatakan sejauh ini belum ada penerima beasiswa BIM Angkatan 4 maupun Beasiswa Garuda tahun 2025 yang berasal dari Pulau Papua.
“Kita melihat persebarannya sudah lumayan, meskipun kita melihat di Papua belum ada, tetapi itu akan menjadi bagian daripada upaya kita untuk tahun 2026 nanti,” kata Ahmad Najib.
1. Jawa Tengah: 108 orang
2. DKI Jakarta: 71 orang
3. Sumatera Utara: 53 orang
4. Jawa Barat: 47 orang
5. Jawa Timur: 36 orang
6. Banten: 19 orang
7. Bali: 16 orang
8. DI Yogyakarta: 15 orang
9. Sulawesi Utara: 5 orang
10. Sumatera Selatan: 5 orang
11. Riau: 6 orang
12. Kalimantan Barat: 6 orang
13. Sumatera Barat: 4 orang
14. Sulawesi Selatan: 4 orang
15. Aceh: 3 orang
16. NTT: 3 orang
17. NTB: 3 orang
18. Kalimantan Timur: 2 orang
19. Sulawesi Barat: 1 orang
20. Sulawesi Tengah: 1 orang
21. Lampung: 1 orang
22. Gorontalo: 1 orang







