Leonardo DiCaprio: Kehidupan yang Penuh Prestasi dan Perjuangan dengan OCD

Leonardo DiCaprio, salah satu bintang Hollywood terbesar sepanjang masa, telah menciptakan jejak yang tak terlupakan dalam industri film. Dari awal kariernya pada awal 1990-an hingga saat ini, ia telah membintangi berbagai film ikonik yang tidak hanya memenangkan penghargaan tetapi juga menghasilkan pendapatan besar. Film-film seperti Titanic, The Wolf of Wall Street, The Great Gatsby, dan Inception telah mendulang keuntungan lebih dari £5,5 miliar di seluruh dunia. Meskipun kesuksesannya luar biasa, ia baru saja meraih penghargaan Oscar pertamanya pada tahun 2016 untuk perannya dalam The Revenant. Namun, perjalanan karier yang sukses ini tidak selalu mulus.

Di balik layar, Leonardo DiCaprio telah menghadapi tantangan pribadi yang jarang dibicarakan, yaitu gangguan obsesif-kompulsif (OCD). Ia mengungkapkan bahwa ia telah berjuang melawan kondisi ini selama bertahun-tahun. Pada 2004, saat sedang syuting film The Aviator, ia pertama kali membicarakan pengalamannya dengan OCD. Dalam wawancara dengan The Mirror, ia mengatakan bahwa obsesi tertentu seperti tidak menginjak noda permen karet saat berjalan sering menyebabkan keterlambatan di lokasi syuting. “Seringkali saya butuh sepuluh menit untuk sampai ke set karena saya harus berjalan bolak-balik, menginjak noda permen karet,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Meskipun OCD dapat mengganggu kehidupan seseorang, Leonardo menegaskan bahwa ia tidak ingin kondisi ini mengambil alih hidupnya. Ia mengaku sering berjuang melawan keinginan untuk melewati pintu beberapa kali. Namun, ia menekankan bahwa ia tidak akan membiarkan kondisi ini mengendalikan dirinya. “Saya bisa berkata, ‘Kamu benar-benar gila, berhenti menginjak semua noda permen karet yang kamu lihat’,” katanya. Menurut NHS, OCD adalah kondisi yang ditandai oleh pikiran obsesif dan perilaku kompulsif yang sulit diabaikan. Meskipun penyebab pasti belum diketahui, faktor-faktor seperti genetik dan lingkungan diperkirakan berperan.

Salah satu film yang sangat diminati adalah Once Upon A Time in Hollywood, yang membawanya meraih penghargaan BAFTA sebagai Aktor Utama Terbaik. Film ini juga menampilkan Brad Pitt dan Margot Robbie, serta disutradarai oleh Quentin Tarantino. Di tengah kesuksesannya, ia tetap menjaga keseimbangan antara kariernya dan kesehatan mentalnya. Dalam wawancara terbaru, ia mengungkapkan bahwa frase singkat lima kata membantunya mengatasi perjuangan dengan OCD. Frase itu adalah “Itu tidak pantas dilakukan.”

Dalam film The Aviator, di mana ia memerankan Howard Hughes, seorang produser film yang juga menderita OCD, pengalaman pribadinya membantu ia memahami karakter tersebut. “Saya membiarkan semuanya lepas dan tidak mendengarkan suara lain,” ujarnya. Ia juga mengingat bagaimana tim make-up dan asistennya harus menunggu selama sepuluh menit untuk mengantarkannya ke set karena ia harus menginjak noda permen karet dan menyentuh pintu beberapa kali.

Meski penyebab OCD masih menjadi misteri, Leonardo DiCaprio tetap berusaha mengelola kondisinya dengan cara yang sehat. Ia menekankan pentingnya memiliki kehidupan yang terorganisir dan memikirkan setiap tindakan. Dengan pengalaman dan ketekunan, ia berhasil mengubah tantangan menjadi kekuatan, memberi inspirasi bagi banyak orang yang menghadapi masalah serupa.



Leonardo DiCaprio The Aviator movie role

Leonardo DiCaprio Once Upon A Time in Hollywood film

Leonardo DiCaprio Oscar win The Revenant

Leonardo DiCaprio mental health awareness

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *