– Untuk anda, berikut 40 Contoh Soal UAS Hubungan Industrial UT Lengkap dan Soal Pilihan Ganda Sebagai Latihan.
Contoh soal UAS UT Hubungan Industrial sangat penting bagi mahasiswa Universitas Terbuka dalam mempersiapkan ujian akhir semester.
Mata kuliah Hubungan Industrial membahas hubungan antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah dalam dunia kerja.
Dengan mempelajari contoh soal UAS UT Hubungan Industrial, mahasiswa dapat memahami tipe soal yang sering diujikan.
Soal UAS UT Hubungan Industrial umumnya menekankan pemahaman konsep, regulasi ketenagakerjaan, dan studi kasus hubungan kerja.
Banyak soal menuntut kemampuan analisis terhadap permasalahan industrial yang nyata. Oleh karena itu, latihan contoh soal UAS UT Hubungan Industrial sangat membantu meningkatkan hasil ujian.
Materi dalam contoh soal ini disusun berdasarkan modul resmi UT.
Berikut adalah contoh soal UAS UT Hubungan Industrial yang relevan dan sesuai pola ujian.
Simak disini Contoh Soal UAS UT Hubungan Industrial
1. Hubungan industrial pada dasarnya merupakan hubungan antara …
A. Pemerintah dan masyarakat
B. Pengusaha dan konsumen
C. Pekerja, pengusaha, dan pemerintah
D. Serikat pekerja dan masyarakat
E. Pemerintah pusat dan daerah
Jawaban: C
2. Tujuan utama hubungan industrial Pancasila adalah …
A. Meningkatkan keuntungan perusahaan
B. Menciptakan stabilitas nasional
C. Mewujudkan keadilan sosial dalam hubungan kerja
D. Mengurangi peran serikat pekerja
E. Menghilangkan konflik kerja
Jawaban: C
3. Landasan hukum utama hubungan industrial di Indonesia adalah …
A. KUH Perdata
B. UUD 1945
C. UU Ketenagakerjaan
D. PP Ketenagakerjaan
E. Peraturan perusahaan
Jawaban: C
4. Perjanjian kerja dibuat antara …
A. Pemerintah dan pekerja
B. Pengusaha dan serikat pekerja
C. Pekerja dan pengusaha
D. Pemerintah dan perusahaan
E. BUMN dan karyawan
Jawaban: C
5. Perjanjian Kerja Bersama (PKB) disusun oleh …
A. Pemerintah daerah
B. Pengusaha dan serikat pekerja
C. Pengusaha dan pekerja perorangan
D. Dinas tenaga kerja
E. Manajemen perusahaan
Jawaban: B
6. Serikat pekerja berfungsi untuk …
A. Mengatur kebijakan perusahaan
B. Melindungi dan memperjuangkan hak pekerja
C. Menggantikan peran pemerintah
D. Menentukan upah minimum
E. Mengawasi pengusaha
Jawaban: B
7. Pemutusan hubungan kerja (PHK) seharusnya …
A. Dilakukan sepihak
B. Tanpa alasan jelas
C. Dihindari sebisa mungkin
D. Menjadi kebijakan rutin
E. Tanpa kompensasi
Jawaban: C
8. Upah minimum ditetapkan oleh …
A. Perusahaan
B. Serikat pekerja
C. Pemerintah
D. Pengusaha
E. Dewan direksi
Jawaban: C
9. Lembaga penyelesaian perselisihan hubungan industrial adalah …
A. Pengadilan negeri
B. Pengadilan hubungan industrial
C. Mahkamah agung
D. Pengadilan tata usaha negara
E. Pengadilan niaga
Jawaban: B
10. Perselisihan kepentingan terjadi karena …
A. Pelanggaran hukum
B. Perbedaan penafsiran peraturan
C. Tidak adanya kesepakatan mengenai syarat kerja
D. PHK sepihak
E. Kesalahan administrasi
Jawaban: C
11. Perundingan bipartit dilakukan antara …
A. Pemerintah dan pekerja
B. Pengusaha dan pemerintah
C. Pekerja dan pengusaha
D. Serikat pekerja dan pemerintah
E. Mediator dan arbitrator
Jawaban: C
12. Mediasi dalam hubungan industrial dilakukan oleh …
A. Hakim
B. Arbiter
C. Mediator dari pemerintah
D. Serikat pekerja
E. Pengusaha
Jawaban: C
13. Arbitrase hubungan industrial bersifat …
A. Tidak mengikat
B. Mengikat para pihak
C. Sementara
D. Sukarela tanpa putusan
E. Administratif
Jawaban: B
14. Hak normatif pekerja diatur dalam …
A. Peraturan perusahaan
B. Perjanjian lisan
C. Peraturan perundang-undangan
D. Kesepakatan informal
E. Kebijakan manajemen
Jawaban: C
15. Kewajiban pekerja adalah …
A. Menentukan kebijakan perusahaan
B. Mentaati peraturan kerja
C. Menentukan upah
D. Mengelola perusahaan
E. Mengawasi manajemen
Jawaban: B
16. Kewajiban pengusaha terhadap pekerja adalah …
A. Memberikan sanksi
B. Membayar upah tepat waktu
C. Mengurangi hak pekerja
D. Membatasi serikat pekerja
E. Menghindari dialog
Jawaban: B
17. Mogok kerja yang sah harus …
A. Dilakukan secara tiba-tiba
B. Mendapat izin pengusaha
C. Diberitahukan secara tertulis
D. Tanpa alasan jelas
E. Dilakukan perorangan
Jawaban: C
18. Hubungan industrial yang harmonis ditandai dengan …
A. Dominasi pengusaha
B. Konflik berkepanjangan
C. Kerja sama yang saling menguntungkan
D. PHK massal
E. Persaingan internal
Jawaban: C
19. LKS Bipartit berfungsi sebagai …
A. Pengambil keputusan
B. Forum komunikasi
C. Lembaga pengawasan
D. Pengadilan internal
E. Badan arbitrase
Jawaban: B
20. Tujuan pembinaan hubungan industrial adalah …
A. Menekan pekerja
B. Meningkatkan konflik
C. Menciptakan ketenangan kerja
D. Mengurangi hak pengusaha
E. Membatasi dialog
Jawaban: C
21. Peraturan perusahaan berlaku bagi …
A. Manajemen saja
B. Serikat pekerja
C. Seluruh pekerja
D. Pemerintah
E. Konsumen
Jawaban: C
22. Hubungan industrial Pancasila menekankan nilai …
A. Individualisme
B. Kapitalisme
C. Musyawarah dan kekeluargaan
D. Persaingan bebas
E. Otoritarianisme
Jawaban: C
23. Perselisihan hak terjadi akibat …
A. Tidak adanya PKB
B. Pelanggaran peraturan perundang-undangan
C. Perbedaan kepentingan
D. Tuntutan kenaikan upah
E. Mogok kerja
Jawaban: B
24. PHK karena efisiensi harus disertai …
A. Sanksi
B. Teguran
C. Pesangon
D. Mutasi
E. Skorsing
Jawaban: C
25. Serikat pekerja harus bersifat …
A. Independen
B. Tertutup
C. Pemerintah-sentris
D. Perusahaan-sentris
E. Elitis
Jawaban: A
26. Pemerintah berperan dalam hubungan industrial sebagai …
A. Pengawas dan mediator
B. Pihak utama
C. Penentu upah perusahaan
D. Pengelola perusahaan
E. Pelaksana produksi
Jawaban: A
27. Hubungan kerja lahir karena adanya …
A. Peraturan perusahaan
B. Serikat pekerja
C. Perjanjian kerja
D. Kebijakan pemerintah
E. PKB
Jawaban: C
28. PKWT adalah singkatan dari …
A. Perjanjian Kerja Waktu Tetap
B. Perjanjian Kerja Waktu Tertentu
C. Perjanjian Kerja Waktu Terbuka
D. Perjanjian Kerja Wajib
E. Perjanjian Kerja Wilayah
Jawaban: B
29. PKWTT berlaku untuk …
A. Pekerjaan sementara
B. Pekerjaan musiman
C. Pekerjaan tetap
D. Pekerjaan kontrak
E. Proyek jangka pendek
Jawaban: C
30. Penyelesaian perselisihan secara damai mencerminkan prinsip …
A. Kompetisi
B. Kekuasaan
C. Musyawarah
D. Pemaksaan
E. Dominasi
Jawaban: C
31. Sanksi disiplin kerja harus bersifat …
A. Subjektif
B. Sewenang-wenang
C. Proporsional
D. Rahasia
E. Permanen
Jawaban: C
32. Hubungan industrial yang sehat mendukung …
A. Penurunan produktivitas
B. Kesejahteraan pekerja dan perusahaan
C. Konflik terbuka
D. Dominasi salah satu pihak
E. Pengurangan hak
Jawaban: B
33. PHK tanpa prosedur dapat mengakibatkan …
A. Efisiensi
B. Stabilitas kerja
C. Sengketa hubungan industrial
D. Kesejahteraan
E. Loyalitas
Jawaban: C
34. Peran LKS Tripartit melibatkan …
A. Pekerja dan pengusaha
B. Pemerintah dan pekerja
C. Pengusaha dan pemerintah
D. Pekerja, pengusaha, dan pemerintah
E. Serikat pekerja
Jawaban: D
35. Hubungan industrial modern menuntut …
A. Otoritarianisme
B. Komunikasi efektif
C. Pemaksaan kebijakan
D. Minim dialog
E. Konflik terbuka
Jawaban: B
36. Prinsip keadilan dalam hubungan industrial berarti …
A. Perlakuan sama tanpa aturan
B. Hak dan kewajiban seimbang
C. Dominasi pengusaha
D. Hak mutlak pekerja
E. Kepentingan pemerintah
Jawaban: B
37. Penyelesaian perselisihan melalui arbitrase bersifat …
A. Sementara
B. Tidak mengikat
C. Final dan mengikat
D. Administratif
E. Internal
Jawaban: C
38. Perjanjian kerja harus memenuhi asas …
A. Sepihak
B. Keterpaksaan
C. Kesepakatan
D. Dominasi
E. Kepentingan pribadi
Jawaban: C
39. Hubungan industrial berlandaskan Pancasila menolak …
A. Dialog
B. Musyawarah
C. Eksploitasi
D. Kerja sama
E. Keseimbangan
Jawaban: C
40. Tujuan akhir hubungan industrial adalah …
A. Keuntungan semata
B. Kekuasaan perusahaan
C. Kesejahteraan bersama
D. Kontrol pemerintah
E. Persaingan
Jawaban: C







