Kronologi Penembakan di Sukajadi Bandung: Awalnya Transaksi Emas Palsu, Pelaku Panik Dikejar Korban

PIKIRAN RAKYAT– Ketenangan penduduk di wilayah Jalan Sukajadi, Kota Bandung, tiba-tiba terganggu pada Rabu, 24 Desember 2025 siang. Seorang pria dengan inisial HJ (51) nekat melakukan tindakan penipuan bermodus emas palsu yang berakhir dengan kekerasan menggunakan senjata jenisairsoft gun.

Seseorang yang menggunakan atribut ojek online (ojol) kini harus berada di balik jeruji besi setelah ditangkap oleh Unit Reskrim Polsek Sukajadi Polrestabes Bandung.

Kapolrestabes Bandung, Komisaris Besar Budi Sartono, mengonfirmasi kejadian yang terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Menurut Budi, kejadian tersebut dimulai dari transaksi jual beli yang dilakukan tersangka terhadap korban berinisial EYU (69), seorang pengusaha di Kelurahan Cipedes.

“Benar, kami telah menangkap seseorang yang diduga terlibat dalam kasus penipuan di wilayah Sukajadi. Saat ini, orang tersebut sudah ditahan dan sedang menjalani penyelidikan oleh Satreskrim Polrestabes Bandung,” kata Budi di Mapolrestabes Bandung di Jalan Merdeka, Kota Bandung pada Kamis 25 Desember 2025.

Berdasarkan hasil penyelidikan, kasus kriminal ini terjadi di Jalan Sukajadi RT 02 RW 09, Kelurahan Cipedes, Kecamatan Sukajadi. Pada saat itu, korban membeli sebuah kalung emas berat 7 gram dari tersangka dengan harga Rp5 juta.

Namun, transaksi tersebut hanyalah tipuan dari pelaku. Tidak lama setelah uang berpindah tangan, korban menyadari bahwa emas yang diterimanya adalah palsu.

“Setelah uang diberikan, korban baru menyadari bahwa emas itu palsu. Selanjutnya meminta kembali uangnya, tetapi pelaku justru kabur,” ujar Budi.

​Cekcok Berakhir Tembakan

Para korban yang tidak terima uangnya hilang kemudian mengejar pelaku sambil berteriak meminta bantuan. Pengejaran berakhir tidak jauh dari tempat awal, yaitu di kawasan Jalan Sukaresik. Di lokasi tersebut, pelaku berhasil ditangkap, tetapi situasi malah semakin memburuk.

Alih-alih menyerah, pelaku HJ justru mengeluarkan senjataairsoft gundan menembak korban. “Di sana terjadi perkelahian mulut, kemudian tersangka mengeluarkanairsoft gundan melepaskan tembakan kepada korban,” kata Budi.

Meski tersangka telah mengembalikan uang sebesar Rp5 juta, ia kembali berusaha melarikan diri saat korban sedang menghitung uang tersebut. Pada upaya kabur yang kedua ini, pelaku melepaskan tembakan dari senjatanya sebanyak lima kali.

​”Akibat tembakan airsoft gunitu, korban mengalami luka di bagian pipi sebelah kanan,” katanya.

Beruntung, dua saksi warga setempat yang bernama A dan AM cepat tanggap dalam mengamankan tersangka sebelum polisi tiba di tempat kejadian. Berdasarkan hasil pemeriksaan, diketahui bahwa motif ekonomi menjadi alasan di balik tindakan nekat tersebut.

Identitas Pelaku dan Alasan Penembakan di Sukajadi

Pelaku diketahui adalah warga Pekalongan yang sedang menginap di salah satu hotel di kawasan Sukajadi. Karena kehabisan dana, ia berani melakukan penipuan dengan meminta istrinya menjual emas palsu. Ironisnya, istrinya disebut tidak mengetahui bahwa emas yang dijualnya tersebut palsu.

Untuk mempermudah aksinya dan meyakinkan korbannya, pelaku secara sengaja membeli jaket ojek online secara online.

Motifnya berasal dari Pekalongan. Menginap di sebuah hotel di Sukajadi. Kemudian pelaku mengakui kehabisan uang. Sementara senjataairsoft gunitu, beli secara daring,” katanya.

Kini, pihak kepolisian telah menyita barang bukti berupa satu buah kalung emas palsu, jaket ojol berwarna hijau, serta satu unitairsoft gunSementara HJ ditahan di Polsek Sukajadi guna bertanggung jawab atas tindakannya sesuai dengan hukum yang berlaku.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *