Viral Warga Disiram Air Got Saat Melintas di Pejompongan

JAKARTA, Sebuah video yang menampilkan keluhan warga yang mengklaim menjadi korban penyiram air got beredar luas di media sosial pada Selasa (16/12/2025).

Di dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @warga.jakbar, seorang perempuan memberi peringatan kepada netizen untuk waspada saat melewati area Pejompongan, khususnya di depan Menara BNI, Pejompongan, Jakarta Pusat.

Bacaan Lainnya

“Perhatikan langkah Anda saat melewati area Pejompongan di malam hari dekat Menara BNI,” demikiancaption dalam unggahan video di akun Instagram @warga.jakbar, Selasa.

Wanita dalam video menceritakan urutan kejadian yang dialaminya. Ia bersama temannya menjadi korban penyemprotan air limbah pada hari Selasa pagi sekitar pukul 02.30 WIB.

Aku sedang melintas dan ingin pergi ke arah Pasar Senen tiba-tiba dihujani oleh seseorang yang tidak bertanggung jawab. Ia langsung kabur,” kata perempuan itu dalam video.

“Ada tiga orang, satu di antaranya menunggu di gang, yang satunya lagi memegang kayu/bambu, dan yang ketiga sedang menyiram air,” lanjutnya.

Berdasarkan keterangan penduduk setempat yang diwawancarainya, kejadian penyiraman air telah terjadi sebanyak empat kali.

“Dan sebelumnya juga ada yang sampai mendapat perlakuan penyiraman air keras menurut keterangan para laki-laki yang kami temui, mohon dishare dengan segera!!!” tambah warga tersebut.

Petugas kepolisian menahan tersangka untuk diwawancarai

Berdasarkan data yang dikumpulkan Polsek Metro Tanah Abang, kejadian dalam video yang sedang viral tersebut berlangsung di wilayah Pejompongan, Kelurahan Bendungan Hilir, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Peristiwa tersebut terjadi pada hari Selasa (16/12/2025) sekitar pukul 02.30 WIB.

“Berdasarkan hasil penanganan awal, polisi telah menahan tersangka dengan inisial N (15), warga Petamburan. Selain itu, beberapa saksi yang berada di lokasi kejadian juga dimintai keterangan,” kata Kapolsek Metro Tanah Abang Kompol Haris Akhmad Basuki dalam pernyataan tertulisnya, Selasa.

“Seluruh pihak selanjutnya dibawa ke Polsek Metro Tanah Abang untuk penanganan lebih lanjut dengan melibatkan orang tua serta pengurus lingkungan setempat,” tambahnya.

Meskipun ditahan, pihak kepolisian mengambil pendekatan yang humanis karena tersangka pelaku masih berusia di bawah umur.

Polsek Metro Tanah Abang mengharapkan adanya pembinaan dari para orang tua serta tokoh masyarakat. Tujuan dari hal ini adalah agar anak-anak dapat memahami akibat dari tindakan mereka dan kejadian serupa tidak terulang lagi.

“Petugas kepolisian meminta warga untuk tidak melakukan tindakan yang berisiko bagi orang lain,” kata Haris.

“Masyarakat diminta segera melaporkan kepada pihak berwajib jika menemukan kejadian yang berpotensi mengganggu ketenangan,” lanjutnya.

Haris memastikan bahwa kondisi di lokasi kejadian penyiraman air got saat ini sudah aman dan kondusif.

Pos terkait