Wisatawan Padati Malioboro Yogyakarta Akhir Pekan Ini

Wisatawan Mulai Membanjiri Malioboro di Awal Nataru

Kawasan Malioboro, yang menjadi pusat wisata di Kota Yogyakarta, mulai dipadati oleh para wisatawan sejak awal pekan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Pada hari Ahad, 21 Desember 2025, kepadatan terlihat jelas di sekitar kawasan tersebut. Pantauan menunjukkan bahwa peningkatan jumlah pengunjung sudah terjadi sejak Sabtu, 20 Desember 2025.

Meski momen tahun baru masih beberapa hari lagi, kemacetan sudah mulai muncul di beberapa ruas jalan menuju Malioboro – Titik Nol Kilometer. Tempat khusus parkir (TKP) seperti Ngabean, Senopati (depan Taman Pintar), serta ruas jalan Taman Budaya Yogyakarta (TBY) hingga Malioboro II (selatan Pasar Beringharjo) penuh sesak dengan kendaraan pelat luar Yogya, baik bus pariwisata maupun kendaraan roda empat.

Bacaan Lainnya

Pada sore hari, kepadatan kendaraan semakin meningkat. Para wisatawan menggunakan bus juga mulai membanjiri area tersebut. Untuk mengatasi hal ini, petugas kepolisian resort Kota Yogyakarta melakukan pengalihan arus lalu lintas. Salah satu titik pengalihan dilakukan di ruas Jalan RE Martadinata – KH Ahmad Dahlan, di mana kendaraan dialihkan ke selatan atau ke Jalan KH Wachid Hasyim.

Area Wisata Dipenuhi Pengunjung

Wisatawan tampak memadati berbagai area sekitar Malioboro, termasuk depan Mal Malioboro, depan Pasar Beringharjo, depan Benteng Vredeburg, selasar Titik Nol Kilometer, dan Taman Pintar. Maria, warga asal Jakarta Barat yang sedang berlibur di Jogja sejak Jumat, 19 Desember 2025, mengungkapkan bahwa liburan akhir tahun ini terasa sangat ramai di Yogyakarta.

Menurutnya, banyak orang memilih Yogyakarta sebagai destinasi liburan karena beberapa tempat wisata seperti Bali sedang menghadapi banjir. “Banyak kerabat saya yang awalnya merencanakan liburan ke Bali beralih ke Jogja,” ujarnya.

Taman Pintar Buka Lebih Lama

Karmila, Kepala Unit Pelaksana Teknis Pengelolaan Taman Budaya Dinas Kebudayaan Kota Yogya, menyampaikan bahwa Taman Pintar akan membuka operasional lebih lama selama masa libur Nataru. Biasanya, taman ini ditutup pada pukul 16.00, namun selama liburan Nataru, jam operasional diperpanjang hingga pukul 16.30.

Penambahan jam operasional ini dimaksudkan untuk mengantisipasi kunjungan yang meningkat, terutama bagi wisatawan yang datang terlambat karena kemacetan lalu lintas.

Prediksi Peningkatan Wisatawan

Agus Arif Nugroho, Kepala Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta, menyampaikan bahwa prediksi jumlah wisatawan yang masuk ke Kota Yogyakarta selama Nataru mencapai lebih dari 7 juta orang. Peningkatan jumlah kendaraan pun menjadi hal yang tidak dapat dihindari.

Ia menjelaskan bahwa sebanyak 3,86 juta wisatawan diperkirakan menggunakan kendaraan pribadi, sementara sisanya menggunakan kendaraan umum. Faktor lain yang turut memengaruhi adalah operasional Tol Klaten – Prambanan yang akan meningkatkan jumlah kendaraan pribadi yang masuk ke Yogyakarta melalui jalur darat.

Titik Rawan Macet

Menurut Agus, beberapa ruas jalan yang menjadi jalur menuju destinasi wisata seperti Tugu, Malioboro, dan Kraton (Gumaton) diperkirakan menjadi titik rawan macet. Kawasan Gumaton, yang merupakan daya tarik utama bagi wisatawan, diprediksi akan mengalami kepadatan tinggi.

Pos terkait