100 Kekacauan dan Persaingan Terbesar di Hollywood

Hollywood adalah dunia yang penuh dengan bakat, ambisi, dan tentu saja drama. Dari persaingan antara aktor untuk peran, musisi bersaing untuk posisi teratas di tangga musik, hingga sutradara dan bintang yang bertengkar karena perbedaan kreatif, dunia hiburan tidak pernah kehabisan rivalitas. Beberapa persaingan bisa jadi hanya sekadar ketegangan ringan, sementara yang lain berubah menjadi perang besar, terutama ketika ego, hubungan, dan uang besar terlibat. Beberapa bintang benar-benar tidak bisa saling menghargai, dan ketika perselisihan mereka bocor ke publik, sulit untuk tidak melihatnya. Penggemar memilih pihak, media sosial meledak, dan apa yang dimulai sebagai perselisihan pribadi sering berubah menjadi cerita heboh yang menarik perhatian.

Dari persaingan karier hingga dendam pribadi, inilah beberapa persaingan terbesar di Hollywood yang membuat semua orang bicara!

Bacaan Lainnya

30 Sean Young dan James Woods

Persaingan antara Sean Young dan James Woods adalah salah satu yang paling kontroversial di Hollywood. Semuanya dimulai di lokasi film The Boost, di mana keduanya berperan sebagai pasangan suami istri yang bermasalah. Ketegangan di layar seolah-olah bermigrasi ke kehidupan nyata, menyebabkan rangkaian peristiwa dramatis. Woods kemudian menggugat Young atas tindakan stalking, dengan klaim bahwa dia mengganggu dirinya dan tunangannya dengan pesan-pesan mengancam, gambar mayat, bahkan boneka darah. FBI turun tangan, dan Woods mencari jutaan dolar dalam ganti rugi.

Sean Young dan James Woods dalam film The Boost | Credit: Orion Pictures

Young, bagaimanapun, memberikan versi yang berbeda. Dia bersikeras bahwa tidak ada hubungan affair antara mereka dan bahwa Woods sebenarnya obsesif terhadapnya. Menurut Young, Woods menciptakan skandal stalking ini untuk merusak karier Young dan memuaskan kecemburuan tunangannya. Kasus ini akhirnya diselesaikan di luar pengadilan, dengan Young menerima pembayaran hukum yang signifikan (via Digital Spy). Meskipun kebenaran tetap tidak jelas, dampaknya secara signifikan memengaruhi karier Young, menjadikannya salah satu persaingan terkenal di sejarah Hollywood.

29 Bette Davis dan Joan Crawford

Tidak banyak rivalitas di sejarah Hollywood yang lebih legendaris daripada Bette Davis dan Joan Crawford. Kedua ikon layar perak ini memiliki persona yang sangat berbeda—Crawford adalah contoh sempurna dari glamour Hollywood era lama, sedangkan Davis dikenal dengan bakat aktingnya yang mentah dan sikapnya yang tidak kalah keras.

Bette Davis dan Joan Crawford dalam film What Ever Happened To Baby Jane? | Credit: Warner Bros. Pictures

Persaingan mereka dimulai ketika pengumuman perceraian Crawford mengungguli rilis film Davis. Tensi meningkat ketika Crawford dikabarkan “mencuri” kekasih Davis dan kemudian mendapatkan peran yang Davis incar.

Puncak persaingan mereka terjadi ketika mereka bermain bersama dalam What Ever Happened to Baby Jane?, sebuah thriller psikologis tentang dua bersaudara yang terlibat dalam pertarungan balas dendam. Di belakang layar, ketegangan terasa jelas. Davis diduga menendang Crawford begitu keras dalam adegan sehingga ia membutuhkan perawatan medis, dan Crawford membalasnya dengan secara diam-diam memberatkan pakaian Davis agar ia kesulitan mengangkatnya selama adegan penting.

Meskipun film telah selesai, persaingan mereka terus berlanjut, dengan Davis pernah berkomentar bahwa Crawford “tidur dengan semua orang di MGM—kecuali Lassie” (via The Hollywood Reporter). Rivalitas mereka bahkan menginspirasi serial TV, menjadikannya tempat di antara rivalitas paling terkenal di Hollywood.

28 Frank Sinatra dan Marlon Brando

Ketika dua bintang besar tahun 1950-an—Frank Sinatra dan Marlon Brando—bergabung untuk film Guys and Dolls, seharusnya itu menjadi kolaborasi impian. Namun, malah menjadi malapetaka. Sinatra, yang dikenal dengan vokalnya yang mulus dan pesona alami, tidak senang dengan pendekatan method-acting Brando. Ia mengejek Brando sebagai “Mumbles” dan sering menyampaikan frustrasi atas jumlah take ulang yang dibutuhkan untuk adegan nya (via Collider).

Frank Sinatra dan Marlon Brando dalam film Guys and Dolls | Credit: MGM

Brando, di sisi lain, menemukan cara untuk mengganggu Sinatra. Selama adegan di mana Sinatra harus memakan kue keju, Brando secara sengaja merusak beberapa take, memaksa Sinatra untuk terus memakan slice demi slice selama berjam-jam. Ketegangan antara keduanya berkembang hingga mereka hampir tidak berbicara lagi saat produksi selesai.

Sinatra percaya bahwa Brando kurang memiliki bakat musikal, sementara Brando berpikir bahwa Sinatra lebih merupakan seorang penyanyi daripada aktor serius. Persaingan mereka tidak pernah terselesaikan, dan dinamika dingin mereka tetap menjadi salah satu konflik terkenal di balik layar Hollywood.

Pos terkait