Jerit tangis nelayan Pasiran hasil laut merosot tajam imbas industri, ikan mabuk kena sampah

Ringkasan Berita:

  • Masyarakat daerah pesisir Jakarta Utara ternyata menjalani kehidupan yang keras
  • Lingkungan sekitar Pesisir Jakarta Utara ternyata dipenuhi limbah dan sampah
  • Banyak ikan mati karena sampah dan kini ekosistem terganggu serta menganggu penghasilan para nelayan

 

Bacaan Lainnya

Pesisir dan perairan Pasiran, Pademangan, Jakarta Utara ternyata menjadi tempat yang sangat buruk untuk makhluk air tinggal.

Kondisinya sudah tak lagi sama, apalagi ikan-ikan di dalamnya.

Dapat hasil laut saja sudah sangat bersyukur bagi masyarakat yang tinggal di daerah Kampung Pasiran.

Nelayan belakangan terekam menjerit dan menangis lantaran kondisi laut yang tercemar dan sudah tidak aman bagi hewan-hewan akuatik.

Tangis nelayan

Para nelayan di Kampung Pasiran, Pademangan, Jakarta Utara harus memutar otak lebih dalam untuk bisa hidup.

Tak hanya harus berjuang melawan isolasi wilayah karena aksesnya ditutup oleh perusahaan, mereka kini menjerit lantaran hasil laut yang menjadi tumpuan hidup merosot drastis.

Kondisi pesisir yang kini tertutup hamparan sampah plastik dan limbah industri dituding menjadi penyebab utama hilangnya ikan dan udang di wilayah tersebut.

Ikan Mabuk karena Limbah

Nur Kosim, salah satu warga yang rutin mencari ikan di kawasan tersebut, mengungkapkan fenomena menyedihkan yang belakangan sering ia temui.

Alih-alih mendapatkan ikan yang segar, ia justru sering mendapati ikan dalam kondisi “mabuk” atau lemas.

“Biasanya dapat ikan belanak, kadang udang kalau ada. Tapi sekarang ikannya aja sering mabuk.

Karena sampah, mungkin ada limbah juga ya ke sini,” ujar Nur Kosim saat ditemui di lokasi, Sabtu (27/12/2025).

 

Menurutnya, beragam jenis sampah mulai dari plastik, kain, hingga botol kemasan menumpuk di sepanjang 300 meter garis pantai.

Kondisi ini membuat ekosistem laut rusak dan membuat ikan-ikan menjauh.

Hal senada dirasakan Suyanto, seorang nelayan spesialis udang rebon.

Ia mengaku saat ini harus bekerja ekstra keras hanya untuk mendapatkan sedikit tangkapan.

Limbah yang mencemari air laut membuat populasi udang kecil tersebut berkurang tajam dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

 

“Nyari ikan atau udang ya mungkin karena sampah ini jadi susah. Kasih limbah sih, bisa aja. Jadi ikannya kurang,” keluh Suyanto.

Tak hanya soal jumlah tangkapan, keberadaan sampah yang menggunung juga mengancam keselamatan mesin perahu nelayan.

Sampah tak hanya mematikan tapi merusak

Sampah kayu dan plastik kerap melilit baling-baling kapal hingga menyebabkan kerusakan.

Dijelaskannya, masalah kian pelik karena sejak akses jalan darat menuju Kampung Pasiran ditutup oleh pihak perusahaan dan proyek reklamasi, petugas kebersihan tidak lagi menyentuh kawasan ini.

Dahulu, menurut pengakuan nelayan, petugas dari Kepulauan Seribu rutin membersihkan area pantai.

Namun kini, nelayan dibiarkan berjuang sendiri di tengah kepungan sampah kiriman yang datang setiap musim angin barat.

“Dulu kan ada yang bersihin. Semenjak ini ditutup, sekarang udah nggak ada lagi. Padahal dulu bersih, sekarang sudah parah,” tambah Nur Kosim.

Kini, para nelayan Pasiran hanya bisa berharap pemerintah segera turun tangan membuka akses jalan dan membersihkan limbah di pantai mereka.

Jika dibiarkan, profesi nelayan di kampung yang dihuni 50 jiwa ini terancam punah karena laut mereka tak lagi mampu memberi penghidupan.

“Ya semoga aja ada perhatian dari pemerintah biar aksesnya bisa dibuka lagi,” tuturnya.

Edukasi singkat

Menjaga kebersihan pantai atau kawasan pesisir sangat penting untuk menjaga kelestarian lingkungan dan ekosistem laut.

Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan rutin melakukan kegiatan bersih-bersih pantai.

Bersih-bersih pantai sebenarnya sudah sering dilakukan oleh banyak organisasi lingkungan.

Kegiatan yang dilakukan seperti mengumpulkan sampah yang ada di sekitar area pesisir, baik itu sampah plastik, botol, atau sampah lainnya. S

selain itu, kita juga bisa mengurangi penggunaan barang-barang sekali pakai yang sulit terurai, seperti plastik, dengan menggantinya dengan bahan yang ramah lingkungan.

Seperti kantong kain atau botol kaca.

Edukasi kepada orang lain tentang pentingnya menjaga kebersihan pantai juga sangat krusial agar kesadaran masyarakat semakin meningkat.

Selain itu, berpartisipasi dalam program atau organisasi yang fokus pada pelestarian lingkungan pesisir, seperti ikut serta dalam kampanye pesgurangan sampah plastik atau kegiatan penanaman mangrove.

Anda juga dapat membantu menjaga kebersihan kawasan pesisir.

Dengan langkah-langkah tersebut, kita turut berperan dalam menjaga kelestarian alam dan memastikan bahwa pantai tetap bersih dan aman untuk ekosistem laut serta pengunjung yang datang.

Berita viral lainnya

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *